• Latest

LINDUNGIN ANAK DARI KEKERASAN SEKSUAL

June 12, 2017

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026
Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

March 13, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

LINDUNGIN ANAK DARI KEKERASAN SEKSUAL

Redaksi by Redaksi
June 12, 2017
in Lomba Menulis
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

OLEH : MUHAMMAD IKHSAN AZMI
*Mahasiswa Psikologi Universitas Medan Area. Staff Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan Ikatan Lembaga Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah VII (Aceh-Sumatera Utara)

Pada masa sekarang, banyak sekali kita temui kasus kekerasan seksual yang dialami oleh anak-anak dan remaja. Biasanya korban yang mengalami kekerasan seksual merupakan anak perempuan, namun banyak sekali belakanngan ini yang mengalami kekerasan seksual juga anak laki-laki. Hampir dari seluruh Indonesia banyak anak yang mengalami kekerasan seksual, tetapi hanyak sedikit yang berani melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Selain dari anaknya sendiri yang tidak berani berbicara dengan orang tuanya dikarenakan korban diancam oleh sang pelaku serta orang tuanya sendiri yang takut untuk melaporkannya.

Baca Juga

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

January 18, 2026

📢 𝐔𝐏𝐃𝐀𝐓𝐄 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐀𝐑𝐔 𝐋𝐎𝐌𝐁𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐔𝐋𝐈𝐒 𝐄𝐒𝐀𝐈 𝐍𝐀𝐒𝐈𝐎𝐍𝐀𝐋 𝟐𝟎𝟐𝟓 📢𝐅𝐎𝐑𝐔𝐌 𝐊𝐑𝐄𝐀𝐓𝐎𝐑 𝐄𝐑𝐀 𝐀𝐈 (𝐊𝐄𝐀𝐈)

October 31, 2025

Kasus kekerasan seksual ini sendiri memiliki dampak jangka pendek serta jangka panjang terhadap anak. Dampak yang terjadi bisa secara fisik, psikologis maupun sosial, pada dampak psikologis anak bisa saja mengalami trauma, depresi, fobia yang berkepanjangan hingga sampai dewasa. Pada dampak sosial biasanya anak akan lebih menyendiri dan cenderung anti sosial, dan jika teman sekitar banyak yang tau anak cenderung dikucilkan sehingga anak biasanya akan sulit bergaul terhadap orang lain jika telah menjadi korban kekerasan seksual tersebut. Sedangkan pada dampak fisik, anak bisa saja terjangkit penyakit menular seksual. Menurut Sulistiyaningsih & Faturochman (2002) pada kasus korban perkosaan yang mengalami trauma psikologis yang sangat hebat, memungkinkan akan merasakan dorongan yang kuat untuk bunuh diri.

Siapakah yang menjadi tempat anak berlindung?

Orang tua dapat menjadi tameng seorang anak, dimana anak dapat berlindung pada orang tuanya sehingga anak tak menutupi hal-hal tersebut. Sebelumnya orang tua harus sangat dekat dengan anaknya agar sang anak merasa nyaman bila berada padanya sehingga Orang tua dapat lebih peka yang terjadi pada anaknya. Jadi, orang tua harus benar-benar ketat dalam menjaga anak mereka. Karena banyak sekali predator yang sedang memangsa korbannya dengan cara langsung atau cenderung pada modus tertentu seperti memberikan iming-iming untuk anak tersebut. Orang tua juga harus mengenali ciri-ciri yang menampilkan kejanggalan dalam perilaku anak yang biasa.

Bagaimana ciri-ciri jika anak mengalami kekerasan seksual?

Banyak ciri-ciri yang menampilkan bahwa anak telah mengalami kekerasan sesksual, sehingga orang tua harus mengetahuinya. Sejatinya jika anak telah mengalami hal tersebut anak akan cenderung menutup diri, lebih pendiam, takut jika bertemu orang asing/ sang pelaku, ingin selalu ditemani, susah tidur, sering melamun dan cara berjalan terlihat berbeda. Jika orang tua melihat beberapa ciri tersebut, sebaiknya orang tua mulai menanyakan apa yang terjadi perlahan pada anak, buat anak merasa nyaman pada kita sehingga dia dapat berbicara apa yang terjadi secara detail dan tidak takut. Setelah itu orang tua harus dapat melaporkan kejadian tersebut dan orang tua juga harus lebih peka terhadap anaknya agar tidak terlalu trauma. Tetapi, orang tua tidak boleh langsung menutupi diri anak terhadap lingkungan luar. Jika traumanya terlalu parah, orang tua dapat membawa anak ke Psikolog anak untuk mengobatin trauma ataupun dampak psikologis lainnya.

Bagaimana cara mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak?

Hal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual ada anak adalah orang tua harus memberikan sosialisasi terhadap anak. Salah satu sosialisasinya orang tua dapat menggunakan metode cerita pada anak dimana orang tua menceritakan bahwa adanya bagian-bagian tubuh tertent yang tidak boleh disentuh oleh orang asing ataupun yang berbeda gender. Adapun bagian-bagian yang tidak boleh disentuh ada tiga yaitu bibir, dada, bagian kelamin dan bagian belakang. Orang tua juga mengajarkan bahwa anak harus menolak jika bagian-bagian tersebut ingin disentuh oleh orang lain. Sebelumnya orang tua juga harus memberi tahu mengenai Sex-Role & Sex-difference antara laki-laki dan perempuan sehingga memerlukan batasan dalam bergaul, orang tua juga harus tetap mengawasinya. 

 
Note: Setiap naskah lomba yang dimuat pada portal www.potretonline.com sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Setiap artikel lomba tidak melalui proses editing. 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 150x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 134x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 106x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 90x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 89x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Islam

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029
#Doa di Bulan Ramadan

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
#Ijazah

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu
Esai

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026
Next Post

Maraknya Tawuran Antar Pelajar di Negara Kita

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com