• Latest

Remaja Muslim vs Pacaran

Oktober 20, 2016
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Remaja Muslim vs Pacaran

Redaksiby Redaksi
Oktober 20, 2016
in Lensa
Reading Time: 3 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
ilustrasi /doktercinta.info

Oleh Ratu Delima Ahmad Ka’bah
Berdomisili di Bogor

Pacaran merupakan proses perkenalan dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. (Sumber : Wikipedia Bahasa Indonesia)

Baca Juga

Negeri Ijazah, Republik Sandera Sebuah Kertas

Negeri Ijazah, Republik Sandera Sebuah Kertas

Mei 14, 2025
Menanti Pelaksanaan SPMB yang Berintegritas

Menanti Pelaksanaan SPMB yang Berintegritas

April 27, 2025
Menerbitkan Buku Kala Toko Buku Gulung Tikar

Kuliah Tanpa Beban

April 12, 2025

Akan tetapi, dalam prakteknya masih banyak yang menyimpang dari definisi yang disebutkan di atas. Kebanyakan remaja yang belum cukup umur sudah berani menjajaki dunia semu yang dikenal dengan nama “Pacaran”. Tak jarang bukan, kita lihat di berbagai sudut kota, taman, kafe, dan tempat-tempat lainnya nampak muda mudi memadu kasih dengan bebasnya. Tak malu. Tak sungkan. Seakan dunia milik berdua.. Hufffttt Konyol!!!!! Padahal mereka sadar betul bahwa tak hanya mereka yang berada di sana.

Dewasa ini, remaja dan pacaran memiliki kaitan yang amat erat. Bak bunga dengan tangkainya. Mulai dari SD hingga mahasiswa, hampir sebagian besar pernah terjerat dalam dunia pacaran. Hal ini pun seolah lumrah dan mengakar membudaya di masyarakat kita. Tak sedikit pula yang sudah merasakan akibatnya.

Pada suatu penelitian yang dilakukan Komnas Perlindungan Anak Indonesia kepada pelajar SMP dan SMA, dari 4.726 responden, 97% pernah menonton pornografi, 93,7% remaja putri sudah tak perawan lagi, dan sebanyak 21,26% pernah melakukan praktek aborsi. Sedangkan, dari hasil sensus sekitar 48-51% wanita hamil adalah remaja. BKKBN pun menyatakan bahwa 67 juta remaja di Indonesia rentan seks bebas.

Lantas bagaimana dengan nasib remaja-remaja muslim, para generasi penegak panji-panji Islam? Apa yang harus kita lakukan agar kita sebagai remaja muslim tidak terpengaruh di dalam era yang sudah mencampuradukkan hak dan kebathilan ini?

Dalam upayanya mencari jati diri, tak jarang banyak remaja yang sudah tidak peduli lagi dengan batasan. Terlebih kepada batasan agama. Agar tidak dianggap kuper (kurang pergaulan), mereka rela menanggalkan iman, berkhalwat (berdua-duaan) dengan yang bukan muhrim, mengumbar aurat ke sana sini, malahan ada yang sampai berzina. Na’udzubillah…

Dalam perkembangannya, pacaran sudah mulai meresapi kehidupan para remaja Islam. Alhasil, timbullah tren ‘’Pacaran Islami”, yang beranggapan bahwa tipe pacaran mereka sehat menurut agama. Hah? bagaimana bisa ada yang namanya “Pacaran Islami?’’ kalau di dalam Islam saja segala bentuk zina adalah dosa. Apalagi pacaran yang merupakan pintu menuju perzinahan. Mustahil pacaran tanpa zina. Entah itu zina yang manapun.

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina , dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (H.R. Muslim No. 6925)

Juga dalam firman Allah SWT. “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan.” (Q.S. Al-Isra : 32)

Nah, dari kedua dalil di atas sudah jelas bukan bahwa pacaran pranikah adalah haram!!! Apapun alasan dan keadaannya, pacaran tidaklah dibenarkan dalam syari’at Islam. Toh, sudah banyak informasi-informasi yang menyajikan betapa buruk akibat yang ditimbulkan pacaran, baik dari media massa maupun cetak. So, masih mau pacaran? Bukankah orang yang mengetahui, tetapi tidak mau mengamalkan adalah golongan orang-orang fasik yang tempatnya di neraka!!! Iiihhh panasss brooo…

Mulai sekarang say “No” to “Pacaran”. Remaja muslim anti pacaran. Anggap pacaran adalah musuh, yang mana siap menghabisi kita di kala lengah. Bukankah Allah beserta orang-orang yang sabar? Ingatlah bahwa Allah menjanjikan kepada anak muda yang sabar menahan pacaran dan zina yaitu dengan bidadari, yang kalau satu di antaranya menampakkan wajahnya ke alam dunia ini, maka setiap laki-laki yang memandangnya pasti akan jatuh pingsan karena kecantikannya.

Sobat remaja!!! Janganlah menghabiskan masa keemasan kita ini untuk hal yang sia-sia. Masih banyak hal yang lebih berguna yang bisa kita lakukan untuk diri sendiri dan orang lain. Namun, memperbaiki diri untuk menjadi yang lebih baik lagi dan lagi itu penting. Jadi, setelah kalian lepas dari belenggu “Pacaran”, lakukanlah hal yang berguna untuk sekitar. Bisa dalam bentuk apapun, seperti halnya artikel yang sedang sobat baca ini. Jangan pernah bosan untuk berbuat kebajikan, seperti halnya Allah SWT yang tak pernah bosan mencurahkan segala rahmat dan kasih-Nya kepada kita semua.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Uang, Perang, dan Damai

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com