• Latest
Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | Aceh | Potret Online

Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia

Juni 23, 2025
Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | Aceh | Potret Online

Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si by Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Juni 23, 2025
in Aceh, Sejarah
Reading Time: 4 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Dosen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh

Kemerdekaan Indonesia di Aceh disambut dengan gempita oleh orang-orang Aceh melalui PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh). Dukungan luas terhadap Teungku Muhammad Daud Beureu’eh dan Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) menjadi kekuatan utama dalam membentuk dinamika sosial-politik Aceh di era kemerdekaan (1945-1951).

PUSA tidak hanya sekadar organisasi keagamaan, tapi juga sebuah gerakan reformis yang menyatukan ulama-ulama muda dan progresif dengan visi pembaruan Islam dan kemerdekaan. Di bawah kepemimpinan Daud Beureueh, PUSA berhasil menggalang dukungan dari berbagai kalangan.
PUSA mendapat simpati kuat dari kalangan pesantren tradisional (dayah), yang melihat Daud Beureueh sebagai jembatan antara tradisi keilmuan klasik dan semangat perjuangan modern. Mereka menjadi ujung tombak dakwah dan mobilisasi sosial.


Banyak komandan laskar rakyat dan tokoh pejuang kemerdekaan Aceh bergabung atau berkoordinasi dengan PUSA, karena mereka melihat organisasi ini sebagai kekuatan politik-religius yang kredibel dan terorganisasi.


PUSA juga menarik simpati kaum muda, khususnya yang terdidik, karena pendekatannya yang reformis. PUSA mendirikan sekolah, menerbitkan majalah, dan aktif dalam pendidikan masyarakat.
Dukungan lintas elemen ini yang menjadikan PUSA sebagai pilar sosial-politik yang kokoh di Aceh saat itu. Bahkan, pengaruhnya tetap terasa hingga sekarang dalam struktur ulama, pendidikan, dan kultur politik Aceh.


Meskipun pada masa sebelum kemerdekaan sering terjadi ketegangan antara ulama dan uleebalang (bangsawan atau elite feodal Aceh) —terutama selama masa kolonial Belanda— situasinya berubah secara signifikan ketika Daud Beureueh dan PUSA tampil sebagai kekuatan yang menyatukan semangat keislaman dan kebangsaan.

Dukungan Uleebalang: Dari Antagonis ke Sekutu


Banyak uleebalang memang sempat tersisih atau kehilangan legitimasi setelah kemerdekaan karena dianggap pro-Belanda. Namun tidak semua demikian. Sejumlah tokoh uleebalang justru bertransformasi dan memberikan dukungan kepada PUSA dan perjuangan kemerdekaan yang dipimpin oleh Daud Beureu’eh. Mereka menyadari bahwa kekuatan PUSA lah yang dapat merepresentasikan aspirasi rakyat Aceh dan memberikan wadah perjuangan yang sah dalam konteks Republik Indonesia.


Koalisi antara ulama, pejuang rakyat, dan sebagian bekas uleebalang ini membentuk struktur sosial-politik baru di Aceh pasca-kemerdekaan. Daud Beureu’eh dengan kharisma dan ketokohannya berhasil menjembatani ketegangan historis, bahkan dalam banyak kasus, merangkul tokoh-tokoh tradisional sebagai bagian dari perjuangan bersama. Mereka ikut berkontribusi dalam penggalangan dana, logistik perjuangan, hingga peran-peran administratif dalam masa transisi.


Perubahan posisi uleebalang dari simbol aristokrasi kolonial menjadi pendukung perjuangan Islam dan kemerdekaan menunjukkan kemampuan luar biasa dari Daud Beureueh untuk membangun konsensus sosial yang luas. Ini juga menjelaskan mengapa pengaruhnya begitu mengakar dalam sejarah Aceh modern.


Pertempuran Cumbok (1945–1946) memang sering dipahami secara umum sebagai konflik antara “ulama vs uleebalang,” namun kenyataannya jauh lebih kompleks. Yang terjadi di Cumbok adalah penolakan oleh sebagian kecil golongan uleebalang yang memang berpihak pada kolonial Belanda dan menentang perubahan sosial yang ditawarkan oleh gerakan PUSA.


Namun perlu ditekankan bahwa tidak semua uleebalang menentang kemerdekaan. Sebaliknya, banyak yang justru bertransformasi dari peran tradisionalnya dan bergabung dengan arus nasionalisme Islam yang dimotori oleh PUSA. Mereka menyadari pentingnya bersatu demi kemerdekaan dan ikut ambil bagian dalam pemerintahan maupun perjuangan sipil.

Baca Juga

IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026


Beberapa tokoh bekas uleebalang bahkan menjadi simpatisan atau kolaborator strategis dalam struktur kekuasaan baru di Aceh. Ada juga yang menjadi penasihat, pendukung logistik, atau tokoh penghubung antara struktur tradisional dan gerakan reformis keislaman.Jadi, klaim bahwa konflik itu adalah “perang ulama dan uleebalang” secara mutlak sesungguhnya menyederhanakan realitas sosial yang jauh lebih cair setelah kemerdekaan.


Sayangnya, dokumentasi tentang tokoh-tokoh uleebalang yang secara eksplisit mendukung PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh) tidak banyak disebutkan secara rinci dalam sumber-sumber sejarah populer. Namun, ada beberapa nama penting dari kalangan uleebalang yang tercatat berpihak pada kemerdekaan Indonesia dan menjalin hubungan baik dengan PUSA, meskipun mereka berasal dari struktur bangsawan tradisional:

  1. Teuku Nyak Arif
    Ia adalah salah satu uleebalang paling terkenal yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Ia ditunjuk sebagai Residen Aceh oleh pemerintah Republik dan dikenal sebagai tokoh moderat yang menjembatani antara kalangan ulama dan bangsawan. Ia juga menolak kembalinya Belanda ke Aceh dan mendukung Proklamasi 17 Agustus 1945.
  2. Teuku Cut Hasan

  3. Sebagai Bupati Pidie, ia sempat terlibat dalam dinamika antara kelompok uleebalang dan ulama. Meskipun posisinya rumit, ia berperan dalam proses penyerahan senjata dari Jepang kepada Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang menunjukkan keterlibatannya dalam struktur republik.
  4. Teuku Umar Keumangan

  5. Meskipun awalnya memimpin kelompok uleebalang yang membentuk Barisan Penjaga Keamanan (BPK), beberapa catatan menyebut bahwa ia kemudian mengambil sikap lebih moderat dan tidak sekeras Teuku Daud Cumbok dalam menolak Republik.
    Perlu dicatat bahwa setelah Perang Cumbok, banyak uleebalang yang tersingkir atau memilih bergabung dengan struktur baru yang dibentuk oleh PUSA dan Republik Indonesia. Beberapa dari mereka bahkan menjadi pejabat sipil atau penasihat lokal dalam pemerintahan baru.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si., adalah seorang akademisi dan peneliti yang memiliki keahlian di bidang antropologi, dengan fokus utama pada antropologi politik dan agama. Beliau saat ini aktif sebagai dosen di Universitas Malikussaleh, yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh. Selain mengajar, Dr. Al Chaidar juga aktif melakukan penelitian dan seringkali diundang sebagai narasumber atau pengamat untuk berbagai isu sosial, politik, dan keagamaan, terutama yang berkaitan dengan konteks Aceh dan Indonesia secara luas. Kontribusinya dalam pengembangan ilmu antropologi dan pemahaman isu-isu kontemporer di Indonesia sangat signifikan melalui karya-karya ilmiah dan keterlibatannya dalam diskusi publik.

Baca Juga

Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Dukungan Uleebalang Aceh Terhadap Kemerdekaan Indonesia - 1000687662_11zon scaled | Aceh | Potret Online

Affirmez la Survie - Review Artikel

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com