• Latest
Selembar Mukena di Ujung Malam - 94e8d667 4801 4d8a 83e0 289ce48469cf | Puisi Essay | Potret Online

Selembar Mukena di Ujung Malam

Maret 8, 2025
Selembar Mukena di Ujung Malam - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Puisi Essay | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Puisi Essay | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Selembar Mukena di Ujung Malam - 94e8d667 4801 4d8a 83e0 289ce48469cf | Puisi Essay | Potret Online

Selembar Mukena di Ujung Malam

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (7)

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 8, 2025
in Puisi Essay
Reading Time: 2 mins read
0
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di sebuah mushala kecil di sudut kota,
seorang perempuan renta melipat mukena,
selembar kain putih yang telah kusam,
namun selalu basah oleh doa dan air mata.

Dulu, mukena itu hadiah dari suaminya,
seorang lelaki yang kini hanya ada dalam kenangan,
ia pergi di suatu Ramadhan bertahun silam,
meninggalkan rindu yang tak pernah usai.

Setiap malam, di sepertiga yang sunyi,
ia berdiri di hadapan Ilahi,
tak meminta kekayaan, tak memohon umur panjang,
hanya sebuah harapan kecil:
agar di surga nanti, ia kembali bertemu.

Di luar, hujan gerimis menitik pelan,
seorang anak muda masuk ke mushala,
bajunya lusuh, tubuhnya lelah,
tapi matanya mencari tempat bersimpuh.

Ia melihat perempuan renta itu,
tersenyum, lalu mendekat perlahan,
“Ibu, bolehkah saya sholat di sini?”
perempuan itu mengangguk,
dan kembali larut dalam tasbihnya.

Anak muda itu sujud lebih lama dari biasanya,
doanya terdengar lirih,
tentang ibu yang ia tinggalkan di kampung,
tentang ayah yang ia kecewakan,
tentang hidup yang keras di tanah rantau.

Perempuan renta itu diam,
namun hatinya bergetar dalam keharuan,
di dalam kesendirian, ia menemukan kepedihan orang lain,
dan dalam kepedihan orang lain, ia menemukan dirinya.

Ketika adzan Subuh menggema,
ia bangkit, menatap anak muda itu,
lalu menyerahkan selembar mukena,
“Ini bukan milikku, ini hanya titipan,
pakailah, dan berdoalah untuk mereka yang kau rindukan.”

Anak muda itu menerima dengan tangan gemetar,
ia menatap mukena itu dengan mata berkaca,
lalu tersenyum,
untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 8f8c9d08 898d 4718 b745 08d640c03203 | Puisi Essay | Potret Online

Di Antara Takbir dan Keranda

Maret 23, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 63b4d1d1 d0e6 4ea7 9676 925e97dc1219 | Puisi Essay | Potret Online

Siapa yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

Maret 14, 2026

Di Ramadhan yang sunyi,
di mushala kecil yang sederhana,
dua jiwa bertemu dalam doa,
dan Tuhan menyaksikan,
bahwa kasih sayang-Nya selalu hadir di antara mereka.


Rumah Kayu Cepu, 7 Maret 2025.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235Tweet147
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Baca Juga

Selembar Mukena di Ujung Malam - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Puisi Essay | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Selembar Mukena di Ujung Malam - 96702e2a 05af 4cbb 87f6 21959e7921a5 | Puisi Essay | Potret Online

Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com