Bayangkanlah. Kompas.id kemudian memaparkan bahwa kemampuan literasi anak-anak sekolah di Indonesia berada dalam keadaan darurat. Di jenjang SD, baru 61.3 persen dari populasi siswa yang memiliki kompetensi di atas minimum dan SMP sekitar 59 persen. Angka kompetensi terendah juteru di jenjang SMA yang baru mencapai 49,26 persen atau turun dari tahun lalu yang sebesar 53,85 persen. Angka-angka yang menyesakan dada kita. baca selengkapnya: Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah










