• Latest

Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga

Mei 15, 2017
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Agama | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga

Redaksi by Redaksi
Mei 15, 2017
in Agama, Banda Aceh, Islam
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Banda Aceh | Belasan Dai Perkotaan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh bersama para Muhtasib Gampong se Kecamatan Syiah Kuala dan para Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, sabtu sore (13/5) melakukan dakwah simpatik di pantai Gampong Alue Naga Banda Aceh. Kegiatan dakwah simpati ini, menurut Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, H.Ridwan Ibrahim, M.Pd, merupakan kegiatan rutin bulanan, dan untuk menyambut bulan suci ramadhan 1438 H kita lakukan di sejumlah kawasan di Kecamatan Syiah Kuala.

Berdasarkan informasi masyarakat, sebut Ridwan, beberapa kawasan rawan maksiat di Kecamatan Syiah Kuala menjadi target dakwah simpatik yang dilakukan Dai Perkotaan menjelang bulan suci ramadhan kali ini. “Kami bergerak usai shalat ashar dari Masjid Syuhada Lamgugob, menuju lapangan bola sektor selatan Kopelma Darussalam, kemudian mengelilingi ruang jalan kampus, dan bantaran sungai krueng aceh, dan terakhir berdakwah di pantai alue naga. Selama perjalanan, pesan dakwah kami ungkap agar masyarakat yang mendengar memahami pentingnya menyambut bulan suci ramadhan dengan mencegah maskiat di lingkungannya masing-masing,” sebut Ridwan di dampingi para dai yang hadir saat itu.

Baca Juga

Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga - 1001381048_11zon | Agama | Potret Online

Belajar dari Depok: Tentang Kepercayaan, Kekuasaan, dan Nilai Agama

Maret 25, 2026
Dai Kota, Dakwah Simpatik di Alue Naga - 9132c189 4340 4c8c 8d24 c814584596f7 | Agama | Potret Online

Kisah Runtuhnya Dinasti Abbasiyah, Hancurnya Peradaban Islam

Maret 19, 2026

Pada lokasi wisata pantai alue naga, Ustad Rustandi, S.Sos.I selaku Koordinator Dai Perkotaan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh menyampaikan tausyiah kepada para pengunjung pantai yang sedang asyik menikmati panorama alam dengan menu kuliner rujak alue naga tersebut. Dalam tausyiahnya, Rustandi meminta para pengunjung pantai untuk tidak hentinya memanjatkan syukur kepada ilahi atas indahnya panorama pantai di sore hari. “Angin yang semilir, gelombang air laut di pantai, itu semua karunia Ilahi rabbi. Kita diminta sebagai hamba untuk selaku bersyukur dan tidak berbuat maksiat di atas permukaan bumi Allah. Bila kita tidak mengindahkan aturan syariat Allah, maka boleh jadi angin semilir yang kita rasakan bisa menjadi bencana atau gelombang air laut yang menjadi ombak akan berubah menjadi bencana tsunami seperti 12 tahun silam,” jelas Rustandi dengan costum jubah putihnya.

Bagi para pengunjung pantai, sebut Rustandi, yang belum menunaikan kewajiban shalat ashar, diingatkan untuk menunaikan kewajibannya segera. “Yang asyik mancing, belum menunaikan shalat ashar, ayo tunai shalat ashar segera. Air laut bisa digunakan untuk berwudhu’, tak ada alasan kalau berwudhu’ tidak ada air sumur. Batu besar yang terhampar di pantai bisa menjadi tempat shalat kita bila dipastikan suci dari najis dan hadast. Dan kami juga ingatkan, agar masyarakat pengunjung pantai untuk tidak melewati waktu shalat magrib tiba. Bila 30 menit jelang magrib, adalah waktunya kita meninggalkan pantai ini menuju rumah Allah, pinta Rustandi dengan penuh simpatik.

Selama dakwah simpatik berlangsung masyarakat pengunjung pantai merasakan adanya perbedaan rasa. Semula mereka khawatir akan ditangkap oleh Wilayatul Hisbah karena kesalahan umum mereka dalam berpakaian, namun ternyata, masyarakat pengunjung hanya diberi nasehat dengan santun dan bijaksana. Tidak ada masyarakat yang merasakan terganggu kenyamanannya dalam menikmati panorama alam pantai alue naga hingga para dai perkotaan beranjak pergi menuju masjid taqwa setui melakukan safari dakwah rutin.

Sementara itu, Muhatasib Gampong Kopelma Darussalam, Tgk Darnisul, kepada media menyebutkan ribuan terima kasih kepada para Dai Perkotaan dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh yang mampu bahu membahu menggelar dakwah simpatik tersebut. Ia berharap gerakan ini tidak berhenti hingga disini saja, dan dapat dilakukan di sejumlah kawasan Kota Banda Aceh yang di curigai menjadi kawasan maksiat. “Kita ini berada di negeri syariat Islam, saatnya kita tegakkan syariat Islam dengan sungguh-sungguh dan berlanjut, tanpa henti-hentinya,” sebut Darnisul yang juga menjadi Koordinator Muhtasib Gampong Se Kecamatan Syiah Kuala. (media massa/pers realist)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post

Pembangunan Pijay Dinilai Lamban

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com