POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Duta Literasi

St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa

Redaksi by Redaksi
Juli 4, 2025
in Duta Literasi, Jawa Timur, Literasi, pegiat literasi, Satupena
0
St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 1000714621_11zon | Duta Literasi | Potret Online

Oleh : Akaha Taufan Aminudin

Dalam lanskap sastra Jawa yang kaya, St. Sri Emyani berdiri sebagai sosok yang penuh energi, penuh makna, dan luar biasa produktif. Dari kancah media lokal hingga penghargaan bergengsi, jejak karyanya merentang luas.

Namun lebih dari itu, melalui puisi dan kegiatannya, dia mengajarkan kita sebuah hikmah sederhana namun mendalam: bahwa kata-kata adalah jembatan kehidupan dan perubahan. Dalam artikel ini, mari kita menelusuri perjalanan hidup, karya, dan semangat literasi beliau yang menginspirasi sekaligus menggugah.

Baca Juga
  • St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 3e45eb37 4f9c 4533 8e96 419bd7883da7 | Duta Literasi | Potret Online
    Bingkai Sekolah
    Meneladani Semangat Juang Para Pahlawan
    10 Nov 2024
  • St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - ABCBCAB4 DFA4 4AA2 BA82 509C370AD30E | Duta Literasi | Potret Online
    Aceh
    MAKNA SEPEDA DALAM KEHIDUPAN
    21 Feb 2023

KATA

oleh St.Sri Emyani

Baca Juga
  • St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - AD326FA9 2922 4F96 9FE1 EC12116EDCA6 | Duta Literasi | Potret Online
    Anak Cerdas
    Pentingnya Peran Ibu Dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak
    22 Jan 2023
  • St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 90b51e89 33eb 4bae 9fd5 f0904fe16de1 | Duta Literasi | Potret Online
    Literasi
    Pelukis Kaligrafi Cina Muslim Malaysia akan Meriahkan Pameran IMLF Dua di Padang
    17 Apr 2024

Dulu aku pernah
terombang ambing
ombang ambing
ombang ambing
ombak alun tzunami kehidupan
disapu ke bibir pantai
hingga mati suri
karena kata

Kini aku melambung
keangkasa biru
petik bathok bolu berisi madu
juga karena kata

Baca Juga
  • 01
    Artikel
    Jangan Meributkan Masalah Kecil
    08 Mar 2017
  • St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - 53d3f1ec 74d2 43b5 b2e1 bb5c388d89c2 | Duta Literasi | Potret Online
    Aceh
    Selamat Ulang Tahun ke-22 Majalah POTRET
    10 Jan 2025

Kataku
katamu
kata kita
kata siapa
kata tidak bisa
membangkai
dan membunga
Huh… k a t a !

***Panggul-Trenggalek, 2025

Kata: Sang Penyair yang Menaklukkan Ombak dan Menggapai Langit

Puisi KATA yang ditulis St. Sri Emyani bukan sekadar rangkaian kata-kata indah. Puisi itu adalah ungkapan perjalanan kehidupan: dari derasnya ombak yang menghantam jiwa hingga melayang bebas di angkasa biru, menikmati manisnya hasil perjuangan. Kalau kata bisa jadi tsunami—menghempas dan menghancurkan—kata juga mampu menjadi madu manis yang mengangkat semangat.

“Dulu aku pernah terombang ambing… Kini aku melambung ke angkasa biru… juga karena kata.”

Kata-kata dalam puisi ini menyuarakan satu pesan fundamental: kekuatan besar terletak dalam bahasa dan bagaimana kita mempergunakannya. Membangun atau meruntuhkan, membungakan atau membisu—semua tergantung pada kata yang kita pilih.

Jejak Panjang dan Prestasi Gemilang Sang Maestro Sastra

Lahir di Panggul, Trenggalek pada 22 Agustus 1965, St. Sri Emyani membuktikan bahwa perjalanan seorang sastrawan sejati bukanlah cerita instan. Dari menulis laporan seni, budaya, dan pariwisata di koran dan majalah, hingga menulis karya sastra yang tersebar di berbagai media besar Jawa Timur, namanya perlahan berkilau.

Penghargaan yang beliau raih tidak sekedar medali di leher, tapi pengakuan atas dedikasi yang tiada henti, antara lain:

Anugerah MURI untuk buku GURU (2018)

Buku SINAWANG SUWUNG yang diterjemahkan oleh Balai Bahasa Jawa Timur (2021)

Gelar Maestro Sastra Jawa dari Penerbit 9-M (2023)

Anugerah SUTASOMA dan RANCAGE (2024-2025)

Beliau tak hanya menulis; beliau membangun warisan sastra yang hidup dan bernafas.

Menggerakkan Literasi dan Perlawanan Sosial Lewat Sastra

Yang membuat St. Sri Emyani luar biasa bukan semata produktivitasnya, tapi juga kegigihannya dalam menggerakkan literasi sekaligus menyuarakan isu sosial, termasuk kampanye anti-narkoba di Pasar Pon Trenggalek. Dalam kegiatan itu, puisi dan gurit menjadi alat bukan hanya untuk menghibur, melainkan juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat.

Seruan sederhana nan kuat, “Kalau bukan kita siapa…?” menggema sebagai motivasi agar seluruh lapisan masyarakat tidak pasif, tapi berperan aktif dalam memerangi narkoba dan meningkatkan literasi—dua hal yang menjadi pondasi masyarakat sehat dan maju.

NGOBRAS Ngobrol Brangasan: Kehangatan Cerita di Tengah Pasar Tradisional

Dalam kegiatan santai bertajuk NGOBRAS Ngobrol Brangasan, percakapan mengalir dengan hangat, canda tawa menyatu dengan cerita bermakna. Kegiatan ini bukan hanya tontonan, tapi ruang dialog dan belajar yang membumi.

St. Sri Emyani mengelola forum ini sebagai cara untuk menghubungkan kata, jiwa, dan komunitas secara real, sederhana, namun penuh arti. Bentuk interaksi ini menegaskan bahwa sastra bukan ruang tertutup elit, melainkan milik siapa saja yang mau berbagi dan menyimak.

Kata: Kunci untuk Membuka Gerbang Masa Depan

Kembali ke puisi KATA, apa yang bisa kita pelajari? Bahwa setiap kata yang disusun bukan hanya kalimat biasa, melainkan langkah perjalanan, senjata, obat, dan jembatan.

Dalam era digital yang penuh lajunya informasi dan kata-kata sesaat, St. Sri Emyani mengingatkan kita untuk menyentuh kata dengan jiwa dan kesadaran penuh. Kata dapat membimbing kita kelam atau menuntun kita cerah. Maka, berilah makna pada kata yang kita ucapkan dan tuliskan, sebab dari situ lah kehidupan dan peradaban tumbuh.

Menyulam Kata, Membentuk Dunia

Kepada para pembaca, ingatlah bahwa sastra dan kata-kata adalah milik kita bersama. Dengan melihat dan mengenal sosok seperti St. Sri Emyani, kita diingatkan untuk terus menulis, membaca, dan berbagi. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk penerus, untuk masyarakat, dan untuk dunia yang lebih berbudaya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah kata-kata pernah mengubah hidup Anda? Yuk, bagikan pengalaman dan pikiran Anda di kolom komentar. Karena seperti kata sang maestro, sebuah dialog kreatif juga dimulai dari kata sederhana.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini jika Anda merasakan kekuatan kata seperti yang dituliskan oleh St. Sri Emyani. Karena, sejatinya, perubahan besar bermula dari kata-kata kecil yang bergema.

Kota Batu Wisata Sastra Budaya
Sisir Rabu Kliwon 2 Juli 2025
Akaha Taufan Aminudin
Kreator Era AI KEAI JAWA TIMUR
SATUPENA JAWA TIMUR

Previous Post

Membedah Sejarah, Merawat Ingatan

Next Post

Aceh Selatan: Kaya Potensi, Tapi Terjebak dalam Ketertinggalan yang Sistemik

Next Post
St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa - e3d17ca9 87b6 4251 91e9 4ed2c4ece080 | Duta Literasi | Potret Online

Aceh Selatan: Kaya Potensi, Tapi Terjebak dalam Ketertinggalan yang Sistemik

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah