POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #KDM

Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM

Redaksi by Redaksi
Mei 18, 2025
in #KDM, #Sosok, Jawa Barat, Profil
0
Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 2025 05 18 06 29 43 | #KDM | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Saya sudah sering bahas KDM. Jawa Barat ya KDM. Namanya kian populer semenjak ia menerapkan gaya kepemimpinan “street justice.” Ada masalah, selesaikan di tempat, bukan dengan rapat.

Di tengah popularitas yang menjulang tinggi, KDM seperti dapat lawan sebanding. Dialah Ono Surono alias Mang Ono. Sambil seruput kopi tanpa gula, tak ada salahnya kita kenalan dengan pria asal Indramayu ini.

Baca Juga
  • Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 1000563291_11zon 1 | #KDM | Potret Online
    #Pendidikan
    Setuju, Anak yang Suka Membuat Stres Orang Tua Dibarakmiliterkan
    07 Mei 2025
  • Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 2025 07 20 08 39 57 | #KDM | Potret Online
    Genre
    Riska Zulpiana Bawa Bangka Selatan Raih Juara Duta GenRe Babel Empat Tahun Berturut-turut
    20 Jul 2025

Mang Ono ini bukan pemain baru. Ia lahir di Indramayu tahun 1974, dibesarkan oleh angin pantura dan logika koperasi. Ia sekolah dari SDN Paoman sampai Trisakti, lalu entah kenapa lanjut lagi ke Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon di usia yang semestinya sudah cukup untuk berkata “sudah cukup.” Tapi tidak bagi Ono. Ilmu harus dikunyah terus, seperti politik yang tak pernah basi walau disimpan di freezer.

Kariernya panjang, dari DPRD Indramayu ke DPR RI, lalu terbang melintasi langit struktural sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat. Tapi karier tanpa konflik adalah nasi goreng tanpa kecap, dan di sinilah muncul KDM. Ketika Kang Dedi memangkas anggaran media dari Rp50 miliar jadi Rp3 miliar, Mang Ono langsung mengibarkan panji, “Wahai rakyat, ini bukan penghematan, ini pengeringan sumber air informasi!” Ia tak peduli KDM pakai logika medsos “Kan semua orang sudah main TikTok.” Bagi Ono, TikTok bukan jurnalisme, dan content creator bukan wartawan, kecuali kalau mereka lulus UKW dan pernah liputan di tengah banjir sambil kena setrum.

Baca Juga
  • Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 9154bb9b 6587 4b8f baa1 a1aa4a22f49c | #KDM | Potret Online
    Artikel
    Mengintip Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi
    02 Jan 2026
  • 02
    Aceh Tengah
    Tanah Gayo di Mata Duta Wisata Aceh
    19 Sep 2018

Saking seringnya mengkritik KDM, netizen mulai bertanya-tanya, apakah Mang Ono ini makan pagi dengan koran berisi kutipan Dedi Mulyadi? Apakah wallpaper HP-nya adalah wajah KDM yang sedang menertibkan PKL? Tak ada yang tahu. Tapi yang jelas, setiap kali KDM berbicara soal Jakarta, Mang Ono langsung muncul seperti notifikasi penting. “Mang, urus dulu Jabar, jangan nyenggol Ibukota. Cuma Batavia yang boleh gitu.” Ia bicara bukan hanya atas nama konstituen, tapi atas nama estetika bernegara yang katanya harus fokus, bukan multitasking sok tahu fiskal tetangga.

Tapi jangan salah sangka. Kritik Mang Ono bukan asal bunyi. Ia adalah Ketua Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, organisasi yang lebih tua dari Koperasi Merah Putih. Ia paham soal struktur, anggaran, dan ekosistem, bahkan sebelum algoritma YouTube memahami perilaku manusia. Saat ia bilang “transparansi bisa lumpuh tanpa media,” itu bukan sambil lalu. Itu seperti ikan laut bilang lautnya keruh, percaya saja, dia tahu baunya.

Baca Juga
  • Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 9a0f0425 5757 4696 ab2d 9d0a30486118 | #KDM | Potret Online
    Jalan-Jalan
    Ingin Liburan Ala Eropa? Yuk Intip Wisata Litle Venice Bogor
    06 Apr 2024
  • 02
    Artis
    Kanal Khiev, Finalis Kamboja’s Got Talent Mempertunjukkan Tarian Spektakulernya di IMLF II
    29 Apr 2024

Mang Ono paham satu hal penting: di era ini, yang mengkritik lebih dulu akan trending lebih dulu. Ia tidak hanya ingin Jawa Barat lebih baik; ia ingin jadi Top of Mind setiap kali publik Googling. “Siapa sih yang selalu nyentil KDM?” Maka muncullah dia, dengan aura sarkasme yang dibungkus dalam retorika tajam, menyelipkan filsafat dalam konferensi pers, dan sesekali menyisipkan satire sehalus aroma ikan asin di dapur nenek.

KDM pun bingung. Apapun yang ia lakukan, pasti akan dikomentari Mang Ono. Kalau KDM diam, Ono bicara. Kalau KDM bicara, Ono berteriak. Kalau KDM main TikTok, Ono bikin siaran pers. Hubungan ini sudah lebih kompleks dari cinta segitiga. Ini simbiosis mutualisme antara konten dan konten reaksi.

Itulah seni politik hari ini. Bukan soal siapa benar atau salah, tapi siapa yang lebih cepat muncul di layar ponsel rakyat. Di situlah Mang Ono unggul. Ia bukan sekadar politikus. Ia adalah tokoh meta, penjelajah gelombang publik opini, pawang anggaran dan narasi, serta kritikus utama gubernur yang sedang sibuk membuat Jabar Instagrammable.

Kalau maneh bertanya, siapa sebenarnya Mang Ono? Ia adalah bayang-bayang dalam cahaya ring light. Ia adalah tokoh utama dalam epos berjudul “Bayangan yang Mengintip KDM” episode terbaru dalam serial panjang demokrasi, di mana kamera tidak pernah mati, dan kritik adalah bentuk cinta paling sarkastik.

Apa maknanya? Tak semua orang suka sama kita. Ada yang memuja, tentu ada yang mencela. Satu kuncinya, bila itu kebenaran, lakukan. Jangan takut. Bila itu kopi tanpa gula, minum. Karena, bisa membuat otak selalu encer dan waras. Ups..

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

Kini Senja Berusaha Menikmati Mentari

Next Post

Kini Senja Berusaha Menikmati Mentari

Next Post
Mengenal Mang Ono, Dewa Kritik untuk KDM - 2025 05 18 06 48 45 | #KDM | Potret Online

Kini Senja Berusaha Menikmati Mentari

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah