POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Catatan Perjalanan Jalan-jalan

Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI

Redaksi by Redaksi
Desember 4, 2024
in Jalan-jalan
0

 

 

Padang, November – Potretonline.com. Forum Siti Manggopoh ( FSM) dan Taty Westhoff, Diaspora Minang Belanda, membincang isu penting dalam sebuah diskusi tentang “Kegelisahan Perempuan Minang di Era Artificial Intelligence”, Selasa, 3 November 2024 di Mushala Al Hakim.

Baca Juga
  • Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI - rakor | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    DELEGASI FORKAPPSI, DIJAMU MAKAN BAJAMBA DI SUMATERA BARAT
    26 Jun 2022
  • Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI - 9053225c 7c5a 420c 9491 3d07ab77430f | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    Media Sosial Berbasis Internet Dapat Lebih Maksimal Menjadi Pendukung Berbagai Usaha
    29 Apr 2025

Taty Westhoff, penggerak budaya Minang di Den Haag, Belanda yang masih kental Minangnya membagi pengalaman selama 44 tahun di Belanda. Ia menceritakan bahaya kemajuan teknologi yang tidak diikuti dengan ilmu, agama dan menjaga akar budaya Minang akan berbahaya bagi diri sendiri, maupun lingkungan.

” Di Belanda, negeri yang dikatakan maju dalam banyak hal, ternyata banyak korban yang bunuh diri karena dipermalukan lewat artificial intelligence, yang gambarnya seolah-olah dirinya tampil tidak sopan, sehingga membuat remaja merasa malu dan membunuh dirinya karena tak kuat secara mental dibully teman- temannya. Maka kita harus hati- hati dengan kemajuan teknologi terutama ibu- ibu. Jangan terpukau dengan keindahan buatan yang bersifat semu. AI adalah alat mempercepat kerja kita, bukan AI memperalat kita. Perhatikan anak kita, ajar ilmu agama, moral dan etika serta budaya ABS SBK”

Baca Juga
  • 01
    Jalan-jalan
    STORY OF GALAPAGOS
    03 Jul 2022
  • Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI - gentong babi di dongeng kopi 660d65b214709339b85a5623 | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    Gentong Babi dan Kepala Babi
    23 Mar 2025

Mande Taty Westhoff sempat menangis menceritakan kecintaannya terhadap ranah Minang, meski jauh di rantau ia tetap merawat tradisi Minang dalam keluarga dan lingkungan. Kadang-kadang orang-orang di rantau merasa bangga dengan Minang, tapi banyak di ranah yang tak bangga lagi dengan keMinangannya.

Kegelisahan Mande Taty disambut solusi oleh Zaleka Hutagalung , praktisi hukum dan Novalinda yang juga bertindak sebagai moderator. Demikian juga Ketua Forum Siti Manggopoh , Basnurida yang mengungkapkan dan sepakat bahwa kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi generasi muda dan memahami dari segi etik, moral dan hukum untuk menjawab kegelisahan tersebut.

Baca Juga
  • 01
    Jalan-jalan
    Najla: Gadis Kecil Penyandang Cerebral Palsy
    08 Jun 2018
  • 02
    Jalan-jalan
    Puisi Alami
    12 Nov 2024

Basnurida, selaku Ketua FSM dan ketua panitia, Wisye Paula Deja merasa bangga dan bahagia karena pembicara yang datang jauh-jauh dari Belanda mau berbagi ilmu dengan ikhlas untuk memberikan solusi atas kegelisahan perempuan. Semua peserta yang hadir lebih kurang 50 orang dari berbagai profesi terutama anggota FSM dan wartawan cukup antusias mengikuti acara bincang bincang santai tersebut.

FSM adalah sebuah komunitas sosial yang terinspirasi pejuang wanita Minang Siti Manggopoh yang terus menyuarakan nilai kejuangan Siti yang disesuaikan dengan kondisi kekinian dalam melawan arus artificial intelligence ( kecerdasan buatan) yang mencemaskan.

“Banyak orang pandai menggunakan AI, tapi tak paham tatakrama, adab dan sopan. Karena itu FSM akan terus berjuang di tengah masyarakat dalam berbagai bidang seperti ekonomi, sosial, agama, budaya dan lain-lain, sesuai misi FSM,” ujar Lismi Hasan Walidin , Pendiri FSM yang akrab dipanggil Oma dengan penuh semangat. Oma bersama pendiri lain Dr Sri Setyawati, Wevy dan Yuli akan tetap bersama- sama menjaga eksistensi FSM ini.

Kegiatan ini menjadi meriah karena Bundo – Bundo FSM memajang semua produk masing-masing mulai dari kuliner hingga pakaian dan mereka saling membeli sesuai kebutuhan. Dalam sekejap jualan mereka habis terjual.

Tags: #AILiterasiPerempuan
Previous Post

PERTARUNGAN DEMI SURGA

Next Post

Media Online dan Pengelolanya Patut Dikembangkan Lebih Maksimal Kegunaan dan Pemanfaatannya di Indonesia

Next Post
Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI - 42fe8929 d098 474e 9fcb c9041d8b7c46 | Jalan-jalan | Potret Online

Media Online dan Pengelolanya Patut Dikembangkan Lebih Maksimal Kegunaan dan Pemanfaatannya di Indonesia

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah