• Latest
Bedah Buku – Of Grammatology - 1001288287_11zon | Bedah buku | Potret Online

Bedah Buku – Of Grammatology

Februari 20, 2026
Ilustrasi kecemasan orang dewasa yang berkaitan dengan pengalaman masa kecil

Kecemasan Tanpa Sebab? Bisa Jadi Berasal dari Luka Masa Kecil

April 16, 2026
Mahasiswa menunda tugas sambil bermain ponsel di depan laptop

Mengapa Kita Menunda Tugas Penting? Memahami Academic Self-Handicapping

April 16, 2026
e8ea71e6-33f0-472e-8465-849eb085fb0a

Proses (yang) Kreatif

April 16, 2026
4add8591-3107-4510-963e-05d84dc12c4e

Politik, Tradisi Intelektual, dan Krisis Arah Kepemimpinan

April 15, 2026
IMG_0782

Lumpur yang Tak Berdaya

April 15, 2026
IMG_0781

Menukar Cangkul dengan Langit

April 15, 2026
mahasiswi bimbingan konseling sedang belajar dan merenung

Jurusan BK: Benarkah “Cari-Cari Masalah”?

April 15, 2026
16570f9d-3306-4cc8-8f95-2972e91367cc

Duh Negeri Ini, Penjara Rasa Coffee Shop

April 15, 2026
Kamis, April 16, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Bedah Buku – Of Grammatology

Redaksi by Redaksi
Februari 20, 2026
in Bedah buku
Reading Time: 2 mins read
0
Bedah Buku – Of Grammatology - 1001288287_11zon | Bedah buku | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Berapa banyak kebenaran yang kita telan tanpa pernah kita bedah? Berapa sering kita mengutip “makna asli”, “tafsir murni”, “suara rakyat”, seolah kata-kata itu turun dari langit tanpa sejarah, tanpa kepentingan, tanpa retakan?

Di episode Bedah Buku POTRET kali ini, kita tidak datang untuk menenangkan. Kita datang untuk membongkar. Kita menyelami Of Grammatology, karya provokatif dari Jacques Derrida—seorang pemikir yang berani mengatakan bahwa apa yang kita anggap “hadir”, “asli”, dan “pasti” ternyata berdiri di atas permainan tanda.

Derrida menantang fondasi peradaban Barat: bahwa makna itu stabil. bahwa ujaran lebih murni dari tulisan. bahwa ada pusat kebenaran yang tak tergoyahkan.

Jika makna selalu bergeser, jika bahasa selalu membawa kepentingan, jika setiap klaim kebenaran punya retakan—lalu apa yang sebenarnya sedang kita bela ketika kita berdebat?

Di tengah politik yang gemar mengklaim kebenaran tunggal, di tengah media sosial yang memotong realitas menjadi fragmen-fragmen viral, di tengah budaya akademik yang sering berlindung di balik nama besar—dekonstruksi menjadi pisau.

Bukan untuk menghancurkan makna. Tetapi untuk memperlihatkan bagaimana makna dibangun. Siapa yang diuntungkan. Siapa yang disisihkan. Episode ini bukan untuk mereka yang mencari kepastian nyaman.

Ini untuk mereka yang siap berpikir tanpa pegangan palsu. Siap mempertanyakan kata-kata yang selama ini terasa suci. Jika Anda percaya bahwa kebenaran harus tahan terhadap pembacaan kritis, maka mari masuk lebih dalam.

Selamat menyimak. Dan bersiaplah—bukan untuk diyakinkan, tetapi untuk diguncang.

Tags: Bedah bukuLiterasiPodcast
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Bedah Buku – Of Grammatology - IMG_9985 | Bedah buku | Potret Online

Nyanyian Rindu

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com