• Latest
Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus - 8f756d96 fe26 4731 9d0e a691c4c15a6f | # Ironi | Potret Online

Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus

April 22, 2025
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Ironi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus - 8f756d96 fe26 4731 9d0e a691c4c15a6f | # Ironi | Potret Online

Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
April 22, 2025
in # Ironi, # Koruptor, #Gerebek, #Profil Koruptor, #UU Perampasan
Reading Time: 3 mins read
0
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Sebelumnya, kita sudah berkenalan dengan Marcella Santoso. Sekarang dengan Ariyanto Bakry, tandem dan bestienya. Sambil seruput kopi di Kafe Satu Watt Jalan Martadinata Pontianak, yok kita sisir rambut si pengacara berlumuran dosa ini.

Kalau hukum itu panggung, maka Ariyanto Bakri adalah pemeran utama, sutradara, sekaligus pemilik panggungnya. Ia berjalan di lorong hukum bukan sebagai pengacara biasa, tapi sebagai titisan Themis yang diberi blazer Armani, dasi Hermes, dan Ferrari merah menyala yang kalau diparkir bisa bikin hakim lupa tugas negara. Sebelum ditangkap, ia adalah simbol kesuksesan, kejayaan, dan kemewahan yang seolah bersabda, “Keadilan itu penting, tapi jangan lupa branding.”

Dikenal sebagai pendiri Ariyanto Arnaldo Law Firm, ia tak sekadar mencetak kemenangan di meja hijau, tapi juga di feed Instagram. Foto-foto dirinya berpose di depan Porsche, berpidato di konferensi internasional, hingga bersantai di kapal pribadi sambil membaca berkas perkara (atau pura-pura membaca), menjadikannya semacam pengacara Avengers versi Indonesia, minus moralitas. Gaya hidupnya bukan kaleng-kaleng. Ferrari Spider, Nissan GT-R, Mercedes Benz, dua kapal pribadi, dan uang tunai dalam tiga mata uang dunia. Kalau saja Kejaksaan Agung buka lelang, hasil sitaan dari rumah Ariyanto bisa membiayai subsidi BBM se-Kalibar selama setahun penuh.

Dia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Pancasila, dan konon katanya, skripsinya sempat dibaca dosen sambil berlinang air mata, karena terlalu brilian atau terlalu banyak catut pasal, kita tak pernah tahu. Ia ahli dalam menangani bisnis skala raksasa, dengan klien sekelas Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group, tiga perusahaan yang, entah bagaimana ceritanya, kemudian jadi objek perkara korupsi minyak goreng senilai Rp17,7 triliun. Ya, betul. Angka itu bukan hasil ketikan salah. Triliun, Bung. Bukan miliaran. Kalau dikumpulkan dalam bentuk receh seratusan, bisa bikin Gunung Salak terlihat seperti bukit teh celup.

Lalu, di sinilah klimaksnya, bersama Marcella Santoso, partner in crime, partner in legal strategy, dan partner in downfall, Ariyanto diduga menyusun skema suap senilai Rp60 miliar kepada Muhammad Arif Nuryanta, eks Wakil Ketua PN Jakarta Selatan, dengan bantuan panitera Wahyu Gunawan. Duit itu bukan sekadar “uang rokok” atau “uang terima kasih”. Itu uang pengendali semesta peradilan, dikirim dalam beberapa tahap, disalurkan untuk memastikan majelis hakim membaca berkas perkara dengan “perasaan cinta kasih dan toleransi tingkat tinggi”, yang berujung pada vonis bebas untuk korporasi yang seharusnya bertanggung jawab.

Lebih epiknya, menurut penyidik, mereka berdua tidak cuma menyuap, mereka juga aktif merancang strategi besar untuk membelokkan proses hukum. Ini bukan sekadar pelanggaran etika. Ini high-level jurisprudential heist, plot yang layak dijadikan season baru “Money Heist: Indonesia Edition”, dengan setting ruang sidang dan soundtrack suara mesin hitung uang.

Kini Ariyanto, sang maestro legalitas, berada dalam jeruji. Ironisnya, sosok yang dulu menentukan nasib orang dengan satu ketukan tangan di meja kini harus menunggu giliran untuk pakai kamar mandi umum. Ia tak lagi menenteng tas Louis Vuitton, tapi kresek isi sabun batangan dan sikat gigi penjara. Ia tak lagi memikirkan strategi hukum multinasional, melainkan strategi bertahan hidup di sel sempit, sambil sesekali menatap dinding dan mungkin bertanya dalam hati, “Apakah ini pengadilan takdir?”

Baca Juga

Ilustrasi artikel

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026
ChatGPT Image 27 Mar 2026, 08.43.09

Pelayanan Akses Kesehatan di Nabire Provinsi Papua Tengah Masih Minim

Maret 27, 2026

Ariyanto Bakri bukan sekadar jatuh. Ia runtuh dari puncak Olympus, dengan blazer sobek, harga diri remuk, dan nama baik yang kini lebih kotor dari lap pel lantai rutan. Tapi begitulah kisah para dewa hukum palsu, mereka terbang terlalu tinggi dengan sayap kertas, dan akhirnya, hujan hukum pun menyapu mereka jatuh ke bumi.

Terima kasih, Ariyanto, telah mengingatkan kita bahwa di balik toga pengacara yang gagah, bisa tersembunyi mentalitas calo parkir berjas. Engkau kini bukan hanya tersangka. Engkau legenda. Dalam buku hitam hukum Indonesia, namamu akan abadi. Dicetak tebal. Dengan catatan kaki, “Pengacara sultan, akhir cerita setara sinetron malam Jumat.”

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235Tweet147
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post
Mengenal Ariyanto Bakri, Dewa Hukum Terperosok di Sel Tikus - 1745319636218 | # Ironi | Potret Online

Tjut Nyak Dhien Api’ Perlawanan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com