POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

40 Jam

RedaksiOleh Redaksi
February 22, 2022
40 Jam
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Khairuddin Budiman

Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli, Aceh Utara

Tidak sedikit guru memahami bahwa kerja hanyalah sebatas jam mengajar tertulis. Namun syukurnya banyak pula guru yang sudah memahami bahwa tugas seorang guru bukan hanya mengajar, namun juga mendidik, melatih, mengarahkan, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Maka minimal 24 jam tatap muka bukanlah patokan jam kerja guru.

Permendikbud nomor 15 tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, Kepala Sekolah dan Pengawas dengan lugas mengungkapkan bahwa kami memiliki beban kerja selama 40 jam dalam satu minggu. Jam yang dimaksud di sini dengan kapasitas 60 menit, bukan 45, 40 atau 35 menit sebagaimana diatur standar proses. Perbedaannya ini harus dipahami, bahwa beban kerja dihitung 1 jam selama 60 menit, sementara pada pasal yang lain disebut jam tatap muka minimal 24 jam maksimal 40 jam. Jam tatap muka merupakan jam yang lazim disebut jam mengajar atau melaksanakan tugas tambahan. Jam tatap muka alokasi waktunya sudah diatur pada standar proses, dalam hal K13 mengacu pada Permendikbud nomor 22 tahun 2016.

Jam tatap muka pada SMA/SMK/MA/MAK selama 45 menit, SMP/MTs selama 40 menit, sedangkan SD selama 35 menit.

📚 Artikel Terkait

Puisi – Puisi Nita Juniarti

Menyatukan Hati dan Visi: Deklarasi Damai Pemilihan Pengurus RT dan RW Kelurahan Sisir

Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang

Wajah Kurikulum Aceh: Antara Jakartalisasi dan Jiwa Tanah Rencong

Karena itu 40 jam beban kerja bukan sesuatu yang patut ditawar karena tidak ada rentang minimal maupun maksimal. Jam beban kerja berbeda definisi dengan jam tatap muka, berbeda pula alokasi waktu. Artinya seluruh guru, Kepala Sekolah dan Pengawas di setiap jenjang memiliki beban kerja yg sama. Tidak ada istilah sebenarnya guru SD misalnya pulang lebih awal dari guru SMP atau SMA, karena yang pulang cepat, siswanya. Gurunya tetap punya waktu pulang yang relatif sama untuk semua jenjang.

Hitungannya mungkin bisa disimulasi seperti ini, Senin sampai Sabtu kita berada di sekolah selama 7 jam, kecuali Jum’at selama 5 jam. Simulasi tersebut bagi sekolah yang membuka selama 6 hari kerja, bisa jadi juga 8 jam per hari jika sekolah yang membuka 5 hari kerja. Semisal kita berada di sekolah mulai pukul 07.30 WIB berarti kita seharusnya pulang pukul 14.30 WIB. Persoalan kemudian siswa pulang pukul 14.00 WIB atau lebih awal bisa saja terjadi karena jam mengajar teralokasi kurang dari 60 menit sebagaimana tertuang dalam standar proses. Dengan demikian sebenarnya tidak ada guru, kepala sekolah atau pengawas yang pulang barengan siswa, apalagi lagi lebih awal dari siswa. Salah euy.

Di dalam 40 jam tersebut, efektifnya dihitung sebagai jam bekerja adalah 37,5 dan sisanya 2,5 jam sebagai jam istirahat. Jadi aneh saja jika ada guru yang tidak selesai perangkat pengajaran, tidak tuntas menilai siswa, tidak mengadakan remedial karena alasan waktu ngajarnya padat atau bahkan ada guru yang sekolahnya masih adakan “hari off”. Sangat tidak mungkin guru hanya mengajar doang, sementara jika siswa sudah pulang pun guru masih punya waktu mengerjakan sesuatu di sekolah, termasuk membimbing siswa yang masih tertinggal dalam penuntasan kompetensi dasar bahkan meninjau kebersihan ruangan kelas setelah pengajaran.

Idealnya seperti itu, semoga kita semakin menuju pendidikan yang kualitasnya lebih baik.

Matangkuli, 22022022

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
1.869 Warga Ajukan Membuat Akta Kematian

1.869 Warga Ajukan Membuat Akta Kematian

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00