• Latest

FENOMENA KEJAHATAN SEKSUAL ANAK DI INDONESIA

June 11, 2017

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026
Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

March 13, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari CΓ³rdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

FENOMENA KEJAHATAN SEKSUAL ANAK DI INDONESIA

Redaksi by Redaksi
June 11, 2017
in Lomba Menulis
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
πŸ”Š

Dengarkan Artikel

OLEH ASKAR MARLINDO

Berdomisili di Sumatera Utara

Baca Juga

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

January 18, 2026

πŸ“’ 𝐔𝐏𝐃𝐀𝐓𝐄 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐀𝐑𝐔 π‹πŽπŒππ€ πŒπ„ππ”π‹πˆπ’ π„π’π€πˆ ππ€π’πˆπŽππ€π‹ πŸπŸŽπŸπŸ“ πŸ“’π…πŽπ‘π”πŒ πŠπ‘π„π€π“πŽπ‘ 𝐄𝐑𝐀 π€πˆ (πŠπ„π€πˆ)

October 31, 2025

Dalam beberapa bulan terakhir ini kasus kekerasan seksual terhadap anak kerap menjadi sorotan baik dimedia arus utama maupun dimedia social.Belum selesai orang membicarakan kejahatan berbasis cyber terhadap anak yang menjadi korban paedofil sejumlah kasus pemerkosaan terhadap anak juga terungkap.Padahal sudah hampir satu tahun Undang Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan anak diundangkan seharusnya sudah memberikan efek jera karena UU ini tidak hanya memberikan pemberatan sanksi pidana dan pengumuman identitas pelaku tetapi juga ada ancaman hukuman tambahan berupa kebiri kimia dan pemasangan alat pendeteksi elektronik untuk pelaku yang berusia dewasa.

Terus berulangnya dan terungkapnya kasus kasus kekerasan seksual terhadap anak disatu sisi semakin menebarkan kerisauan,kekhawatiran bahkan ketakutan ditengah masyarakat.Namun disisi lain hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terutama jumlah korban yang melapor telah semakin banyak.Kekarasan seksual terhadap anak merupakan fenomena gunung es yang saat ini mulai mencair.Dari Surbei Kekerasan Anak Indonesia yang bekerjasama dengan Kmeenterian Sosial,Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta sejumlah lembaga pada 2014 ditemukan prevalensi kekerasan seksual pada kelompok laki laki dan perempuan usia 18-24 tahun tinggi.Jenis kekerasan seksual sebelum umur 18 tahun yang dialami anak laki laki sebesar 6,3 persen dan anak perempuan 6,28 persen.Dapat dibayangkan kalau 6 persen lebih dari sekitar 87 juta anak Indonesia berarti ada sekitar 400.000 lebih anak yang terkena kekerasan seksual β€œujar Deputi Bidang Perlindungan Anak KPPPA Pribudiarta Nur Sitepu.

Keberanian mulai tumbuh dimasyarakat Indonesia karena persepsi masyarakat sudah berubah.Dahulu orang tidak berani karena kejadian kekerasan seksual apalagi pemerkosaan dianggap aib bagi keluarga.Tetapi sekarang anak anak tidak lagi bias dipaksa untuk tutup mulut.Selain itu gencarnya pemberitaan media massa dan kinerja kepolisian dalam membongkar kasus kasus kejahatan seksual terhadap anak anak membuat isu kekerasan seksual terhadap anak telah mendapat perhatian public sehingga data kasus terlihat semakin tinggi.Banyaknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak anak baik dirumah,masyarakat maupun sekolah yang terjadi karena perlindungan terhadap anak anak baik dirumah,masyarakat maupun sekolah masih sangat lemah.Tekhnologi dan informasi belum berpihak pada anak bahkan justru banyak anak yang menjadi korban kejahatan seksual karena lemahnya literasi didalam menggunakan internet.Selain itu kasus kasus prostitusi dalam jaringan anak anak menunjukkan anak anak seringkali dijadikan komoditas untuk kepentingan ekonomi.

Selama ini kasus kekerasan seksual terhadap anak terlambat diketahui.Ini karena ketika korban mengungkapkan dirinya mengalami kekerasans eksual dari pelaku yang amsih keluarga seringkali orang tua atau keluarga korban tak bias menerima hal tersebut.Dalam hal ini perhatian orang tua adalah kuncinya.Pengungkapan kasus terlambat justru karena sikap orang tua yang menganggap cerita anaknya berlebihan atau mereka tak mempercayai cerita sang anak.Orang tua juga harus memberikan pendidikan seksualitas terhadap anak anak yang disesuaikan dengan usia si anak.Berulangnya kekerasan seksual terhadap anak tidak terlepas dari lemahnya penegakan hokum.Apalagi perhatian public hanya pada saat aksus tersebut diungkapkan.Selanjutnya nyaris tidak ada yang emngikuti kasusnya sampai tuntas.Lemahnya pengawasan masyarakat mebuat penegakan hukum berjalan setengah hati.Oleh karena itu jika memang pemerintah memandang kejahatan seksual adalah kejahatan luar biasa maka seharusnya penindakanya juga harusluar biasa .Misalnya wajah para pelaku kejahatan seksual terhadap anak dipampang seperti pelaku teroris dan juga pelaku korupsi sehingga kedepanya akan menimbulkan efek jera bagi para pelaku dan kasus kekerasan seksual terhadap anak ini tidak akan berulang terus menerus.

Note: Setiap naskah lomba yang dimuat pada portal www.potretonline.com sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Setiap artikel lomba tidak melalui proses editing.

πŸ”₯ 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 β€’ 158x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 β€’ 140x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 β€’ 107x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 β€’ 91x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 β€’ 91x dibaca (7 hari)
πŸ“
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Islam

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029
#Doa di Bulan Ramadan

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
#Ijazah

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu
Esai

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026
Next Post

Gangguan Psikis pada Anak yang Mengalami Kekerasan seksual

POTRET Online

Β© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

Β© 2026 potretonline.com