• Latest
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu” - 881e75ea 5b7f 4975 bd3c b2cb79f54199 | Buku | Potret Online

Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu”

Oktober 23, 2023
d3468d72-e059-49eb-aefe-2ca7f03c3796

Antara Panggung dan Substansi: Menguji Kualitas Figur Publik di Era Instan

April 5, 2026
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu” - 0fe24566 6737 42e7 bb3b deda43952a5d | Buku | Potret Online

Eskalasi Global Dalam Peradaban Umat Manusia

April 5, 2026
IMG_0631

Ketika Kafe Menjadi Kampus Kedua: Membaca Ulang Makna Ruang Belajar

April 5, 2026
ab6ebc5e-f845-41d9-b310-36c4dc691b80

Kisah Abu Qilabah, Sahabat Nabi yang Selalu Sabar dan Bersyukur kepada Allah

April 5, 2026
4050db81-90c4-46cd-b70b-284027b35f86

Membaca: Mitos atau Realitas?

April 4, 2026
5bc08f1c-007e-4829-8f0c-c96e52cb63d4

Trump Bilang “Completely Decimated,” Iran Malah Comeback, Dua Pesawat AS Tumbang Sekaligus!

April 4, 2026
IMG_0624

Oligarki Digital

April 4, 2026
file_00000000843872088299fecd4c22a871

Filosofi Kapak dan Guru Berkualitas

April 4, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Minggu, April 5, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu” - 881e75ea 5b7f 4975 bd3c b2cb79f54199 | Buku | Potret Online

Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu”

Redaksi by Redaksi
Oktober 23, 2023
in Buku, Literasi, Peluncuran Buku, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Penyair Aceh Syarifuddin Aliza tahun ini merilis buku Kumpulan puisi terbarunya bertajuk “Surat dari Hulu”. Ada sebanyak 164 puisi yang dihimpun Syarifuddin Aliza dalam bukunya itu yang sebagian besar memotret realitas sosial yang berserakan di ruang publik.

Sastrawan Indonesia Sulaiman Juned yang menjadi editor sekaligus memberikan kata pengantar dalam buku tersebut mengatakan, membaca “Surat dari Hulu” karya Syarifuddin Aliza adalah membaca kegelisahan, kecemasan, kebahagiaan, kedukaan, sakit, perih, senang, baik tentang diri sang penyair maupun tentang orang lain, alam semesta, serta ketuhanan.

Baca Juga:
  • Nasrallah dan Jugendliteratur
  • Dari Cerpen ke Layar
  • Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa

“Hal ini tentu bukanlah pekerjaan kebetulan, sebab penyair setiap saat membaca kehidupan lalu dikontemplasikannya dan berangkat dari realitas sosial menjadi realitas sastra (puisi),” kata Sulaiman Juned yang juga sedang menunggu kelahiran buku kumpulan esainya berjudul “Teater, Memungut Gagasan Tradisional Jadi Karya Modernitas”.

Menurut Sulaiman Juned, Syarifuddin Aliza dalam merebut fenomena yang berserakan menemukan peristiwa dalam kehidupan, lalu dengan cerdas meneriakkan kegelisahan batinnya melalui bahasa puitik yang menarik.

“Inilah yang harus dilakukan penyair ketika pikirannya berkelahi dengan gagasan yang direbutnya untuk direnungi dalam melahirkan puisi,” katanya.

Baca Juga

img-0613_11zon

Ayo Bangun (Kembali) Perpustakaan Desa

April 4, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026

Merujuk pendapatnya itu, ungkap Sulaiman, ini pula yang sedang terjadi dengan penyair Syarifuddin Aliza. Syarifuddin menemukan fenomena yang terjadi pada dirinya, alam, dan negerinya sehingga puisi-puisi dalam kumpulan bertajuk “Surat dari Hulu” berbicara tentang rindu dan kerinduannya, tentang keadilan dan ketidakadilan, tentang kritik sosial, dan tentang politik secara universal.

“Penyairnya membaca gejala sosial yang bertebaran di ruang sosial. Selanjutnya tertuang jadi puisi setelah melalui proses kontemplasi (perenungan) jiwa berangkat dari realitas sosial dirinya, keluarganya, juga masyarakat di sekitarnya,” tambah Sulaiman Juned yang juga dosen jurusan Teater ISI Padang Panjang.

Syarifuddin Aliza lahir di Cot Seumeureng, Aceh Barat pada 23 Agustus 1967. Ia mendebut karir kepenyairan secara otodidak sejak 1987. Puisinya kerap dimuat di harian lokal Serambi Indonesia pada dekade 90-an dan terkumpul dalam beberapa antologi Bersama, antara lain Seulawah, Keranda-keranda, Bulir Mutiara Pantai Barat, Deru Pesisir Pantai Barat, Antologi Puisi Pasie Karam, DKAB Aceh Barat (2016), Antologi Puisi Kopi Dunia Takengon (2016), Epitaf Kota Hujan, Padang Panjang (2018), dan beberapa antologi bersama lainnya.

Ia bekerja di Kementerian Agama Aceh Barat sejak 1998 dengan berbagai posis, terakhir sebagai Penghulu Ahli Madya pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat. Di samping itu, juga berkiprah di Dewan Kesenian Aceh Barat sebagai Wakil Ketua I. Istri pertamanya Sitti Aisyah (almarhumah) yang meninggal dunia pada saat bencana tsunami Aceh 2004, adalah juga seorang penyair Bumi Teuku Umar.

Sejak 2009, ia menetap di Peureumeue Aceh Barat bersama seorang istri Masriani dan seorang anak Dian Rizqie Ananda, S.IP. (Soeryadarma Isman)

ADVERTISEMENT
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Related Posts

d3468d72-e059-49eb-aefe-2ca7f03c3796
Artikel

Antara Panggung dan Substansi: Menguji Kualitas Figur Publik di Era Instan

April 5, 2026
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu” - 0fe24566 6737 42e7 bb3b deda43952a5d | Buku | Potret Online
Artikel

Eskalasi Global Dalam Peradaban Umat Manusia

April 5, 2026
IMG_0631
Artikel

Ketika Kafe Menjadi Kampus Kedua: Membaca Ulang Makna Ruang Belajar

April 5, 2026
ab6ebc5e-f845-41d9-b310-36c4dc691b80
Agama Islam

Kisah Abu Qilabah, Sahabat Nabi yang Selalu Sabar dan Bersyukur kepada Allah

April 5, 2026
Next Post
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu” - c99040cc 4b37 4a67 a7b0 64c26c877c6b | Buku | Potret Online

Puisi-Puisi Alice Mohd

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com