POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Internetku Sayang, Air Tanahku Hilang

Don ZakiyamaniOleh Don Zakiyamani
August 2, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Sebuah stasiun televisi swasta menayangkan acara yang mengungkap fakta tentang makanan. Demi meraup keuntungan, seorang pria yang diwawancarai mengaku menjual roti berjamur yang diolah menjadi sejenis roti bakar. Dalam tayangan sebelumnya, seorang penjual bakso juga melakukan kecurangan. Hasil kecurangannya ternyata cukup besar. Setidaknya, ia sudah memiliki beberapa rumah di kampung halamannya.

Pepatah mengatakan, “Mulutmu harimaumu.” Selama ini kita memahami pepatah ini seolah hanya berlaku pada ucapan. Faktanya, apa yang masuk melalui mulut juga memengaruhi tubuh secara jasmani. Bahkan, makanan yang tidak dicurangi pun tetap bisa berdampak buruk jika kita tidak menjaga pola makan. Penyakit bisa datang—sebentar atau selamanya.

Kini, otak manusia mengalami gejala serupa. Era post-truth, digitalisasi, dan rendahnya daya kritis menyebabkan otak sering teracuni—oleh konsumsi berlebihan atas informasi yang tidak diverifikasi.

Sama seperti penjual roti dan bakso yang curang, para pengemas informasi pun melakukan kecurangan demi menumpuk pundi-pundi. Anda bisa membuktikannya sendiri dari berita atau konten yang Anda baca setiap hari. Banyak informasi yang disajikan tampak masuk akal, namun sesungguhnya menyesatkan. Kita pun dengan mudah mempercayainya, lalu menyebarkannya secara lisan. Sadar atau tidak, informasi yang keliru itu keluar dari mulut kita.

Bayangkan jika yang menyebarkannya adalah seorang publik figur—atau dalam era sekarang, disebut influencer. Dampaknya bisa sistemik. Berdasarkan berbagai riset, sekitar 85 persen pengguna media sosial mengaku terpengaruh oleh influencer. Bisa dibayangkan bila seseorang dengan pengaruh besar tidak memverifikasi informasi yang disampaikannya.

Pada titik ini, kita perlu bertanya, “Apakah kita memiliki filter yang berkualitas?” Filter itu adalah seperangkat pengetahuan, akal sehat, dan nalar yang terus berevolusi saat berhadapan dengan beragam informasi. Pisau bisa digunakan untuk memotong bawang, tapi juga bisa digunakan untuk menyakiti orang lain—termasuk diri sendiri. Pengetahuan pun demikian. Ia bisa mencerdaskan, tapi juga bisa menyesatkan. Di sinilah kebijaksanaan menjadi kunci.

Internet tumbuh menjadi kebutuhan, dan dari sana lahir berbagai kebutuhan baru yang dijalankan melalui internet. Sama seperti pisau, yang terpenting adalah bagaimana internet digunakan: untuk kebaikan dan kebenaran, atau sebaliknya. Mari kita evaluasi bersama.

📚 Artikel Terkait

Terkurung Tanpa Suara

KETIKA BAHASA ISYARAT HADIR DI TENGAH NON TUNA RUNGU

Arsip, Memori Bangsa yang Terancam Bara

Mencetak Sastrawan Dunia

Waktu terus berjalan. Detik menjadi menit, menit menjadi jam, dan jam menjadi hari, minggu, bulan, bahkan tahun. “Demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian,” begitu peringatan dari Surat Al-‘Ashr. Kecuali mereka yang menggunakan internet dengan bijak, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Substansi Surat Al-‘Ashr relevan dengan kehidupan digital kita. Secara logis dan ilmiah, kandungannya sangat masuk akal. Misalnya, jika kita menggunakan internet hanya untuk hiburan tanpa arah, kita sesungguhnya sedang memperkaya kelompok tertentu tanpa memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Mungkin itu urusan pribadi, tapi dampaknya tidak sesederhana itu.

Kita sering lupa bahwa setiap detik penggunaan internet berdampak pada sumber daya alam, termasuk air. Internet tidak bekerja tanpa infrastruktur yang terus-menerus didinginkan dengan air—terutama pusat data (data center). Di Indonesia, diperkirakan pada tahun 2025 dibutuhkan sekitar 37,5 miliar liter air per tahun hanya untuk mendinginkan data center. Itu pun dengan asumsi rata-rata penggunaan internet hanya 28 menit per hari per pengguna. Jika lebih, tentu angka tersebut melonjak drastis hingga ratusan miliar liter.

Kebutuhan air data center internet di Indonesia

Dari sisi ekonomi, platform seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube meraup keuntungan sangat besar. Dengan asumsi nilai tukar Rp16.000 per dolar AS, dan pengguna aktif internet Indonesia sekitar 200 juta orang, pendapatan mereka bisa mencapai Rp24 juta per menit, atau lebih dari Rp12,6 triliun per tahun, jika setiap orang hanya menggunakan satu jam per hari. Itu pun belum termasuk iklan, transaksi digital, dan monetisasi data.

Mengapa informasi seperti ini tidak viral? Jawabannya sederhana: ia tidak menguntungkan algoritma. Ia mengganggu iklim bisnis platform digital. Maka pertanyaannya: apa yang bisa kita lakukan?

Salah satu tindakan sederhana namun bermakna adalah mematikan paket data saat tidur. Biarkan bumi beristirahat bersama kita. Jangan biarkan mesin-mesin data center terus bekerja tanpa henti hanya demi kebiasaan kita yang tak sadar. Tindakan kecil ini adalah bentuk kesadaran kolektif demi generasi mendatang.

Setuju?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Don Zakiyamani

Don Zakiyamani

Penikmat kopi tanpa gula

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Abah dan Becak Tua

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00