POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif

Mengubah Nasib Ke Luar Negeri

Redaksi by Redaksi
Februari 10, 2026
in #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif, Catatan Perjalanan, Kisah Hidup, Kisah Nyata
0
Mengubah Nasib Ke Luar Negeri - 13aea443 c579 4226 afed 4268e71241ef | #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif | Potret Online

Oleh Herwiyanti

Berdomisili di Taiwan

Perjalanan hidup seseorang, tidak sama dengan orang lain dan memang tidak  harus sama, karena jalan hidup dan nasib kita berbeda.  Untuk mengubah nasib, kita tidak bisa berharap pada orang lain. Bahkan kita semua tahu bahwa Allah tidak akan mengubah nasib seseorang atau suatu kaum, kecuali orang itu atau kaum itu sendiri yang mengubahnya. 

Baca Juga
  • Mengubah Nasib Ke Luar Negeri - ca7c39f0 08e0 40fa 86ce cbce73f8f0e6 | #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif | Potret Online
    #Petaka
    Nias 2005: Mengukir Sejarah, Menyelamatkan Arsip
    26 Mar 2025
  • Mengubah Nasib Ke Luar Negeri - 2025 08 07 10 58 08 | #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif | Potret Online
    #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif
    Cahaya Kecil Bernama Apis
    07 Agu 2025

Begitulah halnya dengan aku. Untuk mengubah nasib, membutuhkan perjuangan dan punya niat atau kemauan yang kuat untuk berubah. Perjalanan mengubah nasib adalah sebuah proses hijrah. 

Nah, apa yang aku lakukan untuk mengubah kehidupanku adalah dengan mewujudkan mimpi besar untuk berubah. Aku punya keinginan untuk memiliki rumah sendiri, karena sudah dikaruniai dua orang anak. Walau pun masih punya orang tua dan bisa tinggal di rumah orangtua, aku merasa tidak enak tinggal di rumah orangtua. Meskipun sesungguhnya kedua orangtua sangat baik, namun aku punya perasaan tidak enak menumpang terus pada orangtua.

Baca Juga
  • 01
    Cerpen
    Surat Yasin Terakhir
    03 Mei 2025
  • ba05096e-32d4-4492-a521-af13db754ad9
    Esai
    Perempuan Desa, Bahasa Dunia: Cerita IELTS 7,5 dan Disertasi yang Hampir Usai
    04 Mei 2026

Nah, impian dan kondisi itu mendorongku untuk mencari jalan keluar. Jalan yang aku pilih adalah mencari pekerjaan. Aku memutuskan untuk bekerja ke luar negeri.  Aku memilih Hongkong sebagai negeri tujuanku pada tahun 2022 lalu. Aku bekerja di Hongkong. Alhamdulillah, selama di Hongkong aku bisa mengumpulkan uang dan bisa membangun rumah di tempat kelahiranku. Aku tidak bisa bayangkan, setelah satu setengah tahun bekerja di Hongkong, impianku memiliki rumah sendiri dapat terwujud.

Setelah rumah selesai, aku pulang ke tanah air. Namun baru seminggu di kampung halaman, aku lalu tertarik kembali untuk bekerja ke luar negeri. Aku tidak kembali ke Hongkong, tapi aku mencoba bekerja ke Taiwan.  Tujuan ke Taiwan, tentulah sama,.@untuk mencari uang lagi agar bisa melanjutkan proses pembuatan rumah lagi, rumah yang  baru saja berdiri.

Baca Juga
  • 01
    #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif
    Ketemu Orang-Orang yang Istimewa
    23 Jul 2025
  • Mengubah Nasib Ke Luar Negeri - eeb64030 84b4 497e 8194 f5e75bf5d1fc | #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif | Potret Online
    Aceh
    Mengenang 20 Tahun Tsunami Aceh
    19 Des 2024

Ada kebutuhan  biaya untuk merapikan rumah itu. Semua tahu bahwa untuk finishing rumah butuh biyaya yang sangat banyak.  Apa lagi dari segala material. Semua itu mahal. 

Nah ahirnya aku memutuskan pergi ke luar negri lagi waloupn rasanya berat baru ketemu anak,  sudah berpisah lagi, juga degan keluarga. Ya  mau bagaimana lagi, karena kita butuh uang untuk melanjutkan proses rumah.

Jalan yang terbaik adalah aku meninggalkan keluarga lagi dan pergi ke Taiwan.  Aku tetap semangat demi   keluargaku. Tanpa disadari sekarang aku sudah bekerja di Taiwan selama satu tahun.

Selama satu tahun bekerja dan tinggal di Taiwan, ada banyak hal menarik yah yang aku simak. Pertama, Taiwan adalah salah satu negara yang indah dan lingkungannya juga ramai dan orang-orangnya juga ramah. Selain itu, negaranya juga bersih dan menyenangkan (clean and confortable). Hebatnya lagi, pemerintahnya juga sangat peduli terhadap rakyat dan pelayanan umum yang begitu mudah dan cepat, misalnya penanganan di ruman sakit (hospital)  juga sangat fast respon dan sungguh luar biasa.

Hal menarik lainnya denga. pihak berwajib (police), dia juga memberikan fast respon ketika  kita butuh bantuan sesuatu pada mereka:  mereka  siap membantu satu sama lain, tidak peduli siapa kita dan dari mana kita. Mereka tidak peduli, tetapi mau membantu. Mungkin masih banyak lagi yang tak bisa kuuraikan dalam tulisan ini.

Semoga saja saya masih bisa terus bekerja di Taiwan.

Previous Post

NEGARA Rp10.000: Ketika Seorang Anak SD Mati, dan Republik Tetap Pidato

Next Post

Mengulik Alat Sadap Canggih KPK yang Membuat Banyak Pejabat Kena OTT

Next Post
Mengubah Nasib Ke Luar Negeri - ac5b924c 349f 4eac b0d6 afa7c4b5e473 | #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif | Potret Online

Mengulik Alat Sadap Canggih KPK yang Membuat Banyak Pejabat Kena OTT

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah