Di samping itu, ia mengharapkan para pelaku ekononomi kreatif yang membuka gerai di galeri wisata ini untuk memberikan kesan yang baik bagi wisatawan yang datang terutama dari sisi pelayanan. “Termasuk kondisi tolilet dan sanitasi yang bersih. Tolong tempatkan petugas khusus untuk menjaga kebersihan di sini,” pesan wali kota.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Banda Aceh Media Yulizar menjelaskan, untuk pembukaan galeri wisata ini pihaknya menyewa 22 dari 33 kios yang ada di pasar batu cincin tersebut.
Ia meyebutkan, beragam produk home industry mulai dari penganan khas Aceh, produk olahan makanan, hingga souvenir seperti tas bordir Aceh, produk kerajinan rotan, dan pernak-pernik lainnya tersedia di galeri wisata ini. “Harapan kami dengan adanya galeri khusus ini semakin menyemarakkan kegiatan wisata di Banda Aceh terutama dalam menyambut event Sail Sabang 2017.”