POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Damai Bethany

RedaksiOleh Redaksi
March 21, 2025
Tags: #Masalah Sosial
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Dahlan Iskan

Jumat 21-03-2025,l

(Suasana Graha Bethany yang terletak di Jalan Nginden Intan Timur I pada Rabu, 13 Desember 2023.-Boy Slamet)

PWI bisa belajar dari PGLII. Inilah cara menyelesaikan perseteruan secara kekeluargaan.

Perselisihan panjaaaaang di sinode Gereja Bethany itu akhirnya selesai. Tuntas. Satu kelompok menjadi Gereja Bethany Indonesia, satunya lagi menjadi Gereja Bethany Nusantara.

Siapa tahu di PWI pun begitu. Ada Persatuan Wartawan Indonesia, satunya lagi Persatuan Wartawan Nusantara. Dari pada bertengkar terus yang jadi bahan tertawaan di medsos. Toh nama ”Nusantara” kini tidak kalah bergengsi dari nama ”Indonesia”. Bahkan ”Nusantara” jadi ibu kota Indonesia.

Siapa yang paling depan dalam menyelesaikan pertengkaran di Bethany? Semua sepakat: Pdt. Dr Ronny R. Mandang MTh. Beliau adalah ketua umum PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia).

“Inilah pertengkaran di gereja yang paling seru, paling dramatis, paling lama dan paling sulit diselesaikan,” ujar salah satu tokoh Bethany.

Untuk tahu PGLII baiknya Anda lihat KWI dan PGI. KWI (Kerukunan Waligereja Indonesia) adalah wadah semua gereja Katolik di Indonesia. PGI (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia) –wadah gereja-gereja Protestan di Indonesia. Awalnya PGI juga satu-satunya. Di kemudian hari ada gereja Kristen yang tidak berada di bawah PGI. Mereka bikin wadah sendiri-sendiri: salah satunya PGLII.

PGLII itu besar juga: anggotanya 94 sinode. Tiap sinode membawahi banyak gereja sealiran.

Dengan perdamaian di Bethany, anggota PGLII jadi 95: tambah si bungsu, sinode baru Gereja Bethany Nusantara (GBN).

Di bawah sinode GBN ada 147 gereja. Sedang yang di bawah Gereja Bethany Indonesia (GBI) 45 gereja. Salah satunya gereja terkenal dengan bangunan dome yang sangat besar di Nginden Surabaya.

📚 Artikel Terkait

Tim Penilai Adipura Lakukan Penyisiran ke Titik Pantau

Tjut Nyak Dhien Api’ Perlawanan

Pohon Ajaib

Ratapan Anak Pinggir Sungai

Dirjen Kristen Dr Jeane Maria Tulung sudah mengamini penyelesaian di Bethany itu. Sudah sama-sama sah di mata pemerintah.

Untuk sementara ketua umum Gereja Bethany Nusantara dijabat Pendeta Samuel Kusuma. Pusat sinode-nya di Balikpapan. Dari 145 gereja di bawah GBN, mayoritas memang di Kaltim dan Kaltara.

Maka tepat kalau mereka pakai nama ”Nusantara” –dekat dengan ibu kota baru Indonesia.

Saya sering bicara dengan Pendeta Samuel. Ia sudah ”generasi” ketiga dalam sejarah pertengkaran di Bethany.

Di pihak Bethany ”Nginden” juga sudah dipimpin ”generasi” ketiga: Bambang Henky. Samuel dan Henky tidak terlalu dalam dalam ikut di awal pertengkaran.

”Generasi” pertamanya sudah meninggal dunia. Baik di kubu sana maupun di kubu sini: Pendeta Alex dan Pendeta Leo. Meninggalnya dua tokoh ini telah membuka suasana baru.

Apalagi ”generasi” keduanya sudah lelah bertengkar meski masih enggan bersatu. Muncullah generasi ketiga. Tampillah Pendeta Samuel. Nama ”Nusantara” sudah lama saya dengar. Idenya dari Pendeta Samuel. Yakni sejak gencar-gencarnya nama ”Nusantara” disebut sebagai ibu kota Indonesia.

Begitu GBN jadi sinode baru di PGLII, langsung dapat bonus: akan jadi tuan rumah Muktamar PGLII tahun 2025 akhir Maret ini.

Di Munas itulah nanti Samuel dan Henky akan bertemu dengan posisi dan hak suara yang sama: sama-sama ketua sinode. Skornya juga 1-1: GBN punya lebih banyak gereja, GBI punya lebih banyak harta.

Anda sudah tahu: gerakan gereja di Indonesia sama dengan di dunia di zaman modern ini. Gerakan pertama bersifat oikumenikal. Lalu muncul jenis gerakan kedua:  evangelical.

Yang satu lewat gereja sebagai lembaga, satunya lagi lewat pribadi-pribadi sebagai penginjil.

Gereja yang tergabung di PGLII adalah dari gerakan yang kedua. Sedang yang di PGI adalah tipe gerakan yang pertama.

Karena itu jumlah sinode anggota PGLII banyak sekali. Pribadi-pribadi penginjil bisa punya gereja sendiri-sendiri. Setelah jumlah gerejanya mencukupi, didirikanlah sinode sendiri.

Maka Anda bisa baca nama-nama Sinode yang banyak sekali sebagai anggota PGLII. Misalnya: Sinode Gereja Eleos Indonesia, Gereja Kabar Baik Indonesia, Gereja Protestan Indonesia Luwuk Banggai, Gereja Allah di Indonesia, Gereja Rasuli Indonesia, Gereja Misi Sejahtera (GMS), Gereja Sungai Yordan, Gereja Kristen Kemah Daud, Gereja Masehi Musyafir, Gereja Siloam, Gereja Morning Star, Gereja Santapan Rohani. Masih banyak lagi. Tentu Gereja besar seperti Mawar Sharon dan Gereja Bethel Indonesia juga di dalam PGII.

Tahun ini, tanggal 3 bulan 3 telah jadi hari damai di Bethany. PWI bisa berkaca darinya. Rukun itu indah. Tidak perlu menunggu dulu agar yang lagi bertengkar di PWI sekarang ini meninggal dunia.(Dahlan Iskan)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Masalah Sosial
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
HABA Si PATok

HABA Si PATok

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00