• Latest

Bedah Buku Goresan Puisi di Hari Tua Ramai Pengunjung

Maret 17, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Bedah Buku Goresan Puisi di Hari Tua Ramai Pengunjung

Redaksiby Redaksi
Maret 17, 2024
Reading Time: 3 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Padang, Potretonline.com- 17 Maret 2024.
Launching dan Bedah Buku Goresan Puisi di Hari Tua karya Saunir Saun mendapat sambutan yang hangat dari kalangan pencinta buku. Tidak hanya kalangan mahasiswa dan guru yang banyak hadir, sejumlah seniman Taman Budaya dan pegiat literasi lainnya, cukup ramai memenuhi Aula Dinas Kebudayaan Sumbar Sabtu sore (16/3) di Pantai Padang.

Yang lebih menarik lagi adalah kehadiran Bunda Literasi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi. Beliau tidak hanya memberi sambutan di pembukaan, tetapi juga hadir dan memberikan sumbang saran pada sesi tanya jawab pada acara tersebut. Bahkan isteri Gubernur Mahyeldi itu baru meninggalkan ruangan hanya beberapa saat sebelum acara berbuka puasa bersama. Diperkirakan tidak kurang dari empat jam, perempuan yang akrab dipanggil Ummi ini hadir bersama-sama pencinta buku lainnya di acara itu.

Acara launching dan bedah buku itu sendiri dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Jefrinal Arifin. Dalam sambutannya Jefrinal menyambut baik acara bedah buku itu karena itu juga termasuk dalam salah satu sisi dari kebudayaan. Tak hanya itu Jefrinal juga merespon kegiatan yang dilaksanakan DPD SatuPena Sumbar ini sebagai sebuah kegiatan yang sangat bagus untuk menumbuhkembangkan minat menulis dan minat baca di Sumatera Barat.

Sebelumnya, Ketua DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry menyebutkan bahwa acara launching dan bedah buku Pak Saunir Saun adalah salah satu di antara sekian banyak kegiatan yang dilaksanakan DPD SatuPena Sumbar. Bahkan bulan Mei nanti, DPD SatuPena juga akan menggelar acara the 2nd International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) yang kedua dengan menghadirkan sebanyak 18 negara. Khusus dalam hal kepenulisan, DPD SatuPena Sumbar selalu mendorong para anggotanya untuk rajin menulis dan berkarya.

“Seperti yang dilahirkan Pak Saunir Saun ini,  Beliau tahun sebelumnya juga telah kita anugrahkan penghargaan sebagai Penulis Prolifik tahun 2023 sebagai penulis yang paling rajin menulis puisi, terutama di grup WA DPD SatuPena Sumbar. Meskipun usia Beliau sudah memasuki 70 tahun, namun jujur saja banyak penulis yang lebih muda, kalah oleh keaktifan Pak Saunir Saun dalam hal menulis,” ujar Sastri.

Sedang Bunda Literasi Harneli Mahyeldi dalam sambutannya mengaku termotivasi dengan bedah buku penulis senior seperti Bapak Saunir Saun ini. Apalagi hampir di setiap puisi yang ditampilkan di buku itu, berisi nasehat dan pesan-pesan moral yang berguna bagi generasi muda khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Jujur, saya juga sering menulis, terutama menulis pantun-pantun yang sering saya bacakan pada saat memberi sambutan di acara-acara. Sebagai sebuah literasi, tentu apa yang saya tulis itu juga layak untuk dibukukan. Karena itulah, melihat buku dan karya-karya Pak Saunir Saun ini, saya juga termotivasi untuk membukukan tulisan-tulisan saya tersebut,” ujar Ny. Harneli disambut tepuk tangan hadirin.

Bedah buku Karya Saunir Saun berjudul Goresan Puisi di Hari Tua ini dilakukan oleh Prof. Dr. Haris Effendi Tahar, M.Pd dan peneliti BRIN Dra. Zusneli Zubir. Dengan dimoderatori oleh Sekretaris DPD SatuPena Sumbar Armaidi Tanjung itu, banyak sisi-sisi menarik yang terungkap dalam bedah buku itu. Bahkan Prof. Haris sendiri merasa kaget ketika ia mengetahui banyak karya-karya Saunir ia baca.

“Padahal saya sudah lama kenal dengan Pak Saunir ini karena sama-sama di UNP. Meski saya sedikit lebih senior dari Beliau, selama di kampus, Pak Saunir terlihat tidak terlalu menonjol sisi kepenulisannya. Tapi apa pun namanya, kehadiran Beliau sebagai penulis yang khas yakni penulis prolifik, ini merupakan suatu hal yang harus kita sambut baik dan kita banggakan,” ujar Haris.

Zusneli Zubir yang juga aktif di DPD SatuPena Sumbar juga mengaku hampir setiap hari membaca puisi Pak Saunir Saun muncul di Grup WA DPD SatuPena Sumbar. Puisi Pak Saunir yang menceritakan keadaan sehari-hari dan apa adanya, telah membuka wawasan baru, terutama bagi para penulis pemula di daerah ini.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

“Sebab jarang lho, orang seusia Pak Saunir begitu aktif menulis. Bahkan Kami yang masih berusia jauh lebih muda dari Beliau, kalah jauh dibanding Pak Saunir,” ujar Buk Nel, panggilan akrab Zusneli Zubir.

Saunir Saun sendiri ketika diminta komentarnya menyebutkan bahwa hobi menulis memang lebih intens dilakukannya pada saat ia sudah pensiun di UNP. Walaupun di waktu muda ia juga sering menulis, tapi ia sendiri acap merasa tidak pede dengan tulisannya. Itu sebabnya sering tulisannya dibuang begitu saja.

“Tapi di saat sudah tua begini, ternyata saya selalu mendapat motivasi, terutama dari Ketua SatuPena Ibuk Sastri Bakry untuk terus menulis. Ya, buku ini adalah salah satu dari 10 buku yang telah saya lahirkan,” ujar Saunir yang juga Wakil Rektor Universitas Muhammad Yamin ini.

Seniman sekaligus budayawan Rizal Tanjung menyebutkan, gaya prolifik yang menjadi andalan Pak Saunir Saun dalam menulis sebenarnya adalah cara membuat puisi yang sangat tradisional. Namun sebagai sebuah karya, apa yang telah dilahirkan Pak Saunir ini tetap bernilai sastra .

“Itu sebabnya saya sering memprotes kenapa di setiap karya Pak Saunir, selalu ada kata “bukan penyair” tertulis di belakang nama Pak Saunir. Padahal sebagaimana saya katakan tadi, bahwa apapun bentuk goresan puisi yang dibuat, maka penulisnya adalah penyair. Semoga ke depan Pak Saunir mau menghilangkan kata *bukan penyair* di belakang namanya itu,” pungkas Rizal Tanjung.

ADVERTISEMENT

Ikut hadir pada kesempatan itu seniman dan budayawan sekaligus Komisaris PT. Semen Padang Khairul Jasmi, utusan dari BPSDM Sumbar, Rini Jamrah, sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar Rahimi Sidik serta guru-guru , mahasiswa dan komunitas sastra forum Lingkar Pena. ns

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

KIDUNG KEMATIAN

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com