Bencana dalam Perspektif Islam
: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetails: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Emi Suy Pagi Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2025, tidak hanya dibuka oleh langkah kaki warga yang memadati kawasan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Hanif Arsyad Sudah hampir tiga minggu,air kembali bening, tanah kembali tenang—tapi adakah hatimu ikut jernih,atau luka ini hanya kau biarkan berlaluseperti angin yang singgah lalu hilang? Wahai manusia yang sering alpa,bencana ini bukan sekadar berita,ia adalah bisikan lembut dari Rabbmu,teguran yang turun melalui deras sungai,melalui lumpur yang mengikat langkahmu,melalui sunyi malam yang merenggut tidurmu. Bukan Aku yang zalim kepadamu,akulah yang menjaga setiap helaan napasmu.Tapi ketika dunia kau biarkan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani Ketika membahas deforestasi, kita sering bahas yang besar. Pembukaan lahan tambang oleh korporasi yang membabat habis hutan....
Baca SelengkapnyaDetails
Oleh Hendriyatmoko Guru SMK Muda Cepu dan (Anggota Satupena Kabupaten Blora) Matahari sudah sepenggalah saat Lena selesai membantu ibunya memanen...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh HendriyatmokoGuru SMK Muda Cepu dan Anggota Satupena Blora Langit sore itu kelabu, seperti hatinya. Angin meniup ranting-ranting basah, membuat...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Gunawan Trihantoro(Ketua Satupena Kabupaten Blora dan Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah) Menulis kreatif bukan sekadar merangkai kalimat indah,...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Aniesa Salsabila Pelajar SMPIT Nurul Islah Banda Aceh “kukuruyuk-kukuruyuk” terdengar suara ayam berkokok, aku tersontak kaget segera bangun dan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Luhur Susilo(Guru Bahasa Indonesia di SMPN 1 Sambong, Blora) Di jantung Jawa yang tenang, hutan jati Blora berdiri kokoh...
Baca SelengkapnyaDetails: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Emi Suy Pagi Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2025, tidak hanya dibuka oleh langkah kaki warga yang memadati kawasan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Hanif Arsyad Sudah hampir tiga minggu,air kembali bening, tanah kembali tenang—tapi adakah hatimu ikut jernih,atau luka ini hanya kau biarkan berlaluseperti angin yang singgah lalu hilang? Wahai manusia yang sering alpa,bencana ini bukan sekadar berita,ia adalah bisikan lembut dari Rabbmu,teguran yang turun melalui deras sungai,melalui lumpur yang mengikat langkahmu,melalui sunyi malam yang merenggut tidurmu. Bukan Aku yang zalim kepadamu,akulah yang menjaga setiap helaan napasmu.Tapi ketika dunia kau biarkan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani Ketika membahas deforestasi, kita sering bahas yang besar. Pembukaan lahan tambang oleh korporasi yang membabat habis hutan....
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com