POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Aku dan Seluruh Lukaku

RedaksiOleh Redaksi
August 11, 2025
Aku dan Seluruh Lukaku
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh :Raisya Nurmalasari Lubis
Siswa SMA NEGERI 2 PEUSANGAN, Bireun, Aceh

Kebanyakan orang, khususnya anak perempuan, menjadikan sosok ayah mereka sebagai ‘Cinta Pertama’. Namun tidak untukku. Bagiku, ayah tidak lebih dari seseorang yang menorehkan luka. Bagiku, sosok ayah adalah seseorang yang membuat ‘Patah Hati Pertama’.

Broken home, dua kata yang membuat banyak orang memandang rendah kepada seseorang yang mengalami hal tersebut. Apakah kita bisa memilih ingin dibesarkan di keluarga yang seperti apa? Jawabannya tidak!

Jika ditanya ingin dilahirkan dan dibesarkan dengan keluarga yang seperti apa, semua orang pasti akan menjawab “Ingin dilahirkan dan dibesarkan di dalam keluarga yang utuh dan harmonis”, begitu pun dengan aku. Namun Tuhan berkata lain, kedua orang tuaku bercerai ketika aku masih berumur lima tahun. Ketika aku sedang membutuhkan sosok papa yang dapat menjadi seorang panutan.

Kedua orang tuaku tidak berpisah secara baik-baik. Alasan keduanya berpisah adalah papaku mengonsumsi barang haram dan aku menyaksikan sendiri kejadian tersebut. Aku selalu melihat perselisihan antara mama dan papaku. Mamaku selalu melarang perbuatan yang papaku lakukan,tapi papaku selalu menolak nasehat yang mamaku berikan.

Usia lima tahun merupakan golden age dalam fase perkembangan seorang anak, di mana seorang anak akan selalu mengingat kejadian yang pernah dia lihat dan yang didengar. Baik itu kejadian baik, ataupun kejadian buruk.

Saat usiaku delapan tahun, aku mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari teman-temanku karena aku seorang anak broken home. Banyak kata-kata tidak pantas mereka lontarkan pada diriku.

‘Ayahnya begitu, apalagi anaknya’
‘Enggak usah ditemenin, anak broken home dia’
‘Anak broken home pasti enggak bener’

Dan banyak lagi kata-kata menyakitkan yang aku terima, yang masih terngiang jelas hingga saat ini.

📚 Artikel Terkait

Mimpi di Atas Kertas

Apa yang Dilakukan KH Zulfa Mustofa 16 Hari Menjadi Pj Ketua PBNU?

Jangan Biarkan Luka Ini Membusuk

Friend Karina and Dianda: Camping at the Backyard

Mungkin untuk fisik, aku baik-baik saja tetapi tidak dengan mentalku. Kalimat-kalimat yang dilontarkan itu membuatku menjadi sosok yang pendiam dan insecure.

Mungkin yang melakukan salah disini adalah orang tua, tetapi anaklah yang selalu terkena imbasnya dan itu akan berdampak besar pada kehidupannya.

Mengapa setiap perceraian orang tua, selalu anak yang kena imbasnya?

Setiap ingat kejadian itu, aku selalu menangis di dalam kamar sendirian. Mamaku tidak pernah mengetahui bahwa aku sering menangis setiap malam. Aku hanya tidak ingin membuat mamaku semakin sedih, maka itu aku hanya menangis jika malam sudah tiba.

Sebetulnya tidak ada anak yang ingin orang tuanya berpisah. Mereka pasti memiliki alasan tersendiri mengapa mereka akhirnya memutuskan untuk berpisah. Untuk apa mempertahankan hubungan yang tidak membuat kita bahagia, kan?

Walaupun aku hanya sedikit mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah, namun hidup harus terus berjalan kan?

Namun rasa takut itu tetap saja tak bisa dihindari. Terkadang aku khawatir, apakah pendampingku kelak akan seperti papaku yang mengonsumsi barang haram? Atau aku akan mendapatkan sosok laki-laki yang bisa membuat lukaku sembuh? Aku berharap mendapatkan sosok laki-laki yang kedua.

Mungkin hal itu yang selalu membuatku masih takut untuk melangkah maju hanya untuk sekedar dekat dengan laki-laki. Banyak orang bilang jika masih pacaran semua akan terasa sangat baik, bahkan terasa indah. Namun, tidak ketika kita sudah menikah. Kita akan hidup dengan laki-laki yang telah kita pilih untuk menemani sisa hidup kita. Maka dari itu kita harus benar-benar dalam memilih pasangan yang akan menemani hari tua kita.

Laki-laki yang pernah mengonsumsi barang haram tidak pantas mendapatkan kesempatan kedua, sama halnya seperti laki-laki yang pernah selingkuh atau kdrt. Sekali mereka melakukan ketiga hal tersebut, bukan tidak mungkin mereka akan melakukannya kembali.

Mamaku banyak berkorban demi menghidupi aku. Dia rela bekerja banting tulang agar aku bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Siapa sih yang tidak rela berjuang dan berkorban demi anaknya? Mungkin jawabannya adalah papaku! Dia sama sekali tidak pernah mengunjungiku. Jangankan untuk mengunjungi, untuk sekedar menanyakan kabarku pun tidak, bahkan papaku tidak pernah menafkahi aku dari aku kecil! Apakah laki-laki tersebut masih pantas disebut sebagai papa?

Namun kembali lagi jika nanti aku menikah, aku pasti harus mencarinya untuk menjadi wali dalam pernikahanku. Rasanya seperti apa sih jika kalian ada di posisiku? Tidak pernah mendidik, tidak pernah membiayai, tidak pernah ada ketika kita butuh, bahkan menanyakan kabar kita pun tidak. Tapi ketika kita menikah, orang yang telah membuat kita patah hati itu harus ada?

Terkadang terselip rasa iri kepada orang yang mempunyai keluarga yang lengkap dan harmonis. Namun, diriku hanya bisa menjadikan kisah ini cermin untuk keluargaku kelak. Semoga aku dipertemukan dengan laki-laki yang bisa sayang kepadaku dan bisa bersama selamanya sampai maut memisahkan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Lindungi dan Selamatkan Anak - Ulasan Artikel

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00