POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga

RedaksiOleh Redaksi
May 15, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Banda Aceh | Belasan Dai Perkotaan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh bersama para Muhtasib Gampong se Kecamatan Syiah Kuala dan para Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, sabtu sore (13/5) melakukan dakwah simpatik di pantai Gampong Alue Naga Banda Aceh. Kegiatan dakwah simpati ini, menurut Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, H.Ridwan Ibrahim, M.Pd, merupakan kegiatan rutin bulanan, dan untuk menyambut bulan suci ramadhan 1438 H kita lakukan di sejumlah kawasan di Kecamatan Syiah Kuala.

Berdasarkan informasi masyarakat, sebut Ridwan, beberapa kawasan rawan maksiat di Kecamatan Syiah Kuala menjadi target dakwah simpatik yang dilakukan Dai Perkotaan menjelang bulan suci ramadhan kali ini. “Kami bergerak usai shalat ashar dari Masjid Syuhada Lamgugob, menuju lapangan bola sektor selatan Kopelma Darussalam, kemudian mengelilingi ruang jalan kampus, dan bantaran sungai krueng aceh, dan terakhir berdakwah di pantai alue naga. Selama perjalanan, pesan dakwah kami ungkap agar masyarakat yang mendengar memahami pentingnya menyambut bulan suci ramadhan dengan mencegah maskiat di lingkungannya masing-masing,” sebut Ridwan di dampingi para dai yang hadir saat itu.

Pada lokasi wisata pantai alue naga, Ustad Rustandi, S.Sos.I selaku Koordinator Dai Perkotaan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh menyampaikan tausyiah kepada para pengunjung pantai yang sedang asyik menikmati panorama alam dengan menu kuliner rujak alue naga tersebut. Dalam tausyiahnya, Rustandi meminta para pengunjung pantai untuk tidak hentinya memanjatkan syukur kepada ilahi atas indahnya panorama pantai di sore hari. “Angin yang semilir, gelombang air laut di pantai, itu semua karunia Ilahi rabbi. Kita diminta sebagai hamba untuk selaku bersyukur dan tidak berbuat maksiat di atas permukaan bumi Allah. Bila kita tidak mengindahkan aturan syariat Allah, maka boleh jadi angin semilir yang kita rasakan bisa menjadi bencana atau gelombang air laut yang menjadi ombak akan berubah menjadi bencana tsunami seperti 12 tahun silam,” jelas Rustandi dengan costum jubah putihnya.

📚 Artikel Terkait

SULAIMAN JUNED LATIH GURU DAN SISWA CIPTA DAN BACA PUISI

Prewel Ltd, Komunitas yang Masih Setia dengan Sepeda Ontel

3 Miracles Sleeping Prince , The Big Apple & Iran

Mursyidah, Penulis Pantun Karmina, Raih Rekor MURI Se-ASEAN

Bagi para pengunjung pantai, sebut Rustandi, yang belum menunaikan kewajiban shalat ashar, diingatkan untuk menunaikan kewajibannya segera. “Yang asyik mancing, belum menunaikan shalat ashar, ayo tunai shalat ashar segera. Air laut bisa digunakan untuk berwudhu’, tak ada alasan kalau berwudhu’ tidak ada air sumur. Batu besar yang terhampar di pantai bisa menjadi tempat shalat kita bila dipastikan suci dari najis dan hadast. Dan kami juga ingatkan, agar masyarakat pengunjung pantai untuk tidak melewati waktu shalat magrib tiba. Bila 30 menit jelang magrib, adalah waktunya kita meninggalkan pantai ini menuju rumah Allah, pinta Rustandi dengan penuh simpatik.

Selama dakwah simpatik berlangsung masyarakat pengunjung pantai merasakan adanya perbedaan rasa. Semula mereka khawatir akan ditangkap oleh Wilayatul Hisbah karena kesalahan umum mereka dalam berpakaian, namun ternyata, masyarakat pengunjung hanya diberi nasehat dengan santun dan bijaksana. Tidak ada masyarakat yang merasakan terganggu kenyamanannya dalam menikmati panorama alam pantai alue naga hingga para dai perkotaan beranjak pergi menuju masjid taqwa setui melakukan safari dakwah rutin.

Sementara itu, Muhatasib Gampong Kopelma Darussalam, Tgk Darnisul, kepada media menyebutkan ribuan terima kasih kepada para Dai Perkotaan dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh yang mampu bahu membahu menggelar dakwah simpatik tersebut. Ia berharap gerakan ini tidak berhenti hingga disini saja, dan dapat dilakukan di sejumlah kawasan Kota Banda Aceh yang di curigai menjadi kawasan maksiat. “Kita ini berada di negeri syariat Islam, saatnya kita tegakkan syariat Islam dengan sungguh-sungguh dan berlanjut, tanpa henti-hentinya,” sebut Darnisul yang juga menjadi Koordinator Muhtasib Gampong Se Kecamatan Syiah Kuala. (media massa/pers realist)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Pembangunan Pijay Dinilai Lamban

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00