POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Essay

POTRET Senja di SPBU Lamnyong

Redaksi by Redaksi
Maret 29, 2025
in Essay
0
POTRET Senja di SPBU Lamnyong - 18606a95 30ad 49bc a0c9 124c4433a1fe scaled 1 | Essay | Potret Online

Oleh Thuhfatul Munawarah

Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar -Raniry, Banda Aceh

Senja mulai turun di SPBU Lamnyong, Banda Aceh. Di antara hiruk pikuk kendaraan yang datang mengisi bahan bakar, sosok berbaju badut terduduk lesu di sudut pom bensin. Ia bukan penghibur profesional yang biasa kita temui di acara ulang tahun atau mal-mal besar. Ia adalah salah satu dari sekian banyak wajah kemiskinan kota yang memilih mengenakan kostum badut untuk bertahan hidup.

POTRET Senja di SPBU Lamnyong - 2025 07 15 15 30 16 | Essay | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Pepaya, Pisang, dan Jambu Air: Pelajaran dari Yogyakarta
16 Jul 2025

Mengamati dari dekat, sosok di balik kostum badut lusuh itu masih sangat muda. Garis-garis tubuhnya menunjukkan ia masih dalam usia remaja – usia di mana seharusnya ia berada di bangku sekolah, bermain dengan teman sebaya, atau mungkin belajar menghadapi ujian.

“Kelelahan yang terpancar dari sosoknya begitu kentara,” ujar salah seorang pengamat yang mencoba melakukan pendekatan untuk wawancara. Namun, kondisinya yang sudah terlalu lelah membuat upaya komunikasi menjadi sia-sia. Ia hanya duduk terkulai, seolah seluruh energinya telah terkuras habis oleh terik matahari dan aktivitas seharian.

POTRET Senja di SPBU Lamnyong - EA6C072B 04FE 432B 8FCA 2371E9041339 scaled | Essay | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Sepeda dan Upaya Eradikasi Sedentary Lifestyle
22 Feb 2023

Di samping sosok badut yang terduduk lesu itu, sebuah kantong berisi uang receh menjadi saksi bisu perjuangannya hari itu. Nominal yang terkumpul mungkin tak seberapa, namun bagi si badut muda, setiap keping logam berarti satu langkah lebih dekat dengan sesuap nasi untuk hari ini.

Ironisnya, di tengah ramainya pengunjung SPBU, keberadaannya seolah tak kasat mata. Para pengendara dan pengunjung SPBU berlalu-lalang, sibuk dengan urusan masing-masing. Hanya segelintir yang mungkin melirik, lebih sedikit lagi yang peduli untuk memberi.

POTRET Senja di SPBU Lamnyong - 42fe8929 d098 474e 9fcb c9041d8b7c46 | Essay | Potret Online
Baca Juga
akhlak
Transaksi Hukum Yang Abai Pada Etika, Moral dan Akhlak
03 Jan 2025

Keberadaan pengemis badut ini menjadi cermin buram kondisi sosial masyarakat kita. Di balik gemerlap pembangunan kota dan hiruk-pikuk aktivitas ekonomi, masih ada wajah-wajah muda yang terpaksa menukar masa remaja mereka dengan kostum badut dan terik matahari.

“Ini bukan sekadar masalah kemiskinan,” tutur seorang pengamat sosial yang dimintai pendapat. “Ini adalah gambaran nyata bagaimana sistem sosial kita masih menyisakan celah besar yang membuat anak-anak muda harus berjuang dengan cara seperti ini.”

Matahari hampir tenggelam sepenuhnya ketika pengamatan ini berakhir. Sosok badut muda itu masih di sana, dengan kantong recehnya, dengan lelahnya, dengan mimpi-mimpinya yang entah masih tersisa atau telah lama pudar.

Keberadaan pengemis badut ini bukan sekadar fenomena sosial yang perlu didokumentasikan. Ini adalah panggilan bagi kita semua – masyarakat, pemerintah, dan organisasi sosial – untuk memberi perhatian lebih. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar recehan dalam kantong; mereka membutuhkan sistem dukungan yang dapat membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan dan memberikan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik.

Kisah ini mungkin hanya satu dari ribuan kisah serupa di berbagai sudut kota Indonesia. Namun, setiap kisah, seperti si badut muda di SPBU Lamnyong ini, adalah pengingat akan tanggung jawab sosial kita bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berkeadil

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Tags: #Badut#pengemis#sedekah
Next Post

Sejumlah Delegasi Negara Asing Nyatakan Siap Hadiri IMLF Ketiga Tahun 2025

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah