• Latest
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - a7817618 69d5 438c 8528 be87d8d7a09f | #Jember | Potret Online

Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember, 

April 6, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - 1001348646_11zon | #Jember | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - 1001353319_11zon | #Jember | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - 1001361361_11zon | #Jember | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember, 

Redaksi by Redaksi
April 6, 2025
in #Jember, Catatan Perjalanan, Jalan-jalan, Jalan-Jalan, Jawa Timur
Reading Time: 3 mins read
0
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - a7817618 69d5 438c 8528 be87d8d7a09f | #Jember | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Mencicipi Jajanan Jadul “Suwar -Suwir” Hingga Makan Malam di Warung “Bu Ony” 

‎Oleh: Anies Septivirawan

‎Nuansa hari raya idul Fitri 1446 Hijriyah  masih terasa kental. Hal itu masih tampak dari masih banyaknya umat muslim di indonesia melakukan safari silaturahmi kepada para sanak, saudara dan para handai taulan. 

Baca Juga
  • Wisata Hari Raya
  • Mudahnya Mencari Makanan Halal di Thailand

‎Tidak terkecuali di Situbondo. Aku dan keluarga masih melakukan safari silaturahmi yang kuawali beranjangsana ke rumah pamanku pada tanggal 1 Syawal dilanjutkan mudik ke rumah kampung halaman istriku di kecamatan Genteng, Banyuwangi. 

‎Dan sekarang, hari ini, Sabtu, tanggal 5 April 2025 Masehi atau 6 Syawal 1446 Hijriyah, aku dan keluarga melakukan safari silaturahmi ke rumah saudara kandungku yang tertua di kota Jember yang terkenal julukannya dengan  kota “Suwar-Suwir”.  

Baca Juga
  • ‎Banda Aceh dan Jepang Jalin Kerja Sama di Bidang Pendidikan
  • Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh

Mendengar namanya, aku sangat penasaran tentang bentuk dan rasanya serta bahan bakunya. 

‎Syahdan,  selepas waktu shalat ashar, aku dan istriku meluncur dan segera mencari tempat jajanan khas Indonesia Jember tersebut.  Tepat pada pukul 15.00, kami berdua tiba di toko yang menjual “Suwar-Suwir” itu. 

Baca Juga
  • Malam dan Rindu yang Basah
  • Malam Seribu Bulan

‎Ternyata tidak hanya satu toko itu saja yang menjual makanan kue khas Kabupaten Jember tersebut. Tempatnya, berlokasi di Jalan Gajah Mada ada sekitar sepuluh toko berderet dari barat ke timur di sepanjang jalan Gajah Mada yang masuk dalam wilayah Kecamatan Kaliwates, Jember. 

‎Jajanan jaman dulu (jadul) yang disebut “Suwar -Suwir” ini sudah aku dengar sejak aku duduk di bangku SD, berpuluh tahun lalu. Tapi, anehnya, aku baru mendengar sekarang nama itu.  Maka dari itu, aku mencoba menepis rasa penasaranku dengan cara mendatangi “Pusat Ole-ole” di Kota Jember ini. Walhasil, aku pun bertemu dengan makanan yang katanya berbahan baku dari tape (buah singkong yang difermentasi). 

‎Di etalase toko itu, sudah tampak “Suwar -Suwir berbagai bentuk kemasan dan rasa. Mulai dari rasa asli tape hingga rasa sirsak. Harganyapun bervariasi, terganggu besar atau kecilnya kemasan kue itu. 

‎Aku memilih kemasan ukuran kecil dan sedang. Dan varian rasa yang kubeli adalah “Suwar -Suwir rasa asli tape., seharga Rp 70 ribu. Lumayanlah, untuk “buah tangan” atau ole -ole teman – teman dan saudara di Situbondo.  

‎Dan ketika senja hari kami lalui di Kabupaten Jember, perut kami sekeluarga mulai terasa lapar. Kami pun mencari menu makanan murah dan enak di sepanjang jalan Gajah Mada, masih di kawasan Kecamatan Kaliwates. 

‎Kemudian kami temukan sebuah warung lesehan (warles)  yang menyuguhkan menu makanan yang kebanyakan orang yang singgah makan di warung itu. 

‎Aku, istri dan anakku  duduk lesehan di tikar dan karpet warung itu.  kutemukan di daftar menu ada lalapan ayam, gurami, lele, tempe hingga bebek bledek yang harganya sangat pas di kantongku aiias murah. Dan… tentu saja rasanya membuat lidah kami tidak kecewa alias enak. 

‎

Anies Septivirawan adalah penulis seni budaya tinggal dua berasal dari Situbondo, Jawa Timur. Pria yang telah menulis 3 buku antologi puisi tunggal ini juga telah menyemarakkan sejumlah buku antologi puisi bersama. Puisi – puisinya pernah satu buku dengan Gol A Gong dan Tengsoe Tjahyono. Ia juga menulis sehari – hari di sebuah media online di Jawa Timur. Baginya, penulisannya adalah upaya mengusir ion -ion negatif dari dalam tubuh. Baginya juga, menulis adalah upaya untuk menyehatkan jiwa dan raga, dan pastinya, panjang umur.

Anies Septivirawan adalah penulis seni budaya tinggal dua berasal dari Situbondo, Jawa Timur. Pria yang telah menulis 3 buku antologi puisi tunggal ini juga telah menyemarakkan sejumlah buku antologi puisi bersama. Puisi – puisinya pernah satu buku dengan Gol A Gong dan Tengsoe Tjahyono. Ia juga menulis sehari – hari di sebuah media online di Jawa Timur. Baginya, penulisannya adalah upaya mengusir ion -ion negatif dari dalam tubuh. Baginya juga, menulis adalah upaya untuk menyehatkan jiwa dan raga, dan pastinya, panjang umur.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Silaturahmi Idul Fitri 1446 Hijriyah di Kota Jember,  - images 5 | #Jember | Potret Online

Laboratorium Rasa Takut

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com