POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Fenomena Aneh, Muncul Lubang Raksasa di Aceh dan Shanghai China

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
February 14, 2026
Fenomena Aneh, Muncul Lubang Raksasa di Aceh dan Shanghai China
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Kita lagi hidup di zaman di mana orang ribut soal AI mau ngambil kerjaan manusia, tapi tanah aja bisa tiba-tiba resign dari posisinya. Amblas. Drop out dari kerak bumi. Terjadilah dua episode “Bumi Menganga” versi 2026. Satu di Aceh. Satu lagi di Shanghai. Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak!

Sinkhole itu apaan sih? Singkatnya, lubang raksasa yang muncul mendadak karena tanah di bawahnya runtuh. Penyebabnya? Erosi, hujan deras, struktur tanah lemah, atau ulah manusia yang kebanyakan ngebor, ngecor, dan ngegas pembangunan tanpa rem. Kelihatan mistis? Enggak. Ilmiah banget. Cuma dramanya level dewa.

Kita mulai dari Aceh. Di Aceh Tengah, tepatnya daerah Ketol atau Pondok Balik, awal Februari 2026 muncul lubang yang bukan kaleng-kaleng. Luasnya sudah tembus 30.000 meter persegi alias sekitar 3 hektar. Kedalamannya? Bisa sampai 100 meter. Itu bukan lubang buat mancing lele, wak. Itu lubang yang bikin bulu kuduk berdiri. Bahkan muncul “air terjun” baru karena saluran irigasi overflow masuk ke perut bumi. Alam bikin fitur wisata dadakan tanpa tiket masuk.

Masalahnya, ini bukan kejadian semalam. Lubangnya sudah ada sekitar 5 tahun lalu, tapi makin brutal gara-gara hujan deras dan longsor di wilayah vulkanik kuno. Tanahnya memang jenis endapan vulkanik yang gampang banget tergerus air. Pakar dari USK bilang ini bukan sinkhole murni, melainkan amblas tanah akibat karakter geologi yang rapuh. Bukan tanah tiba-tiba ngambek, tapi memang dari sononya ringkih, lalu diguyur hujan bertubi-tubi, apalagi setelah banjir besar Aceh akhir 2025 yang merusak banyak infrastruktur.

Dampaknya? Jalan amblas. Lahan pertanian dan sawah warga lenyap. Petani rugi ratusan juta rupiah. Rumah-rumah terancam jadi tontonan pinggir jurang. Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum lagi jungkir balik mengalihkan aliran air supaya lubangnya nggak makin doyan makan daratan. Ini bukan cuma soal lubang, ini soal ekonomi warga yang ikut tersedot.

Sekarang kita terbang ke Shanghai, China. Tanggal 11–12 Februari 2026, di Qixin Road, Minhang District, tanah mendadak buka mulut dan menelan jalan raya lengkap dengan kendaraan, motor, tiang lampu, bahkan sebagian bangunan terdekat. Kalau Aceh dramanya bertahap, Shanghai ini model “sekian detik langsung tamat”. CCTV merekam momen retakan muncul, lalu dalam hitungan detik jalan amblas. Selesai. Plot twist tanpa aba-aba.

📚 Artikel Terkait

Kata-kata Pohon Oak

Arti Seorang Teman

Celana Dalam

Mendengar, Bicara, Membaca dan Menulis

Penyebabnya? Kebocoran air di lokasi konstruksi metro Jiamin Line yang sedang digali. Air dan tanah itu kombinasi berbahaya kalau manajemen proyeknya lengah. Untungnya, tidak ada korban jiwa. Area langsung ditutup, evakuasi berjalan berjam-jam. Tapi tetap saja, ini tamparan keras buat kota yang terkenal dengan pembangunan supercepatnya. Ini bukan pertama kali di China. Kasus serupa sering berkaitan dengan proyek infrastruktur masif yang ngebutnya kadang ngalahin kehati-hatian.

Kesimpulannya apa, wak? Dua-duanya kelihatan aneh karena muncul tiba-tiba dan skalanya gede. Tapi kalau dibedah, ini kombinasi klasik. Faktor alam dan faktor manusia. Di Aceh, dominan geologi vulkanik plus musim hujan yang brutal. Di Shanghai, lebih ke proyek metro dan kebocoran air yang bikin tanah kehilangan daya dukung. Tidak ada mistis, tidak ada konspirasi alien ngebor dari bawah tanah.

Ini cuma pengingat keras, bumi punya batas sabar. Kalau air tak dikelola, tanah tak dipahami, dan pembangunan dikebut tanpa kalkulasi matang, ya siap-siap saja jalan berubah jadi jurang. Mau secanggih apa pun zaman ini, kalau fondasinya rapuh, satu retakan kecil bisa berubah jadi lubang raksasa yang menelan segalanya. Mau sehebat apapun Barcelona tetap dibantai Atletico Madrid 4-0, ups.

“Lalu nyerempet ke Barcelona pula abang ni.”
“Maaf, wak. Lidah keseleo.”

Sumber foto: Kompas dan Aljazeera

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

camanewak

jurnalismeyangmenyapa

JYM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
25 Jan 2026 • 50x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026
digital

Doom Scrolling: Perilaku Baru di Era Digital

Oleh Tabrani YunisJanuary 31, 2026
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
197
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00