POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Gaza

Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si by Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Januari 31, 2026
in #Gaza, Amerika, Indonesia, Internasional, Israel, Palestina, Politik
0
Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - IMG_7566 | #Gaza | Potret Online

Oleh Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh,


Dosen Antropologi Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh

Board of Peace (BoP), yang dalam praktiknya identik dengan Abraham Accords, bukanlah forum perdamaian, melainkan instrumen politik untuk menormalisasi penjajahan Israel atas Palestina. Klaim “perdamaian” yang dibawa oleh Donald Trump hanyalah topeng untuk melanggengkan dominasi Israel dan menghapus sejarah perjuangan rakyat Palestina.

Baca Juga
  • Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - 2025 06 25 18 24 39 | #Gaza | Potret Online
    # Kebijakan Trump
    Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump
    25 Jun 2025
  • 02
    Artikel
    Mengapa Demo Besar Rakyat Itali Menuntut Pengakuan Palestina Merdeka
    26 Sep 2025

BoP adalah proyek kolonialisme modern yang berbahaya, karena berusaha mengubah wajah penjajahan menjadi seolah-olah sebuah konsensus internasional.


Indonesia, dengan keterlibatannya, telah mengkhianati konstitusi yang jelas menolak segala bentuk penjajahan. Lebih dari itu, Indonesia berusaha menghapus sejarah bahwa Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia ketika banyak negara lain menolak. Pengkhianatan ini bukan hanya diplomatik, tetapi juga moral dan historis.

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Majalah Anak Cerdas
    05 Sep 2018
  • Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - C2A661CA C57C 452B 9694 07488056644C | #Gaza | Potret Online
    Artikel
    Mengulik Proses dan Protes Jalannya Legislasi di Parlemen
    10 Des 2022


Jonathan Tonge dalam Comparative Peace Processes menegaskan bahwa banyak proses perdamaian di dunia gagal karena tidak menyentuh akar konflik. Ia menulis: “Peace processes that ignore the fundamental grievances of the oppressed are doomed to fail; they become mechanisms of control rather than liberation” (Tonge, 2014: 88). Kutipan ini menunjukkan bahwa BoP hanyalah mekanisme kontrol, bukan solusi.


Oren Barak dalam artikelnya tentang kegagalan proses perdamaian Israel–Palestina juga menegaskan hal yang sama. Ia menulis: “The Oslo process institutionalized Palestinian weakness and failed to address the asymmetry of power, thereby ensuring its collapse” (Barak, 2005: 721). BoP adalah kelanjutan dari kegagalan Oslo, sebuah forum yang hanya memperkuat kelemahan Palestina dan mengabadikan dominasi Israel.

Baca Juga
  • Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - e1e47971 c712 4dd7 848d 26c712b16a6d | #Gaza | Potret Online
    Artikel
    METODE ATAU SISTEM YANG PERLU DI KAJI ULANG?
    17 Des 2024
  • Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - e79b9c65 e172 47c9 93d7 cc7abb7a175a | #Gaza | Potret Online
    #Perang Dagang
    Perang Iran -Israel dan Rapuhnya Pasar Minyak Global
    25 Mar 2026


Majelis Mujahidin Indonesia dengan tegas menolak BoP, menyebutnya sebagai alat penjajahan yang berbahaya. Sikap ini sejalan dengan analisis akademik yang menilai bahwa perdamaian semu semacam ini hanyalah cara lain untuk memperpanjang penderitaan Palestina. BoP bukanlah wadah perdamaian, melainkan legitimasi penjajahan.


Kesimpulannya, Board of Peace adalah proyek kolonialisme yang berbahaya. Indonesia, dengan keterlibatannya, telah mengkhianati konstitusi dan sejarah solidaritas dengan Palestina. Sebagaimana ditegaskan oleh Tonge dan Barak, perdamaian yang mengabaikan keadilan hanyalah mekanisme kontrol. BoP adalah perdamaian semu yang memperpanjang penderitaan Palestina dan menormalisasi penjajahan.

Bibliografi
Barak, Oren. “The failure of the Israeli–Palestinian peace process, 1993–2000.” Journal of Peace Research 42.6 (2005): 719-736.
Tonge, Jonathan. Comparative peace processes. John Wiley & Sons, 2014.
Said, Edward W. Peace and its discontents: Essays on Palestine in the Middle East peace process. Vintage, 2012.
Slater, Jerome. “What went wrong? The collapse of the Israeli-Palestinian peace process.” Political Science Quarterly 116.2 (2001): 171-199.
Mac Ginty, Roger. “No war, no peace: Why so many peace processes fail to deliver peace.” International Politics 47.2 (2010): 145-162.

Previous Post

Menjaga Matahari Iman dalam Arus Zaman: Pendidikan, Peradaban Islam, dan Nafas Aceh

Next Post

Malam Minggu Tahlilan, Apakah Doa Sampai pada Almarhum?

Next Post
Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia - c804f063 406c 4b81 adef 46ab28f5c6bd | #Gaza | Potret Online

Malam Minggu Tahlilan, Apakah Doa Sampai pada Almarhum?

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah