POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.SiOleh Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
June 25, 2025
Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Dosen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh

Rakyat Aceh memiliki sejarah yang panjang dan kontribusi yang signifikan dalam perjuangan serta pembangunan Indonesia, termasuk dalam pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta. Keikutsertaan Aceh dalam pembangunan masjid megah ini adalah bukti dari semangat kebersamaan dan persatuan bangsa.


Meskipun seringkali tidak secara spesifik disebutkan jumlah nominal atau bentuk sumbangan secara rinci dalam catatan sejarah publik, yang jelas adalah dana pembangunan Masjid Istiqlal sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia dari seluruh penjuru negeri. Aceh, sebagai salah satu provinsi dengan mayoritas penduduk Muslim dan sejarah Islam yang kuat, tentu turut serta dalam gerakan penggalangan dana nasional ini.


Peran Aceh dalam sejarah Indonesia tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga dalam mendukung kemerdekaan dan menjaga keutuhan Republik Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, rakyat Aceh dikenal sangat mendukung perjuangan nasional, termasuk dengan menyumbangkan pesawat terbang untuk perjuangan kemerdekaan.

Semangat “patungan” untuk kepentingan bangsa ini juga meluas hingga pembangunan Masjid Istiqlal yang menjadi kebanggaan bersama. Masjid Istiqlal sendiri dibangun sebagai simbol kemerdekaan Indonesia dan wujud rasa syukur atas rahmat Tuhan. Ide pembangunannya dicetuskan oleh Presiden Soekarno dan dirancang oleh Frederich Silaban. Pembangunannya memakan waktu bertahun-tahun dan melibatkan partisipasi seluruh rakyat Indonesia.


Bisa dipastikan bahwa rakyat Aceh merupakan bagian integral dari sumbangan kolektif bangsa Indonesia dalam mewujudkan Masjid Istiqlal yang kita kenal sekarang. Ini adalah cerminan dari semangat gotong royong dan keikhlasan rakyat Indonesia, termasuk Aceh, dalam membangun fasilitas keagamaan dan simbol persatuan bangsa.

📚 Artikel Terkait

Penangkapan Dua ASN di Aceh: Mengungkap Jejak Jaringan NII Faksi MYT

DIA YANG MEMBUAT AKU LELAH

HUJAN KALBU

INDISCHE PARTIJ


Pembangunan Masjid Istiqlal dimulai dengan peletakan batu pertama pada 24 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno. Proses pembangunan ini berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 17 tahun, dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.


Sumbangan dari rakyat Indonesia, termasuk Aceh, untuk pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan selama periode pembangunan tersebut, terutama sejak awal inisiasi dan peletakan batu pertama pada tahun 1961 hingga peresmiannya di tahun 1978. Meskipun ada kendala politik dan ekonomi yang sempat memperlambat pembangunan, penggalangan dana dari masyarakat tetap menjadi bagian penting dari pembiayaan masjid ini.


Ada berita dari kantor berita Antara yang menyebutkan tentang sumbangan emas dari rakyat Aceh untuk pembangunan Masjid Istiqlal. Berita yang saya maksud adalah artikel berjudul “Masjid Istiqlal Dibangun, Rakyat Aceh Sumbang 1,5 Kg Emas Murni” yang diterbitkan oleh Komparatif.ID, sebuah portal berita yang mengutip dari arsip berita atau laporan lama, termasuk yang mungkin berasal dari Antara.


Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Sumbangan Emas 1,5 Kg dari Rakyat Aceh untuk Masjid Istiqlal. Pada tahun 1961, ketika Presiden Sukarno berkunjung ke Kotaraja, dikabarkan bahwa rakyat Aceh secara kolektif spontan menyumbangkan 1,5 kilogram emas murni kepada Masjid Istiqlal.


Sumbangan ini menunjukkan komitmen dan dukungan kuat rakyat Aceh terhadap pembangunan masjid kebanggaan bangsa tersebut. Selain sumbangan kolektif ini, artikel tersebut juga menyebutkan bahwa ada sumbangan lain dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan perkumpulan pegawai, seperti PT Murida dari Langsa yang menyumbangkan Rp 500.000. Duit sebanyak itu sangat bernilai ketika itu.


Ini melengkapi informasi sebelumnya bahwa pembangunan Masjid Istiqlal memang didukung oleh berbagai pihak di seluruh Indonesia, baik dalam bentuk uang tunai maupun material, sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan dan persatuan bangsa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si., adalah seorang akademisi dan peneliti yang memiliki keahlian di bidang antropologi, dengan fokus utama pada antropologi politik dan agama. Beliau saat ini aktif sebagai dosen di Universitas Malikussaleh, yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh. Selain mengajar, Dr. Al Chaidar juga aktif melakukan penelitian dan seringkali diundang sebagai narasumber atau pengamat untuk berbagai isu sosial, politik, dan keagamaan, terutama yang berkaitan dengan konteks Aceh dan Indonesia secara luas. Kontribusinya dalam pengembangan ilmu antropologi dan pemahaman isu-isu kontemporer di Indonesia sangat signifikan melalui karya-karya ilmiah dan keterlibatannya dalam diskusi publik.

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Bangsa Unggul: Antara Kontroversi, Kepemimpinan, dan Perlawanan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00