• Latest
Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca - 1000499619_11zon | Budaya membaca | Potret Online

Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca

April 28, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
April 28, 2025
in Budaya membaca, Duta Literasi, Literasi, literasi digital, Membaca, pegiat literasi
Reading Time: 2 mins read
0
Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca - 1000499619_11zon | Budaya membaca | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Gunawan Trihantoro
(Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah)

“Pembiasaan membaca teks di kalangan siswa merupakan pondasi penting untuk membangun budaya literasi yang kuat.”
– Dr. Mariman Darto, Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen RI

Membiasakan siswa membaca teks adalah langkah awal yang menentukan dalam membangun kekuatan literasi suatu bangsa. Pernyataan Dr. Mariman ini mengingatkan kita bahwa budaya literasi tidak bisa lahir tanpa kebiasaan membaca yang berakar sejak dini.

Dalam dunia pendidikan, budaya literasi menjadi pilar utama yang menopang keberhasilan pembelajaran sepanjang hayat. Membaca teks bukan hanya soal memahami huruf, melainkan membuka pintu menuju pengetahuan, nilai, dan kebijaksanaan.

Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terbiasa membaca teks memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa pembiasaan membaca tidak boleh dipandang sebelah mata dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca siswa masih tergolong rendah meski ketersediaan bacaan semakin melimpah. Kondisi ini menegaskan bahwa pembiasaan membaca harus dirancang sedemikian rupa agar menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Mendorong siswa membaca tidak harus selalu melalui cara konvensional. Cerita inspiratif, artikel populer, hingga buku bergambar dapat menjadi jembatan yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini.

Seperti yang ditekankan Dr. Mariman, membangun budaya literasi adalah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, kesabaran, dan sinergi semua pihak. Guru, orang tua, bahkan komunitas harus menjadi ekosistem pendukung yang aktif dalam pembiasaan ini.

Literasi yang kuat memperkaya kemampuan individu dalam memahami informasi, berpikir logis, dan membuat keputusan berbasis data. Di tengah banjir informasi saat ini, literasi menjadi senjata untuk memilah fakta dari opini dan hoaks.

Selain memperkaya nalar kritis, budaya literasi juga memperkuat karakter bangsa yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Membaca teks memperluas cakrawala berpikir dan menumbuhkan semangat kolaborasi di tengah keberagaman global.

Pembiasaan membaca yang dilakukan secara berkesinambungan akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bijaksana. Setiap teks yang dibaca adalah fondasi kecil yang menopang kokohnya bangunan masa depan bangsa.

Maka, seruan Dr. Mariman menjadi pengingat bahwa revolusi literasi nasional harus dimulai dari langkah sederhana, yakni membiasakan membaca teks setiap hari, dengan semangat penuh cinta dan harapan besar.


Rumah Kayu Cepu, 27 April 2025

Share234SendTweet146Share
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Next Post
Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca - 2025 04 28 11 48 00 | Budaya membaca | Potret Online

Menguatkan Guru di Tengah Dinamika Kurikulum

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com