Ilustration by AI
Oleh ReO Fiksiwan “Yang paling menentukan bukan apakah suatu negara demokratis atau otoriter, tetapi seberapa kuat dan efektif pemerintahannya dalam...
Oleh: Novita Sari Yahya Jejak Digital dan Demokrasi Di era ketika kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT menjadi alat penting bagi...
Oleh Dr. Taufiq Abdul Rahim Perkembangan kreativitas dan olah pikir rakyat atau masyarakat semakin hebat, menggila serta menjadi-jadi, ini dikarenakan...
Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh Nasionalisme Jawa Sentris adalah sebuah gagasan atau ideologi nasionalisme...
Oleh Rosadi Jamani Politik itu kejam. Ada benarnya. Untungnya bukan di sini, melainkan di Kolombia. Cucu mantan presiden yang sedang...
Oleh: Riski Alfandi Pendahuluan: Demokrasi Visual dan Era Politik Simbolik Tindakan ini kemudian menjadi viral, mendominasi ruang media sosial dan pemberitaan, serta membentuk persepsi publik bahwa pemimpin tersebut "turun langsung" dan "berkomitmen pada nilai-nilai masyarakat". Namun, apakah tindakan ini benar-benar mencerminkan kepemimpinan substantif, atau justru menandai pergeseran politik ke arah panggung performatif dan post-truth? Untuk menjawab pertanyaan ini, tulisan ini akan mengkaji fenomena tersebut melalui pendekatan multidisipliner yang menggabungkan teori politik simbolik (Edelman), teori performativitas (Butler dan Alexander), konsep populisme(Laclau dan Müller), serta analisis politik post-truth (Keyes dand’Ancona). Melalui pendekatan ini, kita akan melihat bagaimana kekuasaan hari ini banyak dimainkan dalam ruang simbolik dan performatif, yang secara paradoks justru menjauhkan pemimpindari tanggung jawab kebijakan yang substantif. Politik Simbolik: Kekuasaan yang Dibangun dari Imajinasi Menurut Murray Edelman dalam The...
Oleh Rosadi Jamani Saya hanya menarasikan pendapat ahli hukum. Saya sejatinya hanya kang ngopi. Kalau saya dihantam badai bully, “Naseblah!”...
Oleh Rosadi Jamani Roy Suryo, dr Tifa sering menyerang Gibran. Sekarang giliran 103 jenderal purnawirawan malah minta Gibran diganti jadi...
Oleh Hamdan eSA Di sebuah negeri bernama Fitrahilia, rakyatnya dulu hidup damai dan sejahtera. Pemimpinnya jujur, hukum ditegakkan tanpa pandang...
© 2026 potretonline.com