HABA Mangat

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Pemenang Lomba Menulis – Edisi Agustus 2025

September 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Pemenang Lomba Menulis – Edisi Agustus 2025

September 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Fenomena Aneh, Muncul Lubang Raksasa di Aceh dan Shanghai China

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Februari 14, 2026
in #Natural Disaster, Aceh Tengah, Alam, Artikel, CINA, Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Fenomena Aneh, Muncul Lubang Raksasa di Aceh dan Shanghai China
597
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Kita lagi hidup di zaman di mana orang ribut soal AI mau ngambil kerjaan manusia, tapi tanah aja bisa tiba-tiba resign dari posisinya. Amblas. Drop out dari kerak bumi. Terjadilah dua episode “Bumi Menganga” versi 2026. Satu di Aceh. Satu lagi di Shanghai. Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak!

Baca Juga

632458c6-42bf-4adc-b9a7-5a84eb6eea5c

Physical Artificial Intelligence Geothermal dan Potensi Indonesia Menjadi Pemain Dunia

Maret 27, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi

Kegaduhan dan Seni Mengalihkan Pandangan.

Maret 27, 2026
1001386795_11zon (1)

Kapal Induk “Gratis” Dari Italia?!

Maret 27, 2026

Sinkhole itu apaan sih? Singkatnya, lubang raksasa yang muncul mendadak karena tanah di bawahnya runtuh. Penyebabnya? Erosi, hujan deras, struktur tanah lemah, atau ulah manusia yang kebanyakan ngebor, ngecor, dan ngegas pembangunan tanpa rem. Kelihatan mistis? Enggak. Ilmiah banget. Cuma dramanya level dewa.

ADVERTISEMENT

Kita mulai dari Aceh. Di Aceh Tengah, tepatnya daerah Ketol atau Pondok Balik, awal Februari 2026 muncul lubang yang bukan kaleng-kaleng. Luasnya sudah tembus 30.000 meter persegi alias sekitar 3 hektar. Kedalamannya? Bisa sampai 100 meter. Itu bukan lubang buat mancing lele, wak. Itu lubang yang bikin bulu kuduk berdiri. Bahkan muncul “air terjun” baru karena saluran irigasi overflow masuk ke perut bumi. Alam bikin fitur wisata dadakan tanpa tiket masuk.

Masalahnya, ini bukan kejadian semalam. Lubangnya sudah ada sekitar 5 tahun lalu, tapi makin brutal gara-gara hujan deras dan longsor di wilayah vulkanik kuno. Tanahnya memang jenis endapan vulkanik yang gampang banget tergerus air. Pakar dari USK bilang ini bukan sinkhole murni, melainkan amblas tanah akibat karakter geologi yang rapuh. Bukan tanah tiba-tiba ngambek, tapi memang dari sononya ringkih, lalu diguyur hujan bertubi-tubi, apalagi setelah banjir besar Aceh akhir 2025 yang merusak banyak infrastruktur.

Dampaknya? Jalan amblas. Lahan pertanian dan sawah warga lenyap. Petani rugi ratusan juta rupiah. Rumah-rumah terancam jadi tontonan pinggir jurang. Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum lagi jungkir balik mengalihkan aliran air supaya lubangnya nggak makin doyan makan daratan. Ini bukan cuma soal lubang, ini soal ekonomi warga yang ikut tersedot.

Sekarang kita terbang ke Shanghai, China. Tanggal 11–12 Februari 2026, di Qixin Road, Minhang District, tanah mendadak buka mulut dan menelan jalan raya lengkap dengan kendaraan, motor, tiang lampu, bahkan sebagian bangunan terdekat. Kalau Aceh dramanya bertahap, Shanghai ini model “sekian detik langsung tamat”. CCTV merekam momen retakan muncul, lalu dalam hitungan detik jalan amblas. Selesai. Plot twist tanpa aba-aba.

Penyebabnya? Kebocoran air di lokasi konstruksi metro Jiamin Line yang sedang digali. Air dan tanah itu kombinasi berbahaya kalau manajemen proyeknya lengah. Untungnya, tidak ada korban jiwa. Area langsung ditutup, evakuasi berjalan berjam-jam. Tapi tetap saja, ini tamparan keras buat kota yang terkenal dengan pembangunan supercepatnya. Ini bukan pertama kali di China. Kasus serupa sering berkaitan dengan proyek infrastruktur masif yang ngebutnya kadang ngalahin kehati-hatian.

Kesimpulannya apa, wak? Dua-duanya kelihatan aneh karena muncul tiba-tiba dan skalanya gede. Tapi kalau dibedah, ini kombinasi klasik. Faktor alam dan faktor manusia. Di Aceh, dominan geologi vulkanik plus musim hujan yang brutal. Di Shanghai, lebih ke proyek metro dan kebocoran air yang bikin tanah kehilangan daya dukung. Tidak ada mistis, tidak ada konspirasi alien ngebor dari bawah tanah.

Ini cuma pengingat keras, bumi punya batas sabar. Kalau air tak dikelola, tanah tak dipahami, dan pembangunan dikebut tanpa kalkulasi matang, ya siap-siap saja jalan berubah jadi jurang. Mau secanggih apa pun zaman ini, kalau fondasinya rapuh, satu retakan kecil bisa berubah jadi lubang raksasa yang menelan segalanya. Mau sehebat apapun Barcelona tetap dibantai Atletico Madrid 4-0, ups.

“Lalu nyerempet ke Barcelona pula abang ni.”
“Maaf, wak. Lidah keseleo.”

Sumber foto: Kompas dan Aljazeera

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

camanewak

jurnalismeyangmenyapa

JYM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 246x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 230x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 131x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare239
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

IMG_0518
Sejarah

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322
# Ironi

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
# Ironi

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026
#Geopolitik

Rekonsiliasi Sunni–Syiah: Kunci Persatuan Umat Islam Menghadapi Ketimpangan Global

Maret 27, 2026
Next Post
Memaknai Kibaran Bendera Putih di Aceh

Dinamika Praktik Gala Tanoh di Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Tulisan
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Tulisan

© 2026 potretonline.com