POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Padang Panjang

Ichsan Saputra, Putera Aceh Raih Gelar Magister Seni Melalui Permainan Masa Anak-Anak

Redaksi by Redaksi
Juli 15, 2024
in Padang Panjang, Pendidikan
0

 

Padang Panjang,-  Potretonline.com-  Pameran unik yang memamerkan hasil karya tugas akhir mahasiswa Minat Fotografi Pascasarjana (S2) digelar di Galeri Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam, Institut Seni Indonesia Padang Panjang. Pameran yang bertajuk “Penciptaan Fotografi Ekspresi Melalui Permainan Anak-anak dengan Medium cuttenbud” ini menyoroti anak-anak yang sedang bermain dan mengekspresikan diri mereka melalui medium katembat yang ditata sedemikian rupa, sehingga menghasilkan momen penuh ekspresi.

Ketua Pelaksana Maksalmina mengatakan, Pameran Tugas akhir ini tak hanya sebagai syarat untuk kelulusan yang juga sebagai upaya mengembalikan memori tentang permainan zaman dulu, karena  anak-anak zaman sekarang sudah mulai melupakan dan meninggalkan permainan permainan tradisional yang dianggap kuno. Ucapnya.

Baca Juga
  • Ichsan Saputra, Putera Aceh Raih Gelar Magister Seni Melalui Permainan Masa Anak-Anak - IMG_0165 scaled | Padang Panjang | Potret Online
    Artikel
    Menyelamatkan Pendidikan, Menyelamatkan Bangsa
    10 Jan 2025
  • 02
    Pendidikan
    Pekat Malam, Rawa-rawa, dan Sepeda
    07 Nov 2016

Pengkarya Ichsan Saputra, mengatakan Permainan yang diangkat menjadi fotografi Ekpresi ini melibatkan anak-anak, seperti bermain Catoe Sueb (Congklak), Catoe Rimuen (Catur Harimau), Jungkat Jungkit, Geulayang (layang-layangan), geulengkue teu peu poe (patok lele), tarek taloe (tarik tambang), meupet-pet (petak umpet), grop taloe (lompat tali), geunteut (enggrang), pacih (engklek), pacu guni (balap karung), dan lain-lain merupakan permainan yang seharusnya diminati oleh anak-anak. Permainan ini mampu menjadikan anak-anak untuk bersosialisasi antar sesama. Selain itu, juga membuat anak-anak lebih kreatif dalam mengembangkan pemikirannya.

Pemikirannya lebih kreatif baik dalam permainan maupun berprilaku, pertama anak-anak pandai untuk merencanakan strategi, menganalisis situasi, ketepatan dalam bertindak, mencari solusi terbaik. Selanjutnya juga akan mampu berkomunikasi, mengelola emosi, sehingga dapat bekerja sama dalam sebuah tim.

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Tinjauan Kritis tentang Peran Perempuan dalam Sejarah Aceh
    24 Nov 2016
  • Ichsan Saputra, Putera Aceh Raih Gelar Magister Seni Melalui Permainan Masa Anak-Anak - IMG_5402 scaled | Padang Panjang | Potret Online
    Artikel
    SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU
    20 Jun 2023

Manfaat yang ditemukan dalam permainan pada masa kanak-kanak adalah, Pertama anak-anak akan aktif bergerak yang secara tidak langsung akan merangsang aspek psikomotoriknya dengan baik. Kedua, dengan bermain di luar ruangan anak-anak tentu belajar cara berinteraksi dengan kawan sepermainan. Tuturnya.

Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Kota Padangpanjang, Drs. Maiharman mengatakan, Kami akan selalu mendukung kegiatan dalam bentuk kreativitas seperti ini karena sangat berkaitan dengan bidang Kemasyarakatan dan SDM. Saya berharap kedepannya akan terus dilakukan kegiatan kreatif seperti ini. Tuturnya.

Baca Juga
  • 01
    ISI Padangpanjang
    ISI PADANGPANJANG SEGERA LAKSANAKAN PKKMB
    30 Jul 2024
  • Ichsan Saputra, Putera Aceh Raih Gelar Magister Seni Melalui Permainan Masa Anak-Anak - 1EF1F3B9 18F3 4366 BB20 DB7C895652F9 | Padang Panjang | Potret Online
    Artikel
    HIDUP DI RANTAU
    26 Okt 2022

Wakil Direktur Pascasarjana Institut Seni Indonesia Padang Panjang Dr. Sahrul N, S.S., M.Si yang sekaligus Pembimbing karya mengatakan, Perbedaan karya S1 dan S2. S1 bicara teknis dan S2 bicara esensi dan nilai. Ucapnya.

Pengunjung Pameran Nanda Khairansyah sangat antusias melihat hasil karya Tugas Akhir Ini. karya yang menarik perhatiannya yaitu foto dengan Judul Catoe Sueb ( Congklak) Karya Ini sangat unik karena dilengkapi dengan instalasi menarik, dan menimbulkan interaksi, foto tersebut dikemas dengan jendela sebagai penutup, tentu pengunjung harus membuka jendela tersebut jika ingin melihat foto yang dihadirkan. Selain foto-foto yang dipamerkan, pameran ini juga dilengkapi dengan instalasi permainan interaktif, di mana pengunjung bisa mencoba bermain dan merasakan langsung pengalaman yang sama seperti yang dirasakan anak-anak dalam foto. Instalasi ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak yang datang bersama orang tua mereka. Ujar Alumni Desain Komunikasi ISI Padangpanjang itu. (*/Mursidiq)

Previous Post

HAKIKAT CINTA

Next Post

“ Bekas Luka” Garapan Solehah Hasanah Mencabik-cabik Batin Penonton Teater di Gedung Hoerijah Adam ISI Padang Panjang

Next Post
Ichsan Saputra, Putera Aceh Raih Gelar Magister Seni Melalui Permainan Masa Anak-Anak - 08143af1 7b85 4bf4 b4e1 e405f692fe34 | Padang Panjang | Potret Online

“ Bekas Luka” Garapan Solehah Hasanah Mencabik-cabik Batin Penonton Teater di Gedung Hoerijah Adam ISI Padang Panjang

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah