POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Kriminal

Mengenal Muhammad Kerry Andrianto Riza, Pewaris Tahta Minyak

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Maret 1, 2025
in #Kriminal, #Pertamax, Korupsi
0
Mengenal Muhammad Kerry Andrianto Riza, Pewaris Tahta Minyak - 676b14f7 24ac 4725 ae40 f8b995fcd65d | #Kriminal | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Sebelumnya, kita sudah berkenalan dengan duo maestro korupsi elite, Riva Siahaan dan Maya Kusmaya. Sekarang, giliran Muhammad Kerry Andrianto Riza. Panggil saja Kerry. Sambil menikmati kopi tanpa gula di warkop reot, yok kita berkenalan lagi dengan tersangka korupsi Pertamax rasa Pertalite ini.

Jakarta mengenalnya sebagai putra seorang raja minyak, Riza Chalid. Darah pengusaha mengalir deras dalam tubuhnya. Pendidikan terbaik dunia ditempuhnya. Imperial College London. Sebuah nama yang hanya bisa diukir oleh mereka yang terpilih.

IMG_1835
Baca Juga
Artikel
Semangat Pemberantasan Korupsi Patut Diapresiasi
27 Jun 2026

Kerry bukan orang sembarangan. Bakat bisnisnya luar biasa. Ia komisaris. Ia presiden direktur. Ia pemilik klub basket. Bahkan, ia memimpin KidZania, tempat di mana anak-anak diajari bagaimana menjadi orang sukses.

Namun, di balik itu semua, ada sisi lain. Sisi gelap. Sisi yang mengubah kebanggaan menjadi rasa jijik.

Mengenal Muhammad Kerry Andrianto Riza, Pewaris Tahta Minyak - IMG_0165 scaled | #Kriminal | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Menyelamatkan Pendidikan, Menyelamatkan Bangsa
10 Jan 2025

Inilah profil Kerry:

Nama Lengkap: Muhammad Kerry Andrianto Riza. Tanggal Lahir: 15 September 1986. Lahir di Jakarta. Orang Tua: Mohammad Riza Chalid dan Roestriana Adrianti

6dc68a3c-bc22-4d55-a0a2-58197bd49e5c
Baca Juga
Artikel
Isu Korupsi, Kriminalisasi Kerugian Bisnis dan Perlunya Dewan Business Judment Rule
26 Jun 2026

Pendidikannya; Sekolah Menengah: United World College of South East Asia, Singapura (1998-2004). Sarjana: Manajemen Bisnis Terapan, Imperial College, University of London (2008)

Kariernya, Komisaris Utama di GAP Capital, Presiden Direktur di PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi, Presiden Direktur di PT Navigator Khatulistiwa

Kerry adalah pemilik Klub Basket Amartha Hangtuah Jakarta yang berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL). Beliau juga Presiden KidZania Jakarta.

Luar biasa, bukan? Prestasi yang mengesankan. Posisi yang gemilang.

Namun, semua itu hanya latar belakang. Hanya panggung. Di balik gemerlap jabatan, ada skenario lain yang sedang dimainkan.

Kerry bukan sekadar pebisnis. Ia seorang arsitek. Perancang skema raksasa. Dalang di balik manipulasi impor minyak mentah yang merugikan negara.

Bukan miliaran. Bukan triliunan. Tapi Rp 193,7 triliun lenyap dalam permainan licik.

Sebuah angka yang tak bisa dibayangkan oleh rakyat kecil. Uang yang seharusnya untuk membangun negeri. Sekolah. Rumah sakit. Infrastruktur. Semua sirna. Semua masuk kantong para rakus.

Lelang minyak? Itu hanya formalitas. Harga sudah diatur sebelum lelang dimulai. Siapa pemenangnya? Sudah ditentukan sejak awal. Sungguh jenius. Sungguh menjijikkan.

Kejaksaan Agung tidak tinggal diam. Mereka menyelidiki. Mereka menemukan. Mereka menggeledah kantor PT Navigator Khatulistiwa. 95 bundel dokumen disita. Satu per satu, bukti terkumpul.

Tak cukup sampai di situ. Rumah sang ayah, Riza Chalid, di kawasan elit Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, juga turut digeledah.

Kerry tak bisa lagi bersembunyi di balik meja rapat. Tak bisa lagi berlindung di balik jas mahal. Tak bisa lagi menikmati sorotan sebagai pebisnis sukses.

Kini sorotan tertuju padanya. Bukan sebagai pemimpin. Bukan sebagai pengusaha. Tapi sebagai tersangka.

Dari ruang pertemuan eksklusif ke ruang interogasi. Dari kursi empuk ke bangku tahanan. Dari penthouse mewah ke sel jeruji besi. Sungguh akhir yang ironis. Sungguh drama yang sempurna.

Tapi ini belum selesai. Apakah Kerry akan benar-benar merasakan hukuman? Ataukah ia hanya mampir sejenak sebelum kembali ke panggung bisnis? Sejarah telah membuktikan. Para koruptor selalu punya jalan pulang. Kita tunggu saja.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Mengenal Muhammad Kerry Andrianto Riza, Pewaris Tahta Minyak - IMG_3386 | #Kriminal | Potret Online

Orang-Orang yang Dibolehkan Tidak Berpuasa pada Bulan Ramadan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah