POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sepucuk Surat Yang Kuterima bersama Bingkisan dan THR Untuk Lebaran Tahun Ini

Jacob EresteOleh Jacob Ereste
March 22, 2025
Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Jacob Ereste

Aktivis itu pilihan sikap….bukan pekerjaan yang menghitung untung dan rugi, maka itu aktivis cenderung terkesan gembel, miskin karena berani berkorban untuk kepentingan dirinya sendiri….

Tapi juga tidak berarti bahwa aktivis itu tak pandai membuat kalkulasi ekonomi, misalnya aktivis Yudha dari Cilengsi datang ke Jakarta hanya untuk mengikuti aksi yang dia anggap urgen untuk dilakukan….jelas ongkos dan jajan makan dan minum sudah dia hitung agar dapat dia atasi agar tidak sampai kafiran atau keleleran…

Lalu nilai apa yang bisa dia dapat dari kalkulasi ekonomi, kecuali nilai-nilai sosial yang mengekspresikan tanggung jawab moral dan sosialnya sebagai warga bangsa (bukan warga negara) yang sangat mungkin tidak banyak dilakukan secara sadar oleh semua orang, termasuk mereka yang terlanjur latah mengklaim dirinya sebagai aktivis…

catatan kaki :

📚 Artikel Terkait

Mengoreksi Adab Kemanusiaan Kita ( Hari Pahlawan)

Hutan Kota

Sepeda

Dana Desa dan Qurban yang Hilang. Tragedi Ketimpangan di Serambi Mekkah


Mulanya surat yang kuterima bersama bingkisan dan THR Lebaran tadi pagi, kukira bagian dari Lailatul qodar dalam wujud yang lain.

Sehingga sempat ingin kusebut semacam “Puisi Esai” seperti genre sastra yang ada di kebun Denny JA dan kawan-kawan yang telah membangun semangat dan elan vital kreativitas serta etos dari kerja sastra yang tak hendak menyerah atau mati sia-sia di tengah perseteruan politik yang terus gaduh, seakan mengimbangi kebisingan ekonomi Indonesia yang semakin mencemaskan.

Seperti catatan kaki dari tulisan terlampir di atas, sekaligus hendak membuktikan bahwa semua terus bergerak dan berubah, meski seperti keong sawah atau reaksi terhadap kritik dari rakyat yang paling keras sekalipun, tapi tetap tak mengubah pilihan dan kebijakan untuk mendapat keuntungan dari kesempatan apapun.

Sebab untuk seorang pejabat yang pernah menduduki posisi penting di negeri ini akan dianggap sial atau bahkan bodoh masih mau hidup dalam pola kesederhanaan dan kebersahajaan. Apalagi sampai tidak memiliki villa pribadi di hutan lindung Puncak Bogor.

Jadi aktivis dan kesederhanaan itu adalah pilihan sikap yang tidak perlu diubah semacam pelampiasan dendam terhadap kemiskinan yang sesungguhnya tidak perlu menjadi beban hidup. Juga tidak perlu untuk disesumbarkan kepada orang lain. Sebab pilihan sikap yang kukuh dan tak tergoyahkan itu bagian dari ketangguhan dan kecerdasan spiritual yang nyata, tapi acap dianggap oleh banyak orang sebagai sesuatu yang ghaib.

Banten, 22 Maret 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Jacob Ereste

Jacob Ereste

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00