• Latest

Membaca Catatan Perjalanan Bisnis Founder Owner PT BALAD GRUP, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy: Membumi Di Vietnam

Juli 19, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Membaca Catatan Perjalanan Bisnis Founder Owner PT BALAD GRUP, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy: Membumi Di Vietnam

Anies Septivirawanby Anies Septivirawan
Juli 19, 2025
Reading Time: 3 mins read
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Anies Septivirawan


‎Putra daerah asal dusun Sokaan, desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia, sang founder owner PT BALAD (Bandar Laut Dunia) GRUP, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy yang kerap disapa Haji Lilur telah sukses mengepakkan sayap sejumlah bisnisnya dengan bendera PT BALAD GRUP beserta ratusan anak perusahaannya di mancanegara termasuk di negeri Vietnam.
‎
‎”Sudah 17 bulan saya menerobos jaringan mafia lobster Indonesia – Vietnam, akhirnya rencana berbudidaya Benih Bening Lobster di Vietnam tercapai.


‎Bandar Laut Dunia Grup – (BALAD GRUP) adalah mungkin satu-satunya Holding Company yang  anak perusahaannya bermitra dengan 4 Perusahaan Vietnam kemudian 4 JV – Joint Venture Kami bermitra dengan lebih dari 100.000 Nelayan Pembudidaya Benih Bening Lobster di 4 Provinsi di Vietnam Tengah, yakni provinsi Khan Hoa, provinsi Phu Yen, provinsi Binh Dhin dan provinsi Nhin Tuan,” ujar cucu dari Raja Champa itu kepada sejumlah awak media online, Sabtu pagi, (19/7/2025).
‎
‎Bagaimana 6 Joint venture lainnya?
‎
‎”Rasanya menjaga lisan agar terhindar dari cobaan itu lebih aman.
‎Khalifah Sayyidina Ali bin Abi Thalib bertutur, jaga lisan agar terhindar dari cobaan, karena sesungguhnya tutur kata yang tidak terjaga sering menghadirkan cobaan,” tambahnya.
‎
‎HANOI VIETNAM
‎
‎Ibu kota Vietnam adalah Hanoi.
‎Selama 17 bulan, cendekiawan muslim asal Situbondo itu mondar-mandir Jakarta – Hanoi dengan transit Ho Chi Mhin.
‎
‎Praktis Ho Chi Mhin dan kota besar Vietnam lainnya hanya menjadi transit dirinya dan TIM BALAD GRUP selama 17 bulan.
‎
‎HO CHI MHIN, VIETNAM
‎
‎Kini, sejak kemarin Jum’at 18 Juli 2025 urusan pemilik PT BALAD GRUP beserta rombongan di Hanoi sudah paripurna,
‎
‎”Sejak kemarin lusa saya berada di Ho Chi Mhin, bermalam di Sheraton Saigon, foto di atas adalah foto di Lantai 23 Sheraton Saigon, Saya berfikir sudah waktunya melebarkan gerakan usaha di Vietnam. Kebetulan, 4 Provinsi lokasi budidaya lobster di Vietnam adalah Bekas Pusat Utama Kerajaan Champa pada masanya.


‎Empat Provinsi tersebut dari Indonesia lebih dekat transit di Ho Chi Mhin lalu ke 4 Provinsi itu.


‎Saya merasa ada “PANGGILAN LELUHUR” untuk saya bertarung, bertahan lalu berbisnis di Usaha Budidaya Lobster ini.
‎Raja Agung Kerajaan Champa adalah Sri Jaya Singhavarman Abah dari Puteri Champa Candra Wulan.

Baca Juga

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan

Menggali Informasi dan Literatur Tokoh dan Perwira Asal Manggeng di Masa Lalu

Maret 7, 2026
Ketika Risiko Bisnis BUMN Dipidanakan

Ketika Risiko Bisnis BUMN Dipidanakan

Maret 7, 2026
Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum

INDISCHE PARTIJ

Maret 6, 2026


‎Makam Puteri Candra Wulan ada di sebelah Makam Suaminya Sayyid Ibrahim As-Samarqandiy di Desa Gesik Harjo Kecataman Palang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Indonesia.


‎Pasangan Sayyid Ibrahim As-Samarqandiy dan Puteri Candra Wulan berputera dua tokoh terkenal dalam sejarah dakwah Islam di tanah Jawa, yaitu Sayyid Ali Murtadho alias Sunan Gresik alias Ratu Pandito Wunut alias Raden Santri, yang makamnya di sebelah Alun-alun Gresik, serta sayyid Ali Rahmatullah sunan Ampel, adik Sayyid Ali Murtadho
‎Dari Jalur bapak, saya adalah Trah ke-13 dari Sayyid Ali Murtadho.


‎Dari Jalur Ibu, saya Trah ke-19 Sunan Ampel alias Sayyid Ali Rahmatullah.
‎Saya meyakinkan diri saya untuk terus bertarung, bertahan dan berusaha berbisnis Budidaya Lobster di 4 Provinsi bekas Pusat Utama Kekuasaan Kerajaaan Champa, Raja Agung Champa Sri Jaya Singhavarman adalah Eyang Saya, Saya Trah ke-15 dari Raja Agung Champa. Tujuh belas bulan Cicit Raja Champa menerobos dominasi mafia Lobster, pilihannya hanya Satu yakni MENANG.


‎Kini, dari samping kiri Patung Ho Chi Mhin di Distrik 1 Ho Chi Min Vietnam saya mulai meneguhkan tekad untuk kembali membumikan kebesaran Kerajaan Champa dari Sisi yang berbeda yaitu ekonomi.

Berbekal Pengusahaan Dagang Batubara dan Budidaya Lobster, saya meyakini bisa merambah banyak usaha di Vietnam dan menjadi salah satu Kekuatan Ekonomi Utama di Vietnam sebelum saya menjawab panggilan leluhur lainnya di China. China adalah negara asal Ibunda Sultan Fatah Raja Demak, Pangeran Kanduruhan Raja Sumenep Madura adalah Putera Raden Fatah. Dari Jalur Ibu, saya Trah ke-17 Pangeran Kanduruhan Raja Sumenep bin Sultan Fatah bin Prabu Brawijaya V.


‎Trah bagi saya bukanlah kebanggaan, tapi tantangan yang harus saya jawab dengan pencapaian. Pencapaian yang menunjukkan raihan prestasi saya lebih hebat dari Eyang saya, baik Para Sunan maupun Pars Raja Nusantara. Kini Aksi jorporasi saya sudah membumi di Vietnam, berproses cepat menuju Konglomerasi.


‎Bandar Laut Dunia Grup dan Bandar Indonesia Grup adalah dua induk Perusahaan Perikanan Budidaya dan Pertambangan yang memiliki Ratusan anak perusahaan yang sudah membumi di Vietnam dan berjalan dalam proses aksi korporasi membumi menuju Konglomerasi. Semua dilakukan dengan diawali BISMILLAH di bawah Naungan Semboyan DABATUKA:
‎Demi Allah !!!
‎Bumi Aku Taklukkan
‎Untuk Kemanusiaan,” pungkas Pangeran Krendo Panulahar yang juga sering disapa haji Lilur.
‎
‎Salam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
‎HRM. Khalilur R Ab. S
‎Founder Owner
‎B I G
‎BALAD Grup
‎

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Potret Ketangguhan Perempuan Desa dalam Membangun Ekonomi Lokal

Potret Ketangguhan Perempuan Desa dalam Membangun Ekonomi Lokal

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com