POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Kemeriahan Maulid Nabi di Gampong Sumbok Rayeuk Aceh Utara

Redaksi by Redaksi
September 30, 2023
in Aceh, Aceh Utara, Maulid Nabi
0

 

Aceh Utara-Potretonline.com- Denyut nadi syiar Islam telah menyatu dalam darah masyarakat Aceh. Salah satu syiar Islam yang terlihat begitu kental di Aceh dapat ditemukan pada acara perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw yang diperingati setiap tahun.

Dalam perayaan maulid di Aceh, momen religius ini telah menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh yang dalam kehidupannya sehari-hari melekat dengan nilai adat dan budaya. Maka tidak mengherankan apabila memasuki bulan Rabiul Awal, perayaan maulid Nabi terlihat sangat meriah.

Baca Juga
  • Kemeriahan Maulid Nabi di Gampong Sumbok Rayeuk Aceh Utara - 880dadbb 212f 44e0 b092 42f28a3981ab | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Damai yang Disalahpahami: Elite Aceh, Otonomi Khusus, dan Krisis Ekologi yang Menguji Masa Depan Aceh
    22 Jan 2026
  • IMG_1314
    Artikel
    Prestasi Internasional Siswa Aceh Sangat Gemilang 
    26 Mei 2026

Pemerhati sejarah Aceh Hamdani, S.Pd memaparkan bahwa Maulid Nabi di Aceh merupakan perayaan penting dan semarak. Kecintaan masyarakat Aceh terhadap maulid terlihat dengan banyaknya kitab-kitab tentang maulid yang ditulis dengan bahasa yang indah, dipenuhi dengan hiasan yang memiliki keistimewaan.

“Kitab sanjungan kepada Rasulullah seperti kitab Dalailul Khairat, Barzanji, dan Syaraful Anam sangat istimewa di Aceh dibacakan pada perayaan maulid,” ungkap Hamdani yang juga guru pegiat Sastra Aceh itu menjelaskan.

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Terapkan Pola Makan Sehat, MIN 11 Banda Aceh Adakan Kegiatan Edukasi Gizi Seimbang
    01 Nov 2024
  • Kemeriahan Maulid Nabi di Gampong Sumbok Rayeuk Aceh Utara - F28972DF BAF8 4995 BC8C 12E02C733BC2 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Sepeda
    23 Feb 2023

Di Aceh, peringatan maulid Nabi Muhammad Saw dikenal dengan istilah “maulod”. Dalam pelaksanaan itu, warga menggelar kenduri besar dengan mengundang anak yatim dan kerabatnya. Warga kampung tetangga sebelah juga ikut diundang untuk menikmati lezatnya kenduri. Salah satu perayaan maulid Nabi terlihat jelas dari warga Gampong Sumbok Rayeuk, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara pada Kamis (28/9/2023).

Perlu diketahui, tradisi perayaan maulid di Aceh dengan kenduri besar. Bagi masyarakat yang mampu melakukan kenduri, maka akan berkenduri dan membagikan makanan kepada masyarakat lain yang berkumpul di meunasah-meunasah (surau).

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Puluhan Pecatur Ikut Kejuaraan Piala Senator
    27 Agu 2018
  • Kemeriahan Maulid Nabi di Gampong Sumbok Rayeuk Aceh Utara - 226f57a9 ca98 480d ae77 6f2558072e64 | Aceh | Potret Online
    #Korban Bencana
    Tiga Bulan Setelah Banjir: Ekologi, Ingatan, dan Kedalaman Struktural Perdamaian Aceh
    12 Feb 2026

“Maulid diperingati sebagai rasa cinta kepada Baginda Rasulullah Muhammad Saw. Bagi masyarakat Aceh, jika tidak melakukan kenduri maulid merasa ada sesuatu yang kurang. Sehingga tidak mengherankan apabila pada bulan maulid masyarakat berbondong-bondong membawa makanan yang telah dimasak ke meunasah,” kata Rusydi Aziz Geuchik desa Sumbok Rayeuk kepada awak media.

Saat membawa makanan, ada tempat khusus yang disebut “dalong”, yaitu wadah khusus berbentuk selinder. Dalong merupakan wadah pengisian nasi lengkap dengan lauk pauk. Sajian nasi dan lauknya pun ditata rapi dan berlapis-lapis atau dikenal “Dalong Meulapeh”. Dalong inilah yang diantar warga ke meunasah-meunasah yang akan dibuka untuk disantap bersama anak yatim dan fakir miskin.

“Pada momen peringatan maulid ini kita juga harus meneladani akhlak rasul sebagai uswatul hasanah, teladan terbaik yang memberikan suri teladan bagi seluruh umatnya,” sambung Geuchik Rusydi Aziz.

Menu yang dihidangkan pada perayaan maulid sangatlah istimewa. Salah satu menu khas Aceh adalah “bu kulah” atau nasi kulah, nasi yang dibungkus dengan daun pisang.

Salah satu menu yang dihidangkan adalah “kuah pacri”. Dalam kuah ini, tersedia buah nanas yang dimasak dengan kuah encer dengan paduan cengkeh, kapulaga, cabai merah yang diiris halus dan daun pandan untuk menambah aroma. Menu lainnya adalah aneka daging sapi, kambing, ayam dan bebek.

Selain menu yang disebutkan diatas, ada hidangan khas pada kenduri maulid. Yakni bulukat, nasi ketan yang diberi kelapa dan dibungkus daun pisang dan berbentuk limas.

Kemeriahan perayaan Maulid Nabi di Aceh memiliki dasar sejarah yang kuat. Ini sebagaimana termaktub dalam sebuah surat wasiat Sultan Aceh yang diterbitkan pada 12 Rabiul Awal 913 Hijriah atau 23 Juli 1507, oleh Sultan Ali Mughayat Syah yang ditemukan Tan Sri Sanusi Junid. Salah satu poinnya adalah mengenai pelaksanaan Maulid Nabi yang dapat menyambung tali silaturrahmi antar warga gampong di Kerajaan Aceh Darussalam.

Previous Post

Said Idrus, Kepala SMK Berprestasi Tingkat Provinsi dari Negeri Seribu Bukit

Next Post

JELAJAH PROFESI DAN BAKAT “Belajar entrepreneur di PT. BITATA FOOD INDONESIA”

Next Post

JELAJAH PROFESI DAN BAKAT “Belajar entrepreneur di PT. BITATA FOOD INDONESIA”

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah