🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Mustiar Ar
Dulu ia membunuh tanpa rasa,
menyebut luka orang lain itu biasa.
Kini giliran itu tiba,
jeritnya minta keadilan segera.
Langit diam,
bumi tahu,
siapa yang pernah menindas dahulu.
Ia lupa bercermin.
📚 Artikel Terkait
Dan waktu
hanya mengembalikan
apa yang pernah diberi.
07.11.2025
Biografi Penulis
Mustiar AR, seorang penyandang disabilitas sekaligus penggiat seni dari Meulaboh, Aceh Barat.
Ia bekerja sebagai tukang parkir, namun hidupnya penuh warna kata dan rasa.
Di sela riuh jalan dan aroma kopi sore hari, ia menulis puisi—tentang luka sosial, tentang manusia, dan tentang keteguhan yang diam-diam tumbuh dari kesunyian.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





