• Latest
Muntah Oleh Borok Korupsi - IMG 20250304 WA0006 | # Koruptor | Potret Online

Muntah Oleh Borok Korupsi

Maret 4, 2025
Muntah Oleh Borok Korupsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Koruptor | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Muntah Oleh Borok Korupsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Koruptor | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Muntah Oleh Borok Korupsi - IMG 20250304 WA0006 | # Koruptor | Potret Online

Muntah Oleh Borok Korupsi

oknum jaksa terima suap sampai 11,5 miliar

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Maret 4, 2025
in # Koruptor, #Kriminal, #Kritik, Essay
Reading Time: 3 mins read
0
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Banyak permintaan follower, bang tulis ini, dong, tulis itu dong. Namun, kali ini saya abaikan. Ini menyangkut wajah wilayah saya, Kalbar. Berani-beraninya oknum jaksa terima suap sampai 11,5 miliar. Walau lapar dan haus, yok kita injak-injak harga dirinya, geram dah, kate budak Pontianak.

Kita hidup di negeri yang korupsinya tak sekadar penyakit, ini sudah jadi budaya, jadi agama baru bagi mereka yang rakus. Pejabat, aparat, penegak hukum, mereka bukan lagi abdi negara, melainkan algojo yang membantai harapan rakyat dengan rakusnya.

Lihatlah, belum kering ludah kita mengecam megakorupsi Rp 968,5 triliun di Pertamina, sekarang muncul lagi berita busuk, seorang jaksa, si mulia penegak hukum, malah ikut menilap uang barang bukti! Namanya Azam Akhmad Akhsya, Kasi Intel Kejari Landak, Kalbar. Oh, sungguh nama yang akan diingat dengan jijik! Bukannya menangkap maling, dia malah ikut menggali kubangan najis yang sama. Dengan tenang, dia memasukkan Rp 11,5 miliar ke kantongnya, uang yang seharusnya kembali kepada korban!

Ia ditangkap oleh kawannya sendiri, Kejati Jakarta, akhir Februari lalu, dan baru diberitakan hari ini. Landak tercoreng oleh aparat hukum sendiri. Di sinilah saya dulu lama bertugas, bukan sebagai aparat sih. Sebagai kuli tinta.

Memikirkan ini saja sudah membuat darah mendidih. Di mana harga dirinya? Di mana sumpahnya? Ah, sumpah jabatan itu rupanya hanya seremonial. Lihat betapa rendahnya moral pejabat kita! Mereka bukan manusia biasa, mereka itu predator! Mengintai, menunggu kesempatan, dan ketika ada celah, mereka menerkam, mencabik-cabik uang rakyat seperti hyena mlapar.

Kita? Kita ini apa? Sekadar sapi perah. Dipajaki, diperas, dipaksa tunduk pada aturan yang katanya dibuat demi keadilan. Tapi keadilan macam apa yang mereka jual ini? Kejaksaan yang seharusnya jadi benteng hukum, malah jadi sarang penyamun. Bukannya membasmi kejahatan, mereka malah berbisnis dengan koruptor. Memainkan hukum seperti judi di kasino. Menentukan siapa yang bisa “dibantu,” siapa yang harus jadi korban.

Baca Juga

Ilustrasi artikel

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
Muntah Oleh Borok Korupsi - IMG_0406 | # Koruptor | Potret Online

Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Maret 20, 2026
Muntah Oleh Borok Korupsi - 2a0509bd fb71 4c74 a374 17eaaaa21663 | # Koruptor | Potret Online

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Maret 10, 2026

Lebih menjijikkan lagi, mereka ini hidup dari uang rakyat. Mereka makan dari pajak kita, gaji mereka dari keringat buruh, petani, nelayan, guru. Tapi lihatlah gaya hidup mereka, mobil mewah, rumah megah, liburan ke luar negeri. Mungkin saat kita makan nasi dengan lauk sederhana, mereka bersulang anggur mahal sambil mentertawakan kebodohan rakyat.

Sialnya, sistem ini sudah seperti rantai setan. Hari ini satu ditangkap, besok akan muncul sepuluh yang baru. Mereka tak takut! Mengapa harus takut? Hukum di negeri ini tumpul ke atas, tajam ke bawah. Curi sandal, masuk penjara bertahun-tahun. Tapi korupsi miliaran? Ah, palingan dipenjara sebentar, dapat remisi, lalu keluar dengan senyum lebar. Bahkan ada yang setelah bebas, malah kembali duduk di kursi kekuasaan.

Negeri ini sudah seperti kapal yang dilubangi dari dalam oleh tikus-tikus rakus. Perlahan tenggelam, tapi mereka tetap pesta pora di atasnya. Kita, yang berteriak meminta keadilan, dianggap angin lalu. Seakan-akan kita ini sekadar figuran dalam drama busuk mereka.

Kita muak. Kita marah. Tapi kemarahan saja tidak cukup. Karena selama kita diam, mereka akan terus berpesta. Selama kita pasrah, mereka akan terus mencuri. Dan selama sistem ini dibiarkan, tidak ada yang akan berubah.

Sudah cukup! Hentikan pesta bangsat ini! Siksa mereka, buat mereka takut. Bukan sekadar penjara, tapi buat mereka merasakan apa yang telah mereka lakukan terhadap rakyat. Kalau hukum tak bisa bertindak tegas, maka rakyat yang harus bertindak!

Cukup sudah! Koruptor tidak boleh lagi dibiarkan hidup nyaman. Jangan beri mereka ruang, jangan beri mereka belas kasihan. Karena mereka tak pernah punya belas kasihan terhadap kita.

Ini bukan lagi sekadar kasus hukum. Ini pertaruhan martabat bangsa! Belum cukupkah juara 2, mau juara 1? Biar lebih keren gitu. Ampun dah. Baru kali ini saya gregetan nulis saking emosinya. Untung puasa masih bisa nahan kopi.

ADVERTISEMENT

Camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 358x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 215x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet148
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Baca Juga

Muntah Oleh Borok Korupsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Koruptor | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Muntah Oleh Borok Korupsi - 4c2eba17 0085 43cb 906e 0fd130bcecc8 | # Koruptor | Potret Online

Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com