• Latest
Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan

Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan

Februari 8, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
IMG_0532

Minimarket Koperasi Desa, Bukan Minimarket Biasa

Maret 29, 2026

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan

Redaksi by Redaksi
Februari 8, 2026
in Artikel, Opini, Peradaban
Reading Time: 3 mins read
0
Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Aprinus Salam

Awal tahun 2025, para penyelenggara kekuasaan sempat kebakaran jenggot ketika Indonesia dinilai mahasiswa sebagai Indonesia gelap. Bahkan seorang pejabat tinggi menanggapi, “Mana Indonesia yang gelap itu? Hidupmu saja (maksudnya ditujukan kepada mahasiswa) yang gelap.”

Baca Juga

IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026

Waktu itu secara spontan saya membatin, memang, bukan saja mahasiswa yang hidupnya gelap. Sangat banyak manusia hidup dalam kegelapan. Sangat banyak kejadian di dunia ini yang tidak diketahui karena berjalan dalam kegelapan atau tersembunyi atau dirahasiakan. 

Terbongkarnya dokumen Epstein menyegarkan pemahaman bahwa sebenarnya dunia gelap telah beroperasi lama dan bergerak secara sistematis di berbagai belahan dunia. Tentu, Esptein tidak berjalan dan bergerak sendirian.

Tentu, Epstein bukan pioner dalam melakukan berbagai aktivitas atau pun berbagai keputusan politik, ekonomi dan berbagai keputusan lainnya yang perlu dan harus disembunyikan, dirahasiakan, dan dipendam. Kenapa harus digelapkan, karena aktivitas dan berbagai keputusan tindakan tersebut tentulah sesuatu yang tidak benar, haram, manipulatif, dan memalukan. 

Soal terminologi gelap, di Eropa ada zaman kegelapan yang dimulai dari awal abad ke-5 dan berjalan selama lebih-kurang 1000 tahun, yakni hingga abad ke-15. Situasi itu untuk menggambarkan bagaimana Eropa berjalan tiarap dan sembunyi-sembunyi karena merasa kalah berhadapan dengan peradaban Islam. 

Tapi, tentu hal gelap sudah berlangsung sejak ada kehidupan manusia. Tidak semua aktivitas dan keputusan kehidupan itu boleh diketahui manusia lain. Apalagi jika aktivitas dan keputusan tindakan tersebut sesuatu yang berniat jahat, memalukan, tidak pantas, dan sebagainya. 

Penting dan perlunya kasus dokumen Epstein dibongkar paling tidak mencambuk kembali kesadaran bahwa demikian banyak aktivitas dan keputusan tindakan, dalam berbagai level dan ruang kehidupan itu justru beroperasi terus dan berjalan berdampingan dalam kehidupan yang terbuka/terang. 

Berdasarkan itu, kita bisa membayangkan bahwa masih ada Epstein-Epstein lain yang telah dan tengah berlangsung dalam berbagai teknik dan terobosan kegelapan. Semakin canggih teknik dan ilmu menyelubungi kegelapan tersebut, semakin kita tidak mengetahuinya. 

Operasi kegelapan itu butuh modal besar. Karena perlu punya kemampuan dan cara yang canggih untuk menutup semua saluran yang berpeluang bocor. Epstein memiliki itu semua. Para orang kaya, penguasa, dan pengusaha besar memiliki modal yang lengkap untukberoperasi dalam kegelapan. 

Jadi, tidak perlu tersinggung jika dikatakan dan dinilai Indonesia hidup dalam kegelapan. Banyak keputusan politik, ekonomi, sosial dan sebagainya, berhimpit dan tumpang tindih secara kacau dengan kepentingan pribadi, kepentingan partai, kepentingan golongan; bukan kepentingan rakyat.

Sebagai akibat banyak keputusan gelap tersebut, kita tahu Indonesia gagal hidup dalam dunia yang terang, hidup dalam transparansi, hidup tidak dalam kasak-kusuk kecemasan dan ghibah-ghibah. Hidup dalam ketakutan terhadap kegelapan.

Persoalannya, apakah semua aktivitas dan keputusan tindakan harus terbuka. Kalau itu menyangkut nasib bangsa dan negara harus transparan dan terbuka secara publik. Bahkan negara harus membuka secara terang-benderang bagaimana operasi-operasi gelap global ikut berpengaruh dan menentukan arah kegelapan di Indonesia.

Kita tahu, pemerintah juga terstrukturasi oleh berbagai kepentingan kegelapan global tersebut. Paling tidak, itu juga cara pemerintah untuk menginformasikan kesulitan dan keterbatasan kekuasaan internal bernegara dalam menghadapi kekuasaan kegelapan dunia.

Tentu, rakyat tetap maklum terkait rahasia-rahasia tertentu yang secara spesifik berurusan dengan perlindungan dan strategi keamanan negara. Atau bagaimana polisi harus punya rahasia bekerja untuk mengatasi kejahatan. Rahasia tersebut perlu disembunyikan, dipendam, sebagai strategi. Itu bukan kegelapan.

Rahasia tersebut menjadi gelap bila secara internal ada motif-motif, kasak-kusuk, manipulasi-manipulasi untukkepentingan, keuntungan sepihak, dan merugikan pihak lain. Jadi, dalam dunia yang harus dirahasiakan, disembunyikan, tetap tidak boleh atau motif kepentingan dan keuntungan sepihak. Kenyataannya, kegelapan seperti itulah yang menyelubungi kehidupan dunia.

Aprinus Salam, Guru Besar FIB UGM 

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 301x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 231x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 218x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 178x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541
#Cerpen

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818
Esai

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
Next Post
Antara Reward dan Integritas yang Tidak Linier

Antara Reward dan Integritas yang Tidak Linier

HABA Mangat

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com