• Latest

Cegah Kekerasan Pada Anak

Mei 19, 2017
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Cegah Kekerasan Pada Anak - 1001348646_11zon | Lomba Menulis | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Cegah Kekerasan Pada Anak - 1001353319_11zon | Lomba Menulis | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Cegah Kekerasan Pada Anak - 1001361361_11zon | Lomba Menulis | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Cegah Kekerasan Pada Anak

Redaksi by Redaksi
Mei 19, 2017
in Lomba Menulis
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Wimala Dyah Intan
Berdomisili di Surakarta, Jawa Tengah

Banyak sekali berita kekerasan pada anak yang kini sering dijadikan headline berita di media infotainment. Sungguh miris mendengarnya, apalagi sebenarnya masalah kekerasan pada anak biasanya timbul dikarenakan masalah yang sepele. Anak sering menjadi korban kesewenang -wenangan dari berbagai oknum, baik itu dari orang tua maupun keluarga terdekatnya.

Baca Juga
  • Bersepeda adalah solusi hidup sehat
  • Gampong Ramah Anak

Kekerasan juga dapat terjadi pada siapapun baik itu anak laki laki, maupun anak perempuan. Selain itu anak bisa dijadikan target kekerasan di lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat serta 91 % persennya malah menjadi korban kekerasan di lingkungan keluarga. Itu artinya pelaku kekerasan pada anak biasanya lebih banyak berasal dari kalangan yang lebih dekat dengan anak.

Sebagai orang tua yang menginginkan kebahagiaan bagi anak anaknya, terkadang juga memiliki sikap emosi yang terkadang bisa jauh di luar kontrolnya, karena berbagai hal baik itu dari sumber ekonomi, stress atau perlakuan dari pasangannya yang memperlakukannya kurang berkenan pula. Berikut ini beberapa cara cegah kekerasan pada anak yang bisa kita terapkan :

Baca Juga
  • Majalah POTRET Gelar Lomba Menulis Essai Se-Aceh
  • Menulis Kreatif: Merangkai Kata, Menyulut Makna

Pertama, Menjalin komunikasi yang baik dengan anak

Bercerita satu sama lain saat hendak tidur atau berbicara pada waktu senggang setiap hari serta menanyakan kabar pada anak dan hal apa yang dialaminya pada hari itu juga bisa dijadikan alternative menjalin komnuikasi yang baik pada anak. Anak yang mengalami korban kekerasan biasanya lebih tertutup dan takut untuk bercerita, baik itu ketika berada di sekolah, lingkungan maupun di rumah dan orang tua sendiri harus tanggap bila melihat perubahan perilaku yang tidak wajar pada anaknya.

Baca Juga
  • Tema Lomba Menulis Bulan Februari
  • Merdeka Adalah Merdeka

Kedua, Membantu anak untuk melindungi dirinya sendiri

Berikan pendidikan , pemahaman, serta ajarkan pada anak bahwa tidak boleh ada seorangpun yang boleh menyentuhnya dengan tidak wajar pada bagian tertentu. Ingatkan anak agar tidak mudah mempercayai orang asing

Ketiga. Cara mencegah lainnya ini khusus bagi para orang tua itu sendiri yaitu menghindari membentak anak.

Sepertinya membentak anak sudah menjadi kebiasaan para orang tua ketika melihat anak melakukan kesalahan. Sebuah bentakan bisa dikategorikan kekerssan verbal juga, maka hindarilah membentak anak karena efeknya akan tidak baik jua. Sebaiknya jika para orang tua emosi pada anak. Anda dapat meninggalkannya sebentar, lalu tenangkan emosi anda setelah itu bisa menjelaskan dengan baik pada anak anda, bahwa apa yang ia lakukan itu adalah salah. Cara di atas bisa diterapkan untuk menghindari para orang tua yang pertama suka membentak dan akhirnya menjadikan pemukulan sebagai bentuk hukuman kedisiplinan pada anak.Berpikirlah sebelum bertindak karena pada hakikatnya anak adalah anugerah, dan anugerah itu layak dicintai, dan dijadikan istimewa disamping itu jangan anak tidak berhak untuk dijadikan kornam timbakan persoalan orang tuanya.

Ke empat, Laporkan kepada pihak berwajib

Sebagai upaya pencegahan terhadap tindakan kekerasan pada anak dapat dilakukan dengan menggerakkan seluruh komponen, baik itu Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) , Lembaga keagaamaan, maupun lembaga pendidikan. Namun jika anak sudah menjadi korban kekerasan maka segera laporkan kepada pihak berwajib. Dengan melaporkannya kepada pihak berwajib berarti memberikan efek jera bagi para pelakunya. Ancaman hukuman bagi pelaku kekerasan pada anak bisa mendapatkan hukuman maksimal yang didapat maksimalnya 6 tahun penjara sementara dendanya bisa mencapai rp 3 miliyar

Itulah beberapa cara cegah kekerasan pada anak yang bisa diterpakan dalam kehidupan sehari hari karena setiap anak berhak untu mendapatkan kebahagiaan hidup serta kelangsungan hidup.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

ANAK TERANCAM KEKERASAN SEKSUAL: SIAPAKAH YANG SALAH?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com