
Oleh Nafla Engkaulah manusia yang sudah rela mengorbankan tenaga dan jiwamu untuk negara Indonesia Pahlawan engkaulah mempertahankan Indonesia dan rela...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Syeratun Zahraini Memandu sabar hingga jiwa Mengajari roh yang ingin tahu Meski penat dan lelah menghampirinya Namun asa tak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fajar Budaya dan seni tidak lagi hadir memberi kesejukan bagi jiwa yang dahaga, sebab budaya dan seni materialisme sudah...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya : Syeratun Zahraini Sesosok primadona yang begitu indah Bagaikan permata biru kemerahan Aroma padma yang senantiasa melekat Diibaratkan prameswari...
Baca SelengkapnyaDetailsZulkifli Abdy Rembulan.., Tiba-tiba saja aku merasa kehilangan ketika kutahu engkau tak menyapa Ingin rasanya aku memandang Bahkan bila mungkin...
Baca SelengkapnyaDetailsSang Penyair Oleh Nesa Arya Mahasiswa Indah bukan suara itu, Yang selalu kudengar di setiap waktu Yang selalu kudengar di...
Baca SelengkapnyaDetailsUsfa Sri Rezeki Malam begitu pekat terasa amat penat Tak biasa nya... Seakan semuanya makhluk diam Tak berani bersuara...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Airmata berlinang di Tamiang Tatkala banjir tiba-tiba datang Hujan turun, air pun menggenang Bagai hendak tenggelamkan asa...
Baca SelengkapnyaDetailsZulkifli Abdy Ini bukan puisi Hanya sekadar cerita Bencana terjadi di mana-mana kita masih menganggap itu biasa Ada gempa dan...
Baca SelengkapnyaDetailsLARA Tatkala pagi menepi nadi kehidupan pun nyeri ada yang menangisi kemarin telah terlanjur berdusta pada batin ada jiwa dalam...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com