• Latest
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 8EA74668 ECF3 4A18 8A9C 762A2E3CF0BA | Aceh | Potret Online

(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit

Februari 13, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 1001348646_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 1001353319_11zon | Aceh | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 1001361361_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Februari 13, 2025
in Aceh, Lensa, MPA, pendidikan Aceh
Reading Time: 4 mins read
0
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 8EA74668 ECF3 4A18 8A9C 762A2E3CF0BA | Aceh | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Nah, kata Bang Mae, begitu besarnya peran  dan fungsi yang harus dijalankan oleh MPA. Artinya, MPA memiliki peran strategis dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan di Aceh, termasuk dalam penyusunan kebijakan, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan. Namun, mengapa eksistensi MPA hingga kini begitu tak bermanfaat, hingga banyak yang menyuarakan agar majelis ini dibubarkan saja.

Nah, kalau terus disuarakan untuk dibubarkan saja, pemerintah Aceh harusnya secepatnya mengevaluasi keberadaan Majelis Pendidikan Aceh ini. Langkah cepat harus segera dilakukan, sebelum majelis ini dinyatakan sebagai lembaga parasit yang dipelihara oleh pemerintah daerah. Kalau pun ada alasan karena qanun pendidikan Aceh yang salah, karena yang difahami tugas dan fungsi MPA  sekadar membuat rekomendasi ke Gubernur, untuk apa MPA? Bukankah organisasi guru, organisasi kepala sekolah atau para Pengawas sekolah juga bisa membuat rekomendasi? Mereka malah lebih faham masalah pendidikan di jenjang pendidikan masing-masing, kata Bang Mae lagi.

Nah, bang Mae tidak salah.  Bila kita membuka telinga, bahwa selama ini, banyak orang yang mengertik keberadaan dan kerja-kerja Majelis ini. Banyak orang yang berkata, untuk apa MPA? Bubarkan saja, akan lebih baik. Alihkan saja dana yang dianggarkan kepada MPA tersebut kepada anak-anak Aceh yang memiliki potensi tinggi untuk dibiayai hingga bisa menyelesaikan pendidikan mereka dengan sempurna. Semoga saja, pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf dan Dek Fadh mau melakukan evaluasi dan mendengar suara rakyat yang mendesak agar MPA dibubarkan saja. Bang Mae pun, menghabiskan sisa espresso kopi yang telah mendingin itu hingga tetes terakhir.

Baca Juga
  • Kontroversi Pilihan Sejarah: Mengapa Aceh Memilih Bergabung dengan Indonesia?
  • Sertifikat Tanah Jahannam

Page 4 of 4
Prev1...34
Share234SendTweet146Share
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Next Post
(Jangan) Biarkan MPA Menjadi Parasit - 1000333644 | Aceh | Potret Online

Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com