Oleh Gandazon H. Turnip,
Aku melihat keluar dari kaca jendela
Melihat sekitar dengan penuh haru
Dan menyaksikan
Banyak rakyat terasing di negeri sendiri
Mereka hanya mampu
Mengais puing-puing dari tumpukan harapan
Lalu dengan giat
Mengumpulkan pundi-pundi kehidupan
Sementara tangan-tangan penguasa
Berjalan merampok keadilan anak bangsa
Dari balik gedung-gedung megah
Menari bebas kesana kemari
Lalu membengkokkan segala yang lurus
Meminjam kata-kata keadilan
Untuk maksud terselubung
Mengalasankan rakyat
Sebagai pelicin demi tampuk kekuasaan
Puisiku tak cukup kuat melawan
Sebab puisiku hanya teruntai dari kata-kata
Yang tak punya kuasa
Untuk menelanjangi para penguasa
Namun hidup harus diperjuangkan
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post