
Karya Asep Perdiansyah Senyum warnamu menawan Embun menetes dari dedaunan Cahaya matahari bertahan Bunga mulai bermekaran Kupu-kupu berterbangan aneka warna...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh. Delia Rawanita Minggu pagi, aku bersiap ke kebun berdua dengan ayah. Maklumlah sekarang sedang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Irma Ibrahim Pemerhati Wisata dan Budaya, berdomisili di Banda Aceh Mulia wareh ranub lam puan, mulia rakan mameh suara....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Rembulan.., Tiba-tiba saja aku merasa kehilangan ketika kutahu engkau tak menyapa Ingin rasanya aku memandang Bahkan bila...
Baca SelengkapnyaDetails*Karya Zab Branzah* *MERINDUI GIGIL* Gigilkah yang mengantar rindu pada kota egypte van andalas yang kabutnya jadi selimut pagi dan...
Baca SelengkapnyaDetailsSENYUM KEMATIAN Sekuntum puisi liar adalah senyum Ada duri dalam dongeng bibirnya Intrik dingin pada tubuh kenang Tak bisa...
Baca SelengkapnyaDetailsSeulangaku di Balik Jeumpa (Ali Kusas) Seulangaku mekar berjajar Menyapa nyanyian prenjak menari...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Lembah Seulawah gelisah Rerumputan menyerah kalah Panasnya nyala api pemusnah Membakar ilalang dan semak-semak di tanah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Risman Rachman Tahu tidak, mengapa orang luar sering memuji Aceh? Patut kita renungkan. Jangan-jangan ini hanya sebuah konspirasi yang...
Baca SelengkapnyaDetailsBANDA ACEH, Potretonline.com,07/08/22. Teungku Muhammad Daud Zamzami atau yang akrab disapa Abu Daud Zamzami merupakan sosok ulama karismatik Aceh yang...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com