• Latest
INDONESIA GLOWING - db002c5c fbd2 4cf6 95ba 47240fcaf373 | Essay | Potret Online

INDONESIA GLOWING

Maret 22, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

INDONESIA GLOWING

Redaksi by Redaksi
Maret 22, 2025
in Essay, Indonesia
Reading Time: 2 mins read
0
INDONESIA GLOWING - db002c5c fbd2 4cf6 95ba 47240fcaf373 | Essay | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Agung Marsudi

DIBANDING propaganda “Indonesia Gelap”, sebelum Indonesia Terang, dan Indonesia Emas, saya memilih kata yang paling disukai kaum Hawa, bebas usia, yaitu “glowing”. Sebab kini produk-produk “glowing” lagi “booming”.

Glowing lebih dari sekadar terang, ia cerah, cetar, berkilau.

Meski terasa, program efisiensi yang dilakukan pemerintah misalnya, kini mirip telpon genggam yang sedang diatur “mode gelap” karena batereinya mau habis.

Propaganda sosial yang kini berseliweran dengan diksi gelap, penanda ada kelompok yang memang sengaja menggunakan “gelap” sebagai tools politik. Meminjam istilah geopolitik, isu, tema, skema. Targetnya mudah dibaca, seperti nonton film India.

Siapa, dimana, bagaimana, dapat apa, berapa, semua sudah diangkakan (dipetabutakan). Pemerintahan Prabowo, mirip plot lakon wayang kulit. Ketika Petruk dadi ratu, tak ada yang bisa mengalahkan. Kecuali Bagong.

Sayang, di pidato politiknya, Bagong justru dengan bangga meneriakkan yel, “Hidup Petruk!” Bukan “Hidup Rakyat!”.

Jargon timbul tenggelam bersama rakyat, tersangkut di pagar laut. Justru di laut kita menang, “Jales Veva Jaya Mahe” digoyang “Satyam Eva Jayate”.

Tapi, usai melihat berita demo dan mendengar narasi-narasi tendesius, melodius di televisi, untuk meramaikan gejolak di kubu “Satyam Eva Jayate”, saya menirukan tembang jaman doeloe, “Pak Pung Pak Mustape!”

Lalu bus, “Trans Jogya” bergambar kartun punakawan yang glowing berhenti di jalan Kaliurang, menaikkan penumpang. Tapi tak satupun yang terdengar menirukan teriakan, “Hidup Petruk!”

Sebab Semar selalu mengingatkan, anak-anaknya untuk selalu meneriakkan, “Hiduplah Indonesia Raya!”.

(Bukan yang lain).

Yogya, 22 Maret 2025

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

HABA Si PATok

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com