POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Banjir Biasa yang Luar Biasa

Redaksi by Redaksi
Desember 16, 2025
in Aceh, Banjir, Banjir bandang, Bencana, Essay, Kebencanaan, Mitigasi bencana, Pidie Jaya
0
Banjir Biasa yang Luar Biasa - bdc3b917 6449 4e92 a955 ae998a8a6c07 1 | Aceh | Potret Online

Oleh Ansariah, S.Pd

Sebelum hari Selasa tanggal 25 – 11 -2025, kami dewan guru mempersiapkan semua kegiatan untuk memperingati hari guru nasional tahun 2025. Semua kegiatan akan tampil, baik dari siswa maupun dari guru sendiri. Rencana tahun ini akan membuat acara hari guru nasional semeriah meriahnya, tapi tiga hari sebelum tanggal 25, hujan deras tak berhenti -henti. Akhirnya sampai di tanggal 25, hujan deras pun tak berhenti. 

Kami tidak bisa membuat kegiatan apapun. Hanya membuat ala kadarnya  di ruang kelas dan memutuskan lanjut di hari selanjutnya yaitu hari Rabu, 26 November 2025. Kami akan membuat acara dengan semeriahnya.

Baca Juga
  • Banjir Biasa yang Luar Biasa - 6bdcc861 4f07 4778 97e7 1922da609e65 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Krisis Identitas Generasi Muda Aceh di Era Digital
    11 Des 2024
  • Banjir Biasa yang Luar Biasa - d0c5499e 7dfa 4920 bcde 3dfbad94b44f | Aceh | Potret Online
    Aceh
    JUAL BELI BERTEMPO DI ACEH: ANTARA KEARIFAN LOKAL DAN KEPATUHAN SYARIAH
    16 Des 2024

Malamnya tidur nyenyak tak kebawa perasaan bahwa ke sekolah banjir, walaupun hujan deras tak berhenti 24 jam. Ternyata, eh ternyata diluar dugaan, tidak ada yang memberi kabar dan tidak ada perasaan yang mencurigakan. Rasanya perasaan tenang, karena tidak sabar ingin menampilkan berbagai kegiatan di sekolah. Rupanya pas subuh aku memegang handphone, untuk melirik informasi terkini. 

Tak sengaja aku melihat status teman yang rumahnya sudah kena banjir, tak jauh dari sekolahku.  Akhirnya aku menelpon bendahara sekolah. Bendahara sekolah tidak tahu kabar sekolah. Masih dikira baik – baik saja. 

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Mendapat Emas di Musim PILKADA 2024
    26 Nov 2024
  • 02
    Aceh
    LINDUNGI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI ACEH
    19 Mar 2018

Perasaan tak enak dan tak sabar ingin tahu bagaimana keadaan sekolah, aku telepon penjaga sekolah, tapi tak diangkat. Aku telepon lagi sampai 10 kali. Akhirnya diangkat dan aku langsung bertanya apakah sekolah kita banjir? Perasaan tak enakku terjawab. Ya, sekolah kita banjir.

Aku bergegas dengan memakai mantel, lansung menuju sekolah. Walaupun rumahku dengan sekolah jauh. Sepanjang jalan aku merasa sedih menahan air mata supaya jangan jatuh. Dengan mengucapakan doa, agar diampuni dosaku ya Allah. Aku bertanya lagi apa salahku. Juga dalam pikiranku  masih ada kegiatan yang belum selesai dikerjakan  dan juga masih ada barang barang penting belum  diamankan.

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Warung Kopi di Aceh, Seperti Kampus?
    10 Jan 2019
  • 02
    Aceh
    Panglima Tibang Vs Habib Abdurahman
    25 Apr 2021

Tepat di depan kantor POS, air sudah naik sampai batas lutut. Di situ,  aku mutar mutar karena aku tak berani melewati arus air yang sangat deras, tidak bisa lewat untuk melihat keadaan sekolah. Tak lama kemudian, aku berjumpa dengan temanku. Aku bertanya bagaimana ini?  Katanya kita lihat orang dulu bagaimana cara lewatnya. 

Aku minta bantuan supaya aku bisa lewat dari jalan yang naik air selutut, kemudian aku sampai ke sekolah. Aku lihat ada ibu kepsek dan OPS di sekolah. Aku langsung menuju halaman sekolah, walaupun air sudah sampai di pinggang. Aku memberanikan diri untuk masuk, walaupun arus air deras sekali. Aku buka ruang guru masih ada barang di bawah. Ruang UKS,ruang OPS juga masih ada barang di bawah. Semuanya kena banjir. 

Tak tahu lagi harus bilang apa. Kemudian,  hari kamis tanggal 27 Desember 2025 naik lagi airnya. Lebih tinggi lagi dari hari Rabu dengan hujan tak berhenti henti. Padahal kalau dilihat  pengalaman dari tahun ke tahun, SDN 3 Bandar Baru selalu banjir di setiap akhir  tahun, tapi banjir tahun ini yang paling parah. Air mencapai dada. 

Masih tidak percaya bahwa tahun ini akan banjir, sampai sekarang masih mengingat dan merasa sedih yang paling dalam,mengingat kejadian sebelumya  diabaikan. Aku percaya kalau Allah sudah menghendaki tidak ada yang tidak mungkin.

Ansariah,S.Pd, Guru SDN 3 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh

Previous Post

Mengenal Tokoh Inspiratif Muklis Puna: Guru Pelestari Sastra, Cahaya Literasi

Next Post

Ketika Negara Menyangkal Bencana

Next Post
Banjir Biasa yang Luar Biasa - a514724f d484 435e b8be 26983f2c8a11 | Aceh | Potret Online

Ketika Negara Menyangkal Bencana

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah