• Latest
St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 1000714621_11zon | Duta Literasi | Potret Online

St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa

Juli 3, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

MembacaĀ Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya LiterasiĀ Ā di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

ā€ŽGhost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa

Redaksi by Redaksi
Juli 3, 2025
in Duta Literasi, Jawa Timur, Literasi, pegiat literasi, Satupena
Reading Time: 4 mins read
0
St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 1000714621_11zon | Duta Literasi | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh : Akaha Taufan Aminudin

Dalam lanskap sastra Jawa yang kaya, St. Sri Emyani berdiri sebagai sosok yang penuh energi, penuh makna, dan luar biasa produktif. Dari kancah media lokal hingga penghargaan bergengsi, jejak karyanya merentang luas.

Namun lebih dari itu, melalui puisi dan kegiatannya, dia mengajarkan kita sebuah hikmah sederhana namun mendalam: bahwa kata-kata adalah jembatan kehidupan dan perubahan. Dalam artikel ini, mari kita menelusuri perjalanan hidup, karya, dan semangat literasi beliau yang menginspirasi sekaligus menggugah.

KATA

oleh St.Sri Emyani

Dulu aku pernah
terombang ambing
ombang ambing
ombang ambing
ombak alun tzunami kehidupan
disapu ke bibir pantai
hingga mati suri
karena kata

Kini aku melambung
keangkasa biru
petik bathok bolu berisi madu
juga karena kata

Kataku
katamu
kata kita
kata siapa
kata tidak bisa
membangkai
dan membunga
Huh… k a t a !

***Panggul-Trenggalek, 2025

Kata: Sang Penyair yang Menaklukkan Ombak dan Menggapai Langit

Puisi KATA yang ditulis St. Sri Emyani bukan sekadar rangkaian kata-kata indah. Puisi itu adalah ungkapan perjalanan kehidupan: dari derasnya ombak yang menghantam jiwa hingga melayang bebas di angkasa biru, menikmati manisnya hasil perjuangan. Kalau kata bisa jadi tsunami—menghempas dan menghancurkan—kata juga mampu menjadi madu manis yang mengangkat semangat.

ā€œDulu aku pernah terombang ambing… Kini aku melambung ke angkasa biru… juga karena kata.ā€

Kata-kata dalam puisi ini menyuarakan satu pesan fundamental: kekuatan besar terletak dalam bahasa dan bagaimana kita mempergunakannya. Membangun atau meruntuhkan, membungakan atau membisu—semua tergantung pada kata yang kita pilih.

Jejak Panjang dan Prestasi Gemilang Sang Maestro Sastra

Lahir di Panggul, Trenggalek pada 22 Agustus 1965, St. Sri Emyani membuktikan bahwa perjalanan seorang sastrawan sejati bukanlah cerita instan. Dari menulis laporan seni, budaya, dan pariwisata di koran dan majalah, hingga menulis karya sastra yang tersebar di berbagai media besar Jawa Timur, namanya perlahan berkilau.

Penghargaan yang beliau raih tidak sekedar medali di leher, tapi pengakuan atas dedikasi yang tiada henti, antara lain:

Anugerah MURI untuk buku GURU (2018)

Buku SINAWANG SUWUNG yang diterjemahkan oleh Balai Bahasa Jawa Timur (2021)

Gelar Maestro Sastra Jawa dari Penerbit 9-M (2023)

Anugerah SUTASOMA dan RANCAGE (2024-2025)

Beliau tak hanya menulis; beliau membangun warisan sastra yang hidup dan bernafas.

Menggerakkan Literasi dan Perlawanan Sosial Lewat Sastra

Yang membuat St. Sri Emyani luar biasa bukan semata produktivitasnya, tapi juga kegigihannya dalam menggerakkan literasi sekaligus menyuarakan isu sosial, termasuk kampanye anti-narkoba di Pasar Pon Trenggalek. Dalam kegiatan itu, puisi dan gurit menjadi alat bukan hanya untuk menghibur, melainkan juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat.

Seruan sederhana nan kuat, ā€œKalau bukan kita siapa…?ā€ menggema sebagai motivasi agar seluruh lapisan masyarakat tidak pasif, tapi berperan aktif dalam memerangi narkoba dan meningkatkan literasi—dua hal yang menjadi pondasi masyarakat sehat dan maju.

NGOBRAS Ngobrol Brangasan: Kehangatan Cerita di Tengah Pasar Tradisional

Dalam kegiatan santai bertajuk NGOBRAS Ngobrol Brangasan, percakapan mengalir dengan hangat, canda tawa menyatu dengan cerita bermakna. Kegiatan ini bukan hanya tontonan, tapi ruang dialog dan belajar yang membumi.

St. Sri Emyani mengelola forum ini sebagai cara untuk menghubungkan kata, jiwa, dan komunitas secara real, sederhana, namun penuh arti. Bentuk interaksi ini menegaskan bahwa sastra bukan ruang tertutup elit, melainkan milik siapa saja yang mau berbagi dan menyimak.

Kata: Kunci untuk Membuka Gerbang Masa Depan

Kembali ke puisi KATA, apa yang bisa kita pelajari? Bahwa setiap kata yang disusun bukan hanya kalimat biasa, melainkan langkah perjalanan, senjata, obat, dan jembatan.

Dalam era digital yang penuh lajunya informasi dan kata-kata sesaat, St. Sri Emyani mengingatkan kita untuk menyentuh kata dengan jiwa dan kesadaran penuh. Kata dapat membimbing kita kelam atau menuntun kita cerah. Maka, berilah makna pada kata yang kita ucapkan dan tuliskan, sebab dari situ lah kehidupan dan peradaban tumbuh.

Menyulam Kata, Membentuk Dunia

Kepada para pembaca, ingatlah bahwa sastra dan kata-kata adalah milik kita bersama. Dengan melihat dan mengenal sosok seperti St. Sri Emyani, kita diingatkan untuk terus menulis, membaca, dan berbagi. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk penerus, untuk masyarakat, dan untuk dunia yang lebih berbudaya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah kata-kata pernah mengubah hidup Anda? Yuk, bagikan pengalaman dan pikiran Anda di kolom komentar. Karena seperti kata sang maestro, sebuah dialog kreatif juga dimulai dari kata sederhana.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini jika Anda merasakan kekuatan kata seperti yang dituliskan oleh St. Sri Emyani. Karena, sejatinya, perubahan besar bermula dari kata-kata kecil yang bergema.

Kota Batu Wisata Sastra Budaya
Sisir Rabu Kliwon 2 Juli 2025
Akaha Taufan Aminudin
Kreator Era AI KEAI JAWA TIMUR
SATUPENA JAWA TIMUR

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - e3d17ca9 87b6 4251 91e9 4ed2c4ece080 | Duta Literasi | Potret Online

Aceh Selatan: Kaya Potensi, Tapi Terjebak dalam Ketertinggalan yang Sistemik

POTRET Online

Ā© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

Ā© 2026 potretonline.com