POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan

RedaksiOleh Redaksi
February 8, 2026
Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Aprinus Salam

Awal tahun 2025, para penyelenggara kekuasaan sempat kebakaran jenggot ketika Indonesia dinilai mahasiswa sebagai Indonesia gelap. Bahkan seorang pejabat tinggi menanggapi, “Mana Indonesia yang gelap itu? Hidupmu saja (maksudnya ditujukan kepada mahasiswa) yang gelap.”

Waktu itu secara spontan saya membatin, memang, bukan saja mahasiswa yang hidupnya gelap. Sangat banyak manusia hidup dalam kegelapan. Sangat banyak kejadian di dunia ini yang tidak diketahui karena berjalan dalam kegelapan atau tersembunyi atau dirahasiakan. 

Terbongkarnya dokumen Epstein menyegarkan pemahaman bahwa sebenarnya dunia gelap telah beroperasi lama dan bergerak secara sistematis di berbagai belahan dunia. Tentu, Esptein tidak berjalan dan bergerak sendirian.

Tentu, Epstein bukan pioner dalam melakukan berbagai aktivitas atau pun berbagai keputusan politik, ekonomi dan berbagai keputusan lainnya yang perlu dan harus disembunyikan, dirahasiakan, dan dipendam. Kenapa harus digelapkan, karena aktivitas dan berbagai keputusan tindakan tersebut tentulah sesuatu yang tidak benar, haram, manipulatif, dan memalukan. 

Soal terminologi gelap, di Eropa ada zaman kegelapan yang dimulai dari awal abad ke-5 dan berjalan selama lebih-kurang 1000 tahun, yakni hingga abad ke-15. Situasi itu untuk menggambarkan bagaimana Eropa berjalan tiarap dan sembunyi-sembunyi karena merasa kalah berhadapan dengan peradaban Islam. 

Tapi, tentu hal gelap sudah berlangsung sejak ada kehidupan manusia. Tidak semua aktivitas dan keputusan kehidupan itu boleh diketahui manusia lain. Apalagi jika aktivitas dan keputusan tindakan tersebut sesuatu yang berniat jahat, memalukan, tidak pantas, dan sebagainya. 

Penting dan perlunya kasus dokumen Epstein dibongkar paling tidak mencambuk kembali kesadaran bahwa demikian banyak aktivitas dan keputusan tindakan, dalam berbagai level dan ruang kehidupan itu justru beroperasi terus dan berjalan berdampingan dalam kehidupan yang terbuka/terang. 

📚 Artikel Terkait

Etika Menyikapi Khilafiyah Dalam Islam

Pelajaran Hidup Dari Bidak Catur

Merancang Masa Depan Pendidikan Anak

SURAUKU

Berdasarkan itu, kita bisa membayangkan bahwa masih ada Epstein-Epstein lain yang telah dan tengah berlangsung dalam berbagai teknik dan terobosan kegelapan. Semakin canggih teknik dan ilmu menyelubungi kegelapan tersebut, semakin kita tidak mengetahuinya. 

Operasi kegelapan itu butuh modal besar. Karena perlu punya kemampuan dan cara yang canggih untuk menutup semua saluran yang berpeluang bocor. Epstein memiliki itu semua. Para orang kaya, penguasa, dan pengusaha besar memiliki modal yang lengkap untukberoperasi dalam kegelapan. 

Jadi, tidak perlu tersinggung jika dikatakan dan dinilai Indonesia hidup dalam kegelapan. Banyak keputusan politik, ekonomi, sosial dan sebagainya, berhimpit dan tumpang tindih secara kacau dengan kepentingan pribadi, kepentingan partai, kepentingan golongan; bukan kepentingan rakyat.

Sebagai akibat banyak keputusan gelap tersebut, kita tahu Indonesia gagal hidup dalam dunia yang terang, hidup dalam transparansi, hidup tidak dalam kasak-kusuk kecemasan dan ghibah-ghibah. Hidup dalam ketakutan terhadap kegelapan.

Persoalannya, apakah semua aktivitas dan keputusan tindakan harus terbuka. Kalau itu menyangkut nasib bangsa dan negara harus transparan dan terbuka secara publik. Bahkan negara harus membuka secara terang-benderang bagaimana operasi-operasi gelap global ikut berpengaruh dan menentukan arah kegelapan di Indonesia.

Kita tahu, pemerintah juga terstrukturasi oleh berbagai kepentingan kegelapan global tersebut. Paling tidak, itu juga cara pemerintah untuk menginformasikan kesulitan dan keterbatasan kekuasaan internal bernegara dalam menghadapi kekuasaan kegelapan dunia.

Tentu, rakyat tetap maklum terkait rahasia-rahasia tertentu yang secara spesifik berurusan dengan perlindungan dan strategi keamanan negara. Atau bagaimana polisi harus punya rahasia bekerja untuk mengatasi kejahatan. Rahasia tersebut perlu disembunyikan, dipendam, sebagai strategi. Itu bukan kegelapan.

Rahasia tersebut menjadi gelap bila secara internal ada motif-motif, kasak-kusuk, manipulasi-manipulasi untukkepentingan, keuntungan sepihak, dan merugikan pihak lain. Jadi, dalam dunia yang harus dirahasiakan, disembunyikan, tetap tidak boleh atau motif kepentingan dan keuntungan sepihak. Kenyataannya, kegelapan seperti itulah yang menyelubungi kehidupan dunia.

Aprinus Salam, Guru Besar FIB UGM 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 66x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 54x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 50x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026
#Pendidikan

Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026
POTRET Budaya

Perjalanan Suci Sang Mentari

Oleh Tabrani YunisFebruary 20, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
145
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
208
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Antara Reward dan Integritas yang Tidak Linier

Antara Reward dan Integritas yang Tidak Linier

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00