• Latest
Banjir Biasa yang Luar Biasa - bdc3b917 6449 4e92 a955 ae998a8a6c07 1 | Aceh | Potret Online

Banjir Biasa yang Luar Biasa

Desember 16, 2025
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b

Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai

April 19, 2026
ad86b955-a8e6-412e-b371-a15c846736db

Sedih Sekali, Ibu Guru Diacungi Jari Tengah oleh Siswanya Sendiri

April 19, 2026
IMG_0835

Menurunnya Religiusitas Pada Remaja Muslim

April 18, 2026
IMG_0831

Hutan Bukan Sekadar Istilah

April 18, 2026
33797609-7ef3-4b0d-b699-3cbf2d8610b2

Sastra FLS3N Jawa Timur Dalam Kegelisahan Tanda Tanya Besar

April 18, 2026
Minggu, April 19, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Banjir Biasa yang Luar Biasa

Redaksi by Redaksi
Desember 16, 2025
in Aceh, Banjir, Banjir bandang, Bencana, Essay, Kebencanaan, Mitigasi bencana, Pidie Jaya
Reading Time: 3 mins read
0
Banjir Biasa yang Luar Biasa - bdc3b917 6449 4e92 a955 ae998a8a6c07 1 | Aceh | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Ansariah, S.Pd

Sebelum hari Selasa tanggal 25 – 11 -2025, kami dewan guru mempersiapkan semua kegiatan untuk memperingati hari guru nasional tahun 2025. Semua kegiatan akan tampil, baik dari siswa maupun dari guru sendiri. Rencana tahun ini akan membuat acara hari guru nasional semeriah meriahnya, tapi tiga hari sebelum tanggal 25, hujan deras tak berhenti -henti. Akhirnya sampai di tanggal 25, hujan deras pun tak berhenti. 

Kami tidak bisa membuat kegiatan apapun. Hanya membuat ala kadarnya  di ruang kelas dan memutuskan lanjut di hari selanjutnya yaitu hari Rabu, 26 November 2025. Kami akan membuat acara dengan semeriahnya.

Malamnya tidur nyenyak tak kebawa perasaan bahwa ke sekolah banjir, walaupun hujan deras tak berhenti 24 jam. Ternyata, eh ternyata diluar dugaan, tidak ada yang memberi kabar dan tidak ada perasaan yang mencurigakan. Rasanya perasaan tenang, karena tidak sabar ingin menampilkan berbagai kegiatan di sekolah. Rupanya pas subuh aku memegang handphone, untuk melirik informasi terkini. 

Tak sengaja aku melihat status teman yang rumahnya sudah kena banjir, tak jauh dari sekolahku.  Akhirnya aku menelpon bendahara sekolah. Bendahara sekolah tidak tahu kabar sekolah. Masih dikira baik – baik saja. 

Perasaan tak enak dan tak sabar ingin tahu bagaimana keadaan sekolah, aku telepon penjaga sekolah, tapi tak diangkat. Aku telepon lagi sampai 10 kali. Akhirnya diangkat dan aku langsung bertanya apakah sekolah kita banjir? Perasaan tak enakku terjawab. Ya, sekolah kita banjir.

Aku bergegas dengan memakai mantel, lansung menuju sekolah. Walaupun rumahku dengan sekolah jauh. Sepanjang jalan aku merasa sedih menahan air mata supaya jangan jatuh. Dengan mengucapakan doa, agar diampuni dosaku ya Allah. Aku bertanya lagi apa salahku. Juga dalam pikiranku  masih ada kegiatan yang belum selesai dikerjakan  dan juga masih ada barang barang penting belum  diamankan.

Tepat di depan kantor POS, air sudah naik sampai batas lutut. Di situ,  aku mutar mutar karena aku tak berani melewati arus air yang sangat deras, tidak bisa lewat untuk melihat keadaan sekolah. Tak lama kemudian, aku berjumpa dengan temanku. Aku bertanya bagaimana ini?  Katanya kita lihat orang dulu bagaimana cara lewatnya. 

Aku minta bantuan supaya aku bisa lewat dari jalan yang naik air selutut, kemudian aku sampai ke sekolah. Aku lihat ada ibu kepsek dan OPS di sekolah. Aku langsung menuju halaman sekolah, walaupun air sudah sampai di pinggang. Aku memberanikan diri untuk masuk, walaupun arus air deras sekali. Aku buka ruang guru masih ada barang di bawah. Ruang UKS,ruang OPS juga masih ada barang di bawah. Semuanya kena banjir. 

Tak tahu lagi harus bilang apa. Kemudian,  hari kamis tanggal 27 Desember 2025 naik lagi airnya. Lebih tinggi lagi dari hari Rabu dengan hujan tak berhenti henti. Padahal kalau dilihat  pengalaman dari tahun ke tahun, SDN 3 Bandar Baru selalu banjir di setiap akhir  tahun, tapi banjir tahun ini yang paling parah. Air mencapai dada. 

Masih tidak percaya bahwa tahun ini akan banjir, sampai sekarang masih mengingat dan merasa sedih yang paling dalam,mengingat kejadian sebelumya  diabaikan. Aku percaya kalau Allah sudah menghendaki tidak ada yang tidak mungkin.

Ansariah,S.Pd, Guru SDN 3 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Banjir Biasa yang Luar Biasa - a514724f d484 435e b8be 26983f2c8a11 | Aceh | Potret Online

Ketika Negara Menyangkal Bencana

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com