POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Bedah buku

Menghadirkan Tuhan Dalam Buku

Redaksi by Redaksi
Desember 9, 2021
in Bedah buku, Guru Menulis, IGI, Literasi
0

 

Menghadirkan Tuhan Dalam Buku - 010335A9 6C44 4C33 8A47 CF71663A6ED9 | Bedah buku | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Menumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini
16 Mar 2023

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok, Penulis dan Pendiri Ikatan Guru Indonesia ( IGI)

Menghadirkan Tuhan Dalam Buku - 9435f86d 3369 4a0f 9926 58d5dea39717 | Bedah buku | Potret Online
Baca Juga
Literasi
Denny JA: Cahaya di Tengah Keberagaman
05 Jan 2025

Ketua IGI Kota Bogor, ibu Siti Amalia mengirimiki buku esainya dan saya sangat senang bahwa guru, mohon maaf, semakin banyak yang mampu menulis dengan renyah dan nyaman dibaca, tidak seperti buku teks yang sering dijejalkan ke murid-muridnya.

Menghadirkan Tuhan Dalam Buku - ee438e74 f736 4756 8ffe 13d438513ec5 | Bedah buku | Potret Online
Baca Juga
#Gerakan Menulis
Menulis Resensi; Mengasah Literasi Santri Sejak Dini
26 Okt 2025

Nyaris di semua esainya, bu guru Amalia menuliskan dengan lengkap acuan buku, makalah dan dokumen yang dikutipnya. Sehingga dapat dibayangkan berapa puluh dokumen dan buku/makalah yang beliau baca untuk menghasilkan sebuah buku yang termasuk tidak tebal itu.

Daftar acuan itu menunjukkan dahsyatnya bu Amalia dalam membaca yang tidak hanya teks bahasa Indonesia saja, namun tak sedikit yang dalam bahasa Inggris. Saya pikir saat ini masih belum banyak guru yang terlihat “keranjingan” membaca seperti beliau.

Bagi sesama guru, buku ini akan bisa menjadi inspirasi bagaimana mengajar di kala pandemik karena sangat banyak hal teknis yang beliau sampaikan. Buat saya, buku ini dapat menjadi acuan, rujukan dan “bench marking” bagaimana mengumpulkan kutipan kutipan dan mendukung kerangka gagasan seorang penulis.

Jika boleh memberi masukan, akan menjadi semakin bernas jika bu guru Amalia lebih tajam dalam menyampaikan gagasan orsinilnya dan bisa saja, tanpa harus “mencari dukungan” dari kutipan penulis yang kesan saya menjadi seperti seorang “musnid” dalam ilmu Hadits. 

Mengapa saya memberi masukan (baca kritik) seperti itu, karena saya adalah manusia yang paling tak suka membaca buku dengan banyaknya kutipan dan/atau catatan kaki, sehingga buatku orsinilitas gagasan meskipun tanpa dukungan kutipan ilmiyah dan seringkali nyleneh, justru menjadi lebih menarik.

Ala kuli hal, buku ini sangat berbeda dengan beberapa buku yang ditulis kawan guru lain, terutama disain sampul dan bobot mutu dan jumlah daftar pustakanya serta alur, struktur dan kerenyahan bahasanya. Saya menganjurkan kawan kawan guru pegiat Literasi untuk membacanya

Depok, 9 Des 2021

Ahmad Rizali, Penulis di FB dan Pendiri IGI

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

CUT NYAK MEUTIA SRIKANDI BERPARAS JELITA

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah