Kamis, April 23, 2026

Hukum yang Tak Terucap

November 2025
Oleh: Redaksi


Oleh Mustiar Ar

Dulu ia membunuh tanpa rasa,
menyebut luka orang lain itu biasa.

Kini giliran itu tiba,
jeritnya minta keadilan segera.

Langit diam,
bumi tahu,
siapa yang pernah menindas dahulu.

Ia lupa bercermin.

Dan waktu
hanya mengembalikan
apa yang pernah diberi.

07.11.2025


Biografi Penulis

Mustiar AR, seorang penyandang disabilitas sekaligus penggiat seni dari Meulaboh, Aceh Barat.
Ia bekerja sebagai tukang parkir, namun hidupnya penuh warna kata dan rasa.
Di sela riuh jalan dan aroma kopi sore hari, ia menulis puisi—tentang luka sosial, tentang manusia, dan tentang keteguhan yang diam-diam tumbuh dari kesunyian.

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist