ADA BANYAK TIKUS DI NEGERIKU Di Negeriku tikus amat pintar mengelabui singa Kemiskinan masif di trotoar 77 tahun' kini Merdeka...,...
Read moreDetailsKarya Asep Perdiansyah Senyum warnamu menawan Embun menetes dari dedaunan Cahaya matahari bertahan Bunga mulai bermekaran Kupu-kupu berterbangan aneka warna...
Read moreDetailsOleh Zulkifli Abdy Rembulan.., Tiba-tiba saja aku merasa kehilangan ketika kutahu engkau tak menyapa Ingin rasanya aku memandang Bahkan bila...
Read moreDetails*Karya Zab Branzah* *MERINDUI GIGIL* Gigilkah yang mengantar rindu pada kota egypte van andalas yang kabutnya jadi selimut pagi dan...
Read moreDetailsSENYUM KEMATIAN Sekuntum puisi liar adalah senyum Ada duri dalam dongeng bibirnya Intrik dingin pada tubuh kenang Tak bisa...
Read moreDetailsSeulangaku di Balik Jeumpa (Ali Kusas) Seulangaku mekar berjajar Menyapa nyanyian prenjak menari...
Read moreDetailsOleh Tabrani Yunis Lembah Seulawah gelisah Rerumputan menyerah kalah Panasnya nyala api pemusnah Membakar ilalang dan semak-semak di tanah...
Read moreDetailsOleh: Muslailati Rala Novila Saat itu, aku menulis untaian kalimat di bawah ini pada seseorang yang kecewa. Ia kecewa karena...
Read moreDetailsOTAK Pikir ini pikir itu dengan otak Tipu sana tipu sini pakai otak Suara demonstrasi semangat otak Penguasa...
Read moreDetailsOleh Zab Bransah Berdomisili di Langsa, Aceh Menanti malam seribu bulan perjalan jiwa beriman pengembara kasih sayang Di setiap...
Read moreDetails