POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Politik

Celana Dalam

Don Zakiyamani by Don Zakiyamani
Januari 28, 2025
in Politik
0
Celana Dalam - IMG 20250125 WA0001 | Politik | Potret Online

Suatu hari seorang teman bertanya soal celana dalam. “Beli di mana dan mengapa desainnya terlalu melindungi itu”, tanya teman yang senang becanda. Sejenak berpikir sambil tersenyum.

Fungsi celana dalam sebenarnya untuk apa. Sejak kapan manusia menggunakan celana dalam. SIlakan searching di internet.

Kemudian pertanyaan celana dalam itu mampu memutar ingatan pasca tsunami. Saat itu bersama para junior mendirikan tenda di kampus. Berbekal kemampuan oral bahasa inggris kami berkolaborasi dengan NGO/LSM Asing.

Baca Juga
  • 01
    Budaya
    Panggung Politik
    26 Jan 2019
  • Celana Dalam - cd37c54e 62bc 4843 a5cf fbf3c88de9bb | Politik | Potret Online
    Artikel
    Politik Token Listrik
    30 Okt 2025

Di tenda itu kami mendapat bantuan pangan dan pakaian. Kami bagikan ke teman-teman korban tsunami. Nah saat pembagian pakaian, salah satu yang kami bagikan celana dalam dan kutang.

Kebetulan kami semua cowok lugu dan polos. Dan terjadilah apa yang sudah kami prediksi. Beberapa pakaian dalam yang dibagikan tidak sesuai ukuran.

Baca Juga
  • 01
    Analisis
    Pembunuhan Demokrasi yang Sedang Bertumbuh dan Berkembang di Indonesia
    30 Nov 2024
  • Celana Dalam - IMG_1811 | Politik | Potret Online
    Aceh
    Om Bus-Syaikh Fadil: Pahlawan atau Pengumbar Janji?
    21 Nov 2024

Akhirnya kami serahkan untuk mereka memilih sendiri sesuai ukuran. Setelah itu kami pun membebaskan mereka memilih, tidak dipaketkan lagi.

Kembali ke celana dalam, sepertinya celana dalam memang berperan menjaga. Celana dalam rela dikotori oleh noda dari luar maupun oleh yang dijaganya sendiri. Celana dalam setidaknya menjaga marwah yang dijaga.

Related Posts

Celana Dalam - 2d8ff733 d37c 4ee4 a703 c25678a6404d | Politik | Potret Online
Artikel

103 Jenderal Melawan Gibran, Opera Sabun Rasa Demokrasi

April 26, 2025
Celana Dalam - IMG_1811 | Politik | Potret Online
Aceh

Abu MUDI vs Abu Paya Pasi

November 22, 2024
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche
Artikel

Aceh Meniru Jakarta

April 3, 2026
Celana Dalam - C6754CDC B892 4672 BBAD 52AC972D8A07 | Politik | Potret Online
Artikel

Aceh, Perempuan dan Golput

Mei 7, 2026
Celana Dalam - 2305D77D 2856 4F40 960F 63D86C043424 | Politik | Potret Online
Analisis

Ahlan Wa Sahlan Perubahan

April 28, 2023
Baca Juga
  • IMG_0870
    Artikel
    Demokrasi, Islam, dan Keindonesiaan: Etika yang Terlupa dalam Ruang Kekuasaan
    20 Apr 2026
  • Celana Dalam - 99840128 d4ca 41aa a17a 4104b004adac | Politik | Potret Online
    Aceh
    Kontroversi Pilihan Sejarah: Mengapa Aceh Memilih Bergabung dengan Indonesia?
    19 Agu 2025

Tugas celana dalam selesai setelah dirinya kotor. Digantilah ia dengan celana dalam lainnya. Begitulah nasib celana dalam, dapat diganti kapan pun meski setia melindungi tuannya.

Celana dalam dan orang dalam kiranya tak jauh beda. Sama-sama melindungi, memiliki akses terdekat terhadap yang dilindungi. Celana dalam yang baik membuat yang dilindungi nyaman. Begitu pula orang dalam.

Merek celana dalam berbeda-beda, beda kualitas beda pula harganya. Pun demikian dengan orang dalam. Ada yang merek partai, awak gampong, organisasi dan merek tiruan.

Jelang pelantikan gubernur Aceh, para orang dalam mulai berhitung. Mencari korban , mereka yang gila jabatan akan siap menyuap ratusan juta bahkan milyaran. Tergantung dinas yang diinginkan. Praktek ini sudah lama terjadi, bisa jadi selama kita bercelana dalam.

Cerita meritokrasi hanya dikenal di dunia pendidikan. Itu pun mulai lenyap. Beberapa institusi pendidikan malah mempraktekkan orang dalam ketika rekrutmen siswa. Ada kuota khusus untuk mereka yang memiliki uang.

Sayangnya, praktek ini dianggap biasa saja. Politik uang lebih terkenal dibanding pendidikan uang. Padahal, politik uang setiap 5 tahun sementara suap menyuap rekrutmen siswa setiap tahun.

Bahkan dalam proses seleksi kepala sekolah, persoalan uang pelicin seperti kentut. Baunya dapat kita rasakan meski tak tahu dubur siapa. Pastinya itu bau kentut bukan kasturi.

Lalu sampai kapan praktek orang dalam akan berhenti. Sampai kita tak lagi bercelana dalam dan diganti dengan kafan.

 

Previous Post

Hanya Sejenak

Next Post

Membasuh Kesedihan

Next Post
Celana Dalam - WhatsApp Image 2025 01 24 at 17.35.44 | Politik | Potret Online

Membasuh Kesedihan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah