• Latest

Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng

Agustus 28, 2017
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng - 1001348646_11zon | Edukasi | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari CĂłrdoba

April 21, 2026
Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng - 1001353319_11zon | Edukasi | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng - 1001361361_11zon | Edukasi | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2017
in Edukasi, Literasi, Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Gelap masih pekat ketika deru kuda besi berlogo POTRET dimuka kaca membelah sunyi Gunung Selawah pukul lima pagi. Di dalam mobil, Tabrani dan Bayhaqi cekikikan, bernostalgia tentang masa lalu mereka ketika dulu mendulang ilmu di Universitas Syiah Kuala, almamater kami bertiga. Aku yang duduk sendiri di belakang masih sengit melawan kantuk. Ah, saat itu kelopak mata ku lebih berat daripada jangkar kapal.

Pagi itu, kami bertolak dari Banda Aceh menuju Trienggadeng, salah satu kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya yang dilanda gempa bumi dahsyat beberapa waktu lalu. Syukur, pukul tujuh kami tiba. Kami menyandarkan mobil di simpang pohon besar, dan bergegas memanjakan perut. 

Beberapa hari sebelumnya, kami telah merencanakan keberangkatan ke Sekolah Dasar Negeri Kuta Batee, Trienggadeng. Niatnya menyebarkan virus literasi. “Saya yakin, kalau setiap sekolah, murid dan gurunya sadar literasi, dunia pendidikan kita akan lebih maju,” kata Tabrani.
Baca Juga
  • ANAK MENGARUNGI DUNIA MAYA SENDIRI
  • Semua Guru itu Teladan

Setelah sarapan, kami langsung bergegas menuju SD Negeri Kuta Batee, jaraknya sekitar satu kilometer dari jalan Medan – Banda Aceh. Anak-anak dari kelas satu sampai kelas enam telah menunggu kedatangan kami. Sorot mata antusias anak-anak tidak dapat dipungkiri, satu persatu mereka mulai menyalami kami. 

Setelah mengatur set suara dan layar proyektor, Tabrani memulai acara dengan mengucapkan bismillah. “Mengajak anak-anak SD untuk gemar berkarya, membaca dan menulis tidak mudah, ada tantangan tersendiri” ungkap Tabrani ketika menyiapkan beberapa slide power point di Kantor Redaksi Majalah Potret dan Anak Cerdas sehari sebelum keberangkatan. Saya mengangguk mengiyakan. Memang tidak mudah.
Baca Juga
  • RIAK AIR
  • Gizi Pangan dan Gizi Keuangan Ibu Rumah Tangga

Namun, pagi itu. Anak-anak tampak sangat bersemangat. Di kedua tangan mereka menggenggam buku tulis dan pensil. Sambil duduk bersila di bawah tenda, mereka sangat menikmati pertemuan ini. “Saya baru kali ini melihat anak-anak tidak ribut dan tetap tenang diajak untuk berkarya, padahal panas dan bertempat di lokasi yang sangat sederhana,” kata Saiful, Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya. Ia juga turut hadir pada perhelatan acara tersebut.

Sambil membangkitkan semangat berkarya, Tabrani menunjukkan karya-karya siswa-siswi TK dan SD di Aceh melalui Majalah Anak Cerdas. Diantaranya ada yang membaca puisi yang dimuat pada majalah itu.
Baca Juga
  • Wahai Guru, Bersoleklah
  • Menulislah dan Anda Akan Bahagia

“Sembilan bulan Ibu mengandung…. “ seru salah seorang siswi ketika membacakan puisi berjudul Ibu. Limapuluhan siswa tampak antusias menikmati puisi yang dibacakan salah seorang teman mereka.

Kurang lebih satu jam tiga puluh menit, acara usai. Bagi mereka yang aktif dalam acara mendapatkan hadiah Majalah Anak Cerdas.

Kegiatan seperti ini bukan kali pertama bagi tim Majalah Potret dan Anak Cerdas menyambangi sekolah-sekolah di daerah dan menebarkan virus literasi. Majalah Potret dan Anak Cerdas telah menebarkan virus literasi sejak 15 tahun silam.

“Kalau majalah ini bisnis murni, tentu kita sudah tutup sejak lalu. Namun semangat untuk memberikan kontribusi, menjadi bagian membangun pendidikan ini yang didepan,” kata Tabrani kemudian.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Membangun Sinergi Literasi di Aceh Barat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com