• Latest
Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh - 21cf0b34 b11b 4c3c ac5b 54062447668a | Banjir | Potret Online

Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh

Februari 8, 2026
IMG_0914

Demokrasi Sebagai Dunia: Pergulatan Makna dalam Ruang Digital

April 23, 2026
27f168e7-1260-4771-8478-62c43392780e

Pulo Aceh, William Toren dan Pendidikan Kami

April 23, 2026
IMG_0904

Cahaya di Balik Luka

April 23, 2026
35b66c8c-a220-4f11-8e9a-6fccf401ca7b

Arsitektur Linguistik: Menelusuri Ontologi Kata dan Logika Taqsim dalam Ilmu Nahwu.

April 23, 2026
Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh - 38a1ed71 84b6 44ab 9f7a a62e2a66e5e2 | Banjir | Potret Online

Perserikatan Bangsa-Bangsa Tanpa Kompas Arah di Tengah Gejolak Dunia Global

April 22, 2026
d1791700-9d77-4212-83e6-eb00db9a7ade

Dari Lumbung ke Etalase: Pergeseran Nalar Hidup Masyarakat Desa

April 22, 2026
2ba083ca-6b42-4301-9181-39025ceadd55

Hikayat Negeri Para Kuli dan Berhala Hijau

April 22, 2026
9155c5eb-ca3b-4638-879b-31953e632691

Antara Retorika dan Realitas: Pendidikan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

April 22, 2026
Kamis, April 23, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh

Redaksi by Redaksi
Februari 8, 2026
in Banjir, Banjir bandang, Bantuan, Beutong Ateuh, Catatan Perjalanan, Nagan Raya
Reading Time: 3 mins read
0
Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh - 21cf0b34 b11b 4c3c ac5b 54062447668a | Banjir | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh NA Ria Ison

Usai acara penyerahan bantuan, kami bersiap-siap untuk kembali ke Banda Aceh dengan Hi Ace, yang kami sebut sebagai Tim Hi Ace.Langit terlihat mendung dan hujan mulai turun. Dalam perjalanan pulang kami diguyur hujan rintik. Namun,  kami sempat mengambil foto dan video setelah melewati jembatan Bailey pertama di Krueng (sungai) Beutong. Kawasan Beutong Ateuh termasuk kawasan yang terdampak banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. 

Krueng (sungai) Beutong yang badannya bertambah sangat lebar, bahkan aliran sungai terbelah dua yang kini sudah dibangun jembatan bailey menghubungkan kawasan Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Tengah. Ya, Kami tidak hendak ke Aceh Tengah.

Baca Juga
  • Orangtuaku dan Keluargaku Tidur dan Menginap di Jalan yang Lembab
  • Tazkirah

Kala itu, mata kami tertuju pada sebuah masjid di pinggir jembatan hancur. Kondisinya menyedihkan, lempengan dinding masih menempel pinggir sungai, menyatu oleh jalinan besi dan kawat. Begitu dahsyatnya banjir yang melanda.

Tidak jauh dari jembatan bailey itu, sesuai dengan agenda rencana kami anggota tim mengunjungi Pesantren Baitul Mukarramah yang tetap utuh. Padahal kompleks Pesantren tradisional itu juga terhantam air bah. Sementara  bangunan dan rumah di sekitarnya, khususnya di tepi sungai,  hancur atau hilang terbawa air bah. 

Baca Juga
  • 🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH
  • Banjir dan Kerusakan Alam Aceh

Banyak yang menghubungkan Pesantren yang didirikan Tgk. Bantaqiah tetap utuh, sedangkan pada sekelilingnya bangunan dan rumah hancur, menunjukkan kharomah dari ulama karismatik yang syahid mengenaskan yang terjadi 27 tahun lalu.

Di dalam rumah, pengasuh pesantren yang dihuni Tgk. MAlikul Aziz putra keempat Tgk. Bantaqiah dan keluarga, kami anggota Tim berjumlah 7 orang yang dipimpin Ketua DMDI Tgk. Aidi Kamal, Sekretaris Tgk. Basri Abubakar, Bendahara Ibu Cut Wardani, serta Radian, NA Riya Ison (potografer), Indriani dan Herlinawati menyerahkan bantuan serupa sebagaimana dibagikan pada warga di tempat sebelumnya. 

Baca Juga
  • Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional
  • SEMALAM KE SINGAPURA

Tgk. Malikul Aziz menerima bantuan tersebut dengan rasa syukur dan terima kasih. Ia juga membagikan kisah tragedi yang menimpa ayahnya, Tgk. Bantaqiah, dan perjuangannya dalam mengembangkan pendidikan dan keagamaan di Aceh semasa hidupnya.

Sore itu saya juga menyerahkan amanah dari Hartono sahabat saya, saat SMA di Bandar Lampung,  berupa Al Quran dan Iqra. Dokumentasi saat penyerahan titipan wakif langsung  saya kirimkan melalui Watshapp pada Hartono, H. Syahrudin, dan Bisri di Kabupaten Tanggamus, Lampung. 

Tentu saja wakif merasakan aura bahagia, sebab amanah diterima oleh keluarga Tgk. Bantaqiah yang banyak didoakan kebaikan oleh jutaan umat muslim, tidak saja di tanah air,  tetapi di banyak negara.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dilanjutkan dengan jamuan makan siang oleh Pimpinan Ponpes. Sebenarnya tim sudah menolak karena baru menyantap makan siang sebelumnya. Tetapi keramahan dan juga jamuan sebagai “Peumulia Jamee” sulit ditolak.

Sebelum pamit pulang, tim sempat ziarah dan do’a di Komplek Makam Tgk. Bantaqiah, ditemani Tgk. Muhid asal Lhokseumawe. Tgk. Muhid dengan lembut meminta pada Tim untuk melapisi pakaian kami dengan sarung yang tersedia di sana. 

Tepat pukul 17.30 WIB, rombongan berpamitan, menandai akhir dari kunjungan yang sangat berkesan ke Beutong Ateuh.

Setelah melaksanakan aksi pedulinya di awal Februari 2026 ini, perjalanan Tim sempat terhambat. Sebab saat akan mengisi BBM jenis biosolar di semua tempat di Meulaboh dan Aceh Barat dinyatakan kosong oleh petugas SPBU. 

Setiba di Lamno, kami kembali mampir ke warung mie Guritno di Lamno, Aceh Jaya yang dikenal maknyus.  Kami menikmati sajian mie Aceh dengan penuh nikmat dan rasa syukur. Setelah perut terisi dengan mie dan penat di badan hilang, kami pun kembali berangkat ke destinasi, Banda Aceh. 

Alhamdulillah, tepat pukul 03.15 Wib Hiace memasuki kawasan Ajuen. Anggota Tim perdana sebagai penumpang yang diturunkan adalah Indriani di Garot, Aceh Besar. Lalu dilanjutkan dengan yang lainnya di kota Banda Aceh.

Perjalanan ini memang melelahkan, namun rasa lelah tersebut  tertutupi oleh  rasa puas ,karena sudah menyampaikan amanah aksi peduli pada korban bencana Hidrometeorologi di Nagan Raya. Jadi, tidak salah bila ini adalah perjalanan berkesan, penuh kenangan dan kebersamaan.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh - a893eb10 02bd 479f 86a5 05a69c460b16 | Banjir | Potret Online

Sesosok Ayah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com