POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Catatan Perjalanan Jalan-jalan

Gentong Babi dan Kepala Babi

Redaksi by Redaksi
Maret 24, 2025
in Jalan-jalan
0
Gentong Babi dan Kepala Babi - gentong babi di dongeng kopi 660d65b214709339b85a5623 | Jalan-jalan | Potret Online

Sumber foto kompasiana

Oleh Agung Marsudi

KATA ‘dan’ bermakna setara, jika ditimbang. Jika kasus kepala babi yang dikirim ke _Tempo_ terkait kekerasan terhadap jurnalistik, sedang gentong babi menyangkut pundi-pundi politik. Di Indonesia istilah “gentong babi” berkelindan dengan hilirisasi dana aspirasi.

Baca Juga
Jalan-jalan
Jangan Malas Membaca
16 Feb 2017

Kedua kata yang mengandung “babi” itu, semestinya tak boleh terjadi di negeri yang sudah mengaku sebagai negara demokrasi. Apa-apa yang menyangkut “B2” memang masih rawan dibicarakan, apalagi diterjemahkan dengan gaya bebas.

Meski yang terjadi harus disikapi dengan arif. Terlalu reaktif, berarti tujuan si pengirim kepala babi sampai. Sebab _Tempo_ dikenal dengan dapur kata-kata, yang berani dan bergengsi, sudah bisa membaca, kemana arahnya. Publik menyerahkan bacaannya kepada _Tempo_ tidak rasa tempe.

Baca Juga
Jalan-jalan
‎Banda Aceh dan Jepang Jalin Kerja Sama di Bidang Pendidikan
17 Jan 2018

Sementara istilah “gentong babi” merujuk pada gentong, tong, wadah yang terbuat dari kayu untuk menyimpan dan mengawetkan daging babi asin. Lebih luas, Annie Duke dalam Quit (2022), menyebut politik gentong babi sebagai penggunaan dan pengalokasian dana publik, demi mendapat keuntungan politik, dengan mengalihkan anggaran pada keperluan politik.” 

Menelisik kedua kasus yang sedang “hot” itu, sebaiknya diserahkan kepada yang berwenang, sambil diikuti, apakah performa aparat penegak hukum masih tetap prima, di tengah isu revisi undang-undangnya yang didemo mahasiswa dimana-mana.

Baca Juga
Artikel
RONA POLITIK DAN DEMOKRASI KITA
08 Jul 2022

Meski lezat dan nikmat “B2” itu mahal harganya di Indonesia. Dikenal memiliki varian yang luar biasa banyaknya, cuma belum tercium aromanya, apakah sudah masuk menjadi “menu” istana.

Ingat, “babi” ada dimana-mana. Berpotensi berebut sumberdaya manusia. “Olala!”

*Yogya, 23 Maret 2025*

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Gentong Babi dan Kepala Babi - Patrick Kluivert Resmi Diperkenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia_20250112_182820 | Jalan-jalan | Potret Online

HABA Si PATok

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah